<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>CAHAYA IMAN &#187; Sejarah</title>
	<atom:link href="http://cahaya-iman.web.id/category/sejarah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cahaya-iman.web.id</link>
	<description>Menuju Muslim Sejati</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Feb 2012 14:20:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Umar Bin Abdul Aziz : Anak Yang Dinantikan</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2011/01/umar-bin-abdul-aziz-pemimpin-yang-amanah/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2011/01/umar-bin-abdul-aziz-pemimpin-yang-amanah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Jan 2011 10:41:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[khalifah]]></category>
		<category><![CDATA[umar bin abdul aziz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=885</guid>
		<description><![CDATA[Saat itu tengah malam di kota Madinah. Kebanyakan warga kota sudah tidur. Seorang setengah baya berbadan tinggi tegap perjalan pelan menyelusuri jalan-jalan di kota. Dia coba untuk tidak melewatkan satupun dari pengamatannya. Menjelang dini hari, pria botak ini lelah dan memutuskan untuk beristirahat. Tanpa sengaja, terdengarlah olehnya percakapan antara ibu dan anak perempuannya dari dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #505050;">Saat itu tengah malam di kota  Madinah. Kebanyakan warga kota sudah tidur. Seorang setengah baya  berbadan tinggi tegap perjalan pelan menyelusuri jalan-jalan di kota.  Dia coba untuk tidak melewatkan satupun dari pengamatannya. Menjelang  dini hari, pria botak ini lelah dan memutuskan untuk beristirahat. Tanpa  sengaja, terdengarlah olehnya percakapan antara ibu dan anak  perempuannya dari dalam rumah dekat dia beristirahat.</span></p>
<p>&#8220;Nak, campurkanlah susu yang engkau perah tadi dengan air,&#8221; kata sang  ibu. &#8220;Jangan ibu. Amirul mukminin sudah membuat peraturan untuk tidak  menjual susu yang dicampur air,&#8221; jawab sang anak.</p>
<p>&#8220;Tapi banyak orang melakukannya Nak, campurlah sedikit saja. Toh insya  Allah Amirul Mukminin tidak mengetahuinya,&#8221; kata sang ibu mencoba  meyakinkan anaknya. &#8220;Ibu, Amirul Mukminin mungkin tidak mengetahuinya.  Tapi, Rabb dari Amirul Mukminin pasti melihatnya,&#8221; tegas si anak  menolak.</p>
<p>Mendengar percakapan ini, berurailah air mata pria ini. Karena subuh  menjelang, bersegeralah dia ke masjid untuk memimpin shalat Subuh.  Sesampai di rumah, dipanggilah anaknya untuk menghadap dan berkata,  &#8220;Wahai Ashim putra Umar bin Khattab. Sesungguhnya tadi malam saya  mendengar percakapan istimewa. Pergilah kamu ke rumah si anu dan  selidikilah keluarganya.&#8221;</p>
<p>Ashim bin Umar bin Khattab melaksanakan perintah ayahandanya yang tak  lain memang Umar bin Khattab, Khalifah kedua yang bergelar Amirul  Mukminin. Sekembalinya dari penyelidikan, dia menghadap ayahnya dan  mendengar ayahnya berkata, &#8220;Pergi dan temuilah mereka. Lamarlah anak  gadisnya itu untuk menjadi isterimu. Aku lihat insya Allah ia akan  memberi berkah kepadamu dan anak keturunanmu. Mudah-mudahan pula ia  dapat memberi keturunan yang akan menjadi pemimpin bangsa.&#8221;</p>
<p>Begitulah, menikahlah Ashim bin Umar bin Khattab dengan anak gadis  tersebut. Dari pernikahan ini, Umar bin Khattab dikaruniai cucu  perempuan bernama Laila, yang nantinya dikenal dengan Ummi Ashim.</p>
<p>Suatu malam setelah itu, Umar bermimpi. Dalam mimpinya dia melihat  seorang pemuda dari keturunannya, bernama Umar, dengan kening yang cacat  karena luka. Pemuda ini memimpin umat Islam seperti dia memimpin umat  Islam. Mimpi ini diceritakan hanya kepada keluarganya saja. Saat Umar  meninggal, cerita ini tetap terpendam di antara keluarganya.</p>
<p>Carut-marut umat sepeninggalan Imam Ali bin Abi Thalib</p>
<p>Ummi Ashim adalah seorang anak perempuan yang taat dan cerdas. Dia  menghadiri pemakaman Amirul Mukminin Umar bin Khattab yang dibunuh pada  tahun 644 Masehi itu. Tahun itu sekaligus mengakhiri kekhalifahan Umar  yang sangat menakjubkan.</p>
<p>Ummi Ashim menjalani 12 tahun kekhalifahan Ustman bin Affan sampai  terbunuh pada tahun 656 Masehi setelah menolak pertumpahan darah untuk  menyelesaikan masalah dalam negeri.</p>
<p>Ummi Ashim juga ikut menyaksikan 5 tahun kemelut berdarah Khalifah Imam  Ali bin Abi Thalib dengan Siti Aisyah dan Muawiyah bin Abu Sofyan.  Sampai akhirnya Muawiyah berkuasa dan mendirikan Dinasti Umayyah  menggantikan sistem kekhalifahan yang berlaku sebelumnya.</p>
<p>Pergantian sistem kepemerintahan ini sangat berdampak pada Negara Islam  saat itu. Karena bentuknya kekeluargaan, maka membuka potensi  ketidakadilan terjadi. Penguasa mulai memerintah dalam kemewahan. Hal  ini tidak pernah ada dan dicontohkan pada zaman kekhalifahan dan zaman  Rasulullah sendiri.</p>
<p>Setelah penguasa yang mewah, penyakit-penyakit lain mulai tumbuh dan  bersemi. Ambisi kekuasaan dan kekuatan, penumpukan kekayaan, dan korupsi  mewarnai sejarah Islam dalam Dinasti Umayyah. Negara bertambah luas,  penduduk bertambah banyak, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang,  tapi orang-orang semakin merindukan ukhuwah persaudaraan, keadilan dan  kesahajaan Ali, Utsman, Umar, dan Abu Bakar. Status kaya-miskin mulai  terlihat jelas, posisi pejabat-rakyat mulai terasa. Kafir dhimni pun  mengeluhkan resahnya, &#8220;Sesungguhnya kami merindukan Umar, dia datang ke  sini menanyakan kabar dan bisnis kami. Dia tanyakan juga apakah ada  hukum-hukumnya yang merugikan kami. Kami ikhlas membayar pajak berapapun  yang dia minta. Sekarang, kami membayar pajak karena takut.&#8221;</p>
<p>Saat Muawiyah mengangkat dirinya sebagai khalifah setelah syahidnya Imam  Ali r.a., masih banyak yang tidak ikhlas membaiat dirinya. Muawiyah  memerintah dengan sabar untuk menghindari pertumpahan darah lanjut.  Namun, terselip keinginan dalam hatinya untuk meneruskan dinasti Umayyah  dari keluarga Abu Sofyan. Untuk itu, dia baiat anaknya Yazid bin  Muawiyah menjadi penggantinya.</p>
<p>Tindakan Muawiyah ini adalah awal malapetaka dinasti Umayyah yang dia  buat sendiri. Yazid bukanlah seorang amir yang semestinya. Kezaliman  dilegalkan dan tindakannya yang paling disesali adalah membunuh  sahabat-sahabat Rasul serta cucunya Husein bin Ali bin Abi Thalib. Yazid  mati menggenaskan tiga hari setelah dia membunuh Husein.</p>
<p>Anak Yazid, Muawiyah bin Yazid, dikenal sebagai ahli ibadah. Dia  menyadari kesalahan kakeknya dan ayahnya dan menolak menggantikan  ayahnya. Dia memilih pergi dan singgasana dinasti Umayyah kosong.  Terjadilah rebutan kekuasaan di kalangan bani Umayah. Abdullah bin  Zubeir, seorang sahabat utama Rasulullah dicalonkan untuk menjadi amirul  mukminin. Namun, kelicikan mengantarkan Marwan bin Hakam, bani Umayah  dari keluarga Hakam, untuk mengisi posisi kosong itu dan meneruskan  sistem dinasti. Marwan bin Hakam memimpin selama sepuluh tahun lebih dan  lebih zalim daripada Yazid.</p>
<p>Kelahiran Umar bin Abdul Aziz</p>
<p>Saat itu, Ummi Ashim menikah dengan Abdul Aziz bin Marwan. Abdul Aziz  adalah Gubernur Mesir di era khalifah Abdul Malik bin Marwan (685 &#8211; 705)  yang merupakan kakaknya. Abdul Malik bin Marwan adalah seorang shaleh,  ahli fiqh dan tafsir, serta raja yang baik terlepas dari permasalahan  ummat yang diwarisi oleh ayahnya (Marwan bin Hakam) saat itu.</p>
<p>Dari perkawinan itu, lahirlah Umar bin Abdul Aziz. Umar kecil hidup  dalam lingkungan istana dan mewah. Saat masih kecil Umar mendapat  kecelakaan. Tanpa sengaja seekor kuda jantan menendangnya sehingga  keningnya robek hingga tulang keningnya terlihat. Semua orang panik dan  menangis, kecuali Abdul Aziz seketika tersentak dan tersenyum. Seraya  mengobati luka Umar kecil, dia berujar, &#8220;Bergembiralah engkau wahai Ummi  Ashim. Mimpi Umar bin Khattab insyaallah terwujud, dialah anak dari  keturunan Umayyah yang akan memperbaiki bangsa ini.&#8221;</p>
<p>Mimpi Umar bin Khattab akhirnya menjadi kenyataan, Islam mencapai puncak  keemasannya semasa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz. Terdapat banyak  riwayat dan athar para sahabat yang menceritakan tentang kejayaan dan  keluruhan budi Umar bin Abdul Aziz. Di antaranya ialah:<br />
1) At-Tirmizi meriwayatkan bahwa Umar bin Khatab telah berkata: “Dari  anakku (zuriatku) akan lahir seorang lelaki yang menyerupainya dari segi  keberaniannya dan akan memenuhkan dunia dengan keadilan.”<br />
2) Dari Zaid bin Aslam bahawa Anas bin Malik telah berkata: “Aku tidak  pernah menjadi makmum di belakang imam selepas wafatnya Rasulullah SAW  yang mana solat imam tersebut menyamai solat Rasulullah SAW melainkan  daripada Umar bin Abdul Aziz dan beliau pada masa itu adalah Gubernur  Madinah.”<br />
3) Al-Walid bin Muslim menceritakan bahawa seorang lelaki dari Khurasan  telah berkata: “Aku telah beberapa kali mendengar suara datang dalam  mimpiku yang berbunyi: “Jika seorang yang berani dari Bani Marwan  dilantik menjadi Khalifah, maka berilah baiat kepadanya karena dia  adalah pemimpin yang adil”. ”Lalu aku menanti-nanti sehingga Umar bin  Abdul Aziz menjadi Khalifah, aku pun mendapatkannya dan memberi baiat  kepadanya.”<br />
4) Qais bin Jabir berkata: “Perbandingan Umar bin Abdul Aziz di sisi  Bani Ummayyah seperti orang yang beriman di kalangan keluarga Firaun.”<br />
5) Hassan al-Qishab telah berkata: ”Aku melihat serigala diternak  bersama dengan sekumpulan kambing di zaman Khalifah Umar Ibnu Aziz.”<br />
6) Umar bin Asid telah berkata: ”Demi Allah, Umar bin Abdul Aziz tidak  meninggal dunia sehingga datang seorang lelaki dengan harta yang  bertimbun dan lelaki tersebut berkata kepada orang-orang: ”Ambillah  hartaku ini sebanyak mana yang kamu mau”. Tetapi tiada yang mau  menerimanya (karena semua sudah kaya) dan sesungguhnya Umar telah  menjadikan rakyatnya kaya-raya.”<br />
7) ‘Atha’ telah berkata: “Umar bin Abdul Aziz mengumpulkan para fuqaha’  setiap malam. Mereka saling ingat memperingati di antara satu sama lain  tentang mati dan hari qiamat, kemudian mereka sama-sama menangis karena  takut kepada azab Allah seolah-olah ada jenazah di antara mereka.”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2011/01/umar-bin-abdul-aziz-pemimpin-yang-amanah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Industri dan Teknologi Militer Negara Khilafah</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/industri-dan-teknologi-militer-negara-khilafah/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/industri-dan-teknologi-militer-negara-khilafah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2010 03:15:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[negara khilafah]]></category>
		<category><![CDATA[senjata]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=771</guid>
		<description><![CDATA[Masa awal pemerintahan Islam, jihad sebagai metode mendasar penyebaran dakwah Islam telah menjadi bagian penting dari upaya membangun kekuatan Daulah Islam. Jihad adalah perang di jalan Allah untuk meninggikan kalimat Allah. Oleh sebab itu diperlukan persiapan baik logistik, formasi perang, strategi, komandan dan para pasukan serta persenjataan. Persenjataan mengharuskan adanya industri. &#8221; Siapkanlah untuk menghadapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masa awal pemerintahan Islam, jihad sebagai metode mendasar penyebaran dakwah Islam telah menjadi bagian penting dari upaya membangun kekuatan Daulah Islam. Jihad adalah perang di jalan Allah untuk meninggikan kalimat Allah. Oleh sebab itu diperlukan persiapan baik logistik, formasi perang, strategi, komandan dan para pasukan serta persenjataan. Persenjataan mengharuskan adanya industri.</p>
<p>&#8221; Siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kalian sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambatkan unuk berperang (yang dengan persiapan itu) kalian menggentarkan musuh Allah, musuh kalian, dan orang-orang selain mereka yg tidak kalian ketahui sedangkan Allah mengetahuinya.” [Q.S. Al-Anfal: 60]</p>
<p>Dalam ayat tersebut Allah memerintahkan untuk membangun kekuatan agar musuh yang dihadapi merasa gentar. Sedangkan musuh tidak akan gentar kecuali dengan adanya persiapan, dan persiapan itu mengharuskan adanya industri persenjataan. Ayat di atas mengandung ‘illat syar’I bagi kaum Muslim untuk mempersiapkan kekuatan (kuda-kuda untuk berperang). Dan ‘melontarkan rasa takut kepada musuh’ merupakan ‘illat-nya.  Kewajiban ini dipahami menurut dalâlah iltizâm atau kaidah mâ lâ yatimmu al-wâjib illâ bihi fahuwa wâjib (suatu kewajiban yang tidak akan sempurna kecuali dengan adanya sesuatu maka sesuatu itu menjadi wajib hukumya). Jadi, mendirikan industri militer/perang wajib hukumnya berdasarkan mafhum dari dalil tersebut.</p>
<p><strong>Manjaniq (Swing-beam) </strong></p>
<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/Manjaniq.jpg"><img class="size-medium wp-image-772 alignright" title="Manjaniq" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/Manjaniq-300x221.jpg" alt="" width="240" height="177" /></a>Manjaniq pertama kali digunakan oleh kaum Muslim pada peristiwa pengepungan Bani Thaif. Adalah Salman Al-Farisi -seorang Persia yang masuk Islam di masa Rasulullah Saw- orang pertama yang memproduksi senjata ini atas perintah Nabi Saw. Manjaniq merupakan mesin balok pengayun yang dioperasikan oleh orang-orang yang menarik tali pada satu sisi balok sehingga ujung yang lain akan berayun sangat kuat dan menembakkan misil dari tali yang menempel pada ujungnya.</p>
<p>Manjaniq sebenarnya telah dikenal sebelum masa penaklukan Islam. Bangsa Avar pernah menggunakannya pada penyerbuan Thessalonica di tahun 597 M. Bahkan mesin pelontar ini dipercayai dicipta pertama kali oleh China antara abad ke-5 dan ke-3 SM, dan sampai ke Eropa sekitar 500 M.</p>
<p>Lalu pada masa pemerintahan Islam, Salman mengusulkannya kepada Nabi Saw sebagai senjata perang, seperti yang diriwayatkan dalam Sirah al-Halabiyah.  “Hingga pada hari pecahnya dinding benteng Thaif,” demikian Ibnu Hisyam meriwayatkan dalam kitab Sirah-nya, “Sekelompok sahabat Rasulullah Saw masuk ke dalam bawah dababah, lalu mereka berusaha masuk ke dalam dinding benteng Thaif agar mereka bisa membakar pintu benteng. Bani Tsaqif lalu melemparkan potongan-potongan besi yag telah dipanaskan dengan api sehingga membakar dababah yang ada dibawahnya, kemudian Bani Tsaqif melempari mereka dengan anak panah sehingga beberapa orang gugur.” [4]  Atas usulan Salman ini, Nabi Saw langsung mengangkatnya sebagai mudir[5] untuk mengelola industri militer dan memproduksi manjaniq untuk memperkokoh kekuatan pasukan artileri yang dipersiapkan untuk terjun ke medan tempur.</p>
<p>Pedang Damaskus (Sword of Damascus)</p>
<p>Dihiasi dengan ornamen garis bergelombang, lentur, ringan, dan mampu menembus baju zirah, menjadikan pedang damaskus salah satu senjata perang paling bersejarah.</p>
<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/Pedang-damaskus.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-773" title="Pedang damaskus" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/Pedang-damaskus-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Pedang ini diproduksi di Damaskus pada abad ke-12 M. Eropa lalu mencoba membuat yang serupa dengannya, namun hingga saat ini masih belum mampu meniru 100%. Bahkan dengan teknologi metalurgi sekalipun belum dapat membuat tandingan yang memiliki ketajaman yang sama dengan Pedang Damaskus ini.  Pedang yang pernah membuat gentar Pasukan Salib ini, memiliki semacam lapisan kaca di permukaannya.Sutra akan terbelah bila jatuh di atasnya. Pedang lain pun akan menemui nasib yang sama jika beradu dengannya. Tidak ada yang menyangka, bahwa ilmuwan Muslim telah menerapkan teknologi nano sejak seribu tahun yang lalu.</p>
<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/Pisau.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-774" title="Pisau" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/Pisau-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a> Selama ratusan tahun, tidak ada yang mengthui rahasia kehebatan pedang tanpa tanding ini. Adalah John D. Verhoeven -seorang profesor metalurgi modern dari Iowa State University- yang berkolaborasi dengan Alfred H. Pendray, seorang tukang besi dari Florida, yang telah mencoba membuat pedang ini selama bertahun-tahun.</p>
<p>Dari penerapan nanoteknologi bahan impurities (non-besi dan non-carbon) dalam adonan baja yang membentuk pola mirip aliran air yang dikenal dengan Multi Walled Carbon Nano Tube, barulah diketahui rahasia di balik kehebatan pedang damaskus ini.</p>
<p><strong>Teknologi Pembuatan Mesiu (Gunpowder)</strong></p>
<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/mesiu.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-775" title="mesiu" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/mesiu-300x237.jpg" alt="" width="240" height="190" /></a> Tidak hanya mumpuni dalam seni membuat pedang, kaum Muslim juga mampu mengembangkan teknologi pembuatan mesiu.Walaupun senyatanya bubuk mesiu pertama kali ditemukan di Cina yang digunakan sebagai alat pembakaran pada abad 9 M, dua abad sebelumnya seorang ahli kimia Muslim Khalid bin yazzid telah mengenal lebih dulu potassium nitrat (KNO3), bahan utama pembuat mesiu.</p>
<p>Eropa baru mengenal mesiu setelah dibawa oleh pasukan Mongol pada tahun 1240 M. Dan selanjutnya dikembangkan menjadi bahan peledak, misalnya untuk mendorong peluru, kemudian seabad setelahnya disempurnakan menjadi senjata api.  Jauh sebelum Eropa mengembangkan teknologi pembuatan mesiu, ilmuwan-ilmuwan Muslim telah lebih dulu mencobanya. Banyak ilmuwan Mulim yang menguasai teknik pemurnian potassium, sebuah teknik yang tak diketahui oleh orang-orang Cina. Jabir Ibnu Hayyan (wafat tahun 815 M), Abu Bakar Al-Razi (wafat tahun 932), dan Hasan Al-Rammah adalah ilmuwan-ilmuwan Muslim yang telah menguasai teknik ini dan telah dijelaskan di dalam karya-karya mereka.</p>
<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/martir.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-776" title="martir" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/martir-300x207.jpg" alt="" width="300" height="207" /></a>Teknik pemurnian ini dilakukan agar potassium bisa digunakan sebagai bahan peledak.  Pemurnian potassium ini pernah diklaim Barat sebagai temuan Roger Bacon. Namun klaim ini dipatahkan sendiri oleh ilmuwan Barat lainnya yaitu Partington. Hasan Al-Rammah telah menjelaskan proses ini secara rinci di dalam karyanya Al-Furusiyyah wa Al-Manasib Al-Harbiyyah.</p>
<p>Penguasaan Al-Rammah atas penggunaan bubuk mesiu sangat luar biasa. Ia telah berhasil menulis sebanyak 107 rumus atau resep penggunaan mesiu. 22 resep di antaranya diracik khusus untuk membuat roket.  Saat Perang Salib meletus tahun 1249 M, Raja louis IX dan para pasukannya pernah merasakan kehebatan moncong meriam dan roket kaum Muslim.</p>
<p>Betapa hebatnya dampak proyektil yang ditembakkan pasukan Muslim, membuat Raja Louis IX kewalahan dan akhirnya takluk. Peristiwa itu diakui sendiri oleh Jean de Joinville, salah seorang perwira tentara Perang Salib.  The Mohammed’s Greats Gun Inilah salah satu senjata paling fenomenal yang digunakan dalam perang paling menakjubkan sepanjang sejarah.</p>
<p><strong>The Mohammed’s Greats Gun</strong></p>
<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/Great-martir.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-777" title="Great martir" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/Great-martir-300x173.jpg" alt="" width="300" height="173" /></a> itulah sebutan senjata yang dibuat pada tahun 1942 ini . Meriam ini dibuat sebagai jawaban atas keinginan Muhammad al-Fatih untuk menjebol benteng pertahanan Kostantinopel.  “Aku dapat membuat meriam tembaga dengan kapasitas seperti yang Anda inginkan,” kata Orban -seorang ahli insinyur yang diundang Al-Fatih ke Adrianopel-, “Aku telah mengamati secara detail tembok di Konstantinopel. Aku tidak hanya akan memorakporandakan tembok itu dengan senjataku. Bahkan, tembok Babilonia pun akan hancur karenanya.”  Tentu saja hal ini disambut gembira oleh Muhammad Al-Fatih.</p>
<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/Great-martir2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-778" title="Great martir2" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/Great-martir2-300x111.jpg" alt="" width="300" height="111" /></a>Impian untuk mewujudkan bisyarah Rasulullah Saw (tentang takluknya Kontantiopel) sudah di depan mata. Maka dijalankanlah proyek tersebut. Dan senjata terbesar di dunia yang pernah ada pada masanya akhirnya berada dalam genggaman Muhammad Al-Fatih. Memiliki panjang 8,2 meter, diameter 76 cm, dengan berat 18,2 ton, meriam ini sanggup melontarkan bola besi padat berdiameter 70 cm dengan berat 680 kg sejauh 1,6 km.</p>
<p><strong>Militer Hebat, Negara pun Kuat </strong></p>
<p><em>“Pasukan Utsmaniy sangat cepat gerakannya,” ujar Bertrand de Broquiere –seorang pengembara asal Perancis-, “Seratus pasukan Kristen akan jauh lebih gaduh dari sepuluh ribu pasukan Utsmaniy.Tatkala genderang perang telah ditabuh, maka dengan segera mereka akan bergerak, mereka tidak akan berhenti melangkah hingga komando dikeluarkan. Mereka adalah pasukan yang terlatih. Dalam semalam mereka mampu melakukan tiga kali lipat perjalanan yang dilakukan oleh musuh-musuhnya orang-orang Kristen.”</em></p>
<p>Kaum Muslim memang telah berhasil membangun angkatan bersenjata yang kuat dan pasukan yang terlatih. Walaupun tidak bisa dikatakan bahwa militer sebagai satu-satunya faktor penentu kemenangan di medan perang, tetapi ia merupakan salah satu sebab di antara sebab-sebab yang mengantarkan kepada kemenangan.</p>
<p>Maka tak heran jika Rasul Saw sangat memperhatikan strategi perang, kekuatan pasukan, dan persenjataan di setiap peperangan. Dan selanjutnya juga menjadi perhatian para Khalifah pada masa sesudahnya.  Di masa Abbasiyah, sebagaimana yang dituturkan oleh Philip K. Hitti, “tentara kaum Muslim terdiri dari pasukan infanteri (harbiyah) yang bersenjatakan tombak, pedang dan perisai, pasukan panah (ramiyah) dan kavaleri (fursan) yang mengenakan pelindung kepala dan dada, serta bersenjatakan tombak dan kapak. Tiap pasukan pemanah membawa pelontar nafa (naffathun), mengenakan pakaian anti api dan melontarkan bahan mudah terbakar ke pasukan musuh.</p>
<p>”  Ibn Shabir al-Manjaniqi, seorang arsitek kondang pada masa an-Nashir (1180 – 1225), telah menulis sebuah buku tentang teknik dan seni peperangan. Pada masa itu juga, para arsitek telah membangun mesin pengepung, seperti katapul, pelontar, dan pendobrak.</p>
<p>Tak hanya tangguh di darat, tentara kaum Muslim pun hebat di laut. Mu’awiyah adalah khalifah pertama yang melancarkan jihad melalui lautan. Kemudian pada masa Khalifah Abdul Malik, industri peralatan maritim untuk pertama kalinya dibangun di Tunisia.</p>
<p>“Dari sana, penaklukan atas Sisilia diberangkatkan,” demikian Ibnu Khaldun menceritakan dalam Muqaddimah-nya, “Dan pada masa itu pula ditaklukkan Qusharrat. Setelah itu di bawah Bani Ubaidi dan Bani Umayyah, armada Ifriqiyah dan Andalusia terus-menerus bergantian menaklukkan kota demi kota. Selama masa pemerintahan Daulah Islamiyah,lanjut Ibnu Khaldun, kaum Muslim menaklukkan seluruh sisi lautan.</p>
<p>Kekuasaan dan dominasi mereka semakin luas. Bangsa Kristen tak dapat berbuat apa-apa terhadap armada kaum Muslim, di mana pun di laut Tengah. Sepanjang waktu, kaum Muslim mengarungi gelombang untuk menguasai semua semenanjung yang membujur di pantai Laut Tengah, seperti Mayorca, Minorca, Ibiza, Sardinia, Sisilia, Pantelleria, Malta, Crete, Cypus, dan semua provinsi Mediterranean Romawi dan Franka.  Penaklukan dan penyebaran Islam yang begitu massif bukanlah semata-mata karena militer yang kuat, tetapi faktor utama semua itu adalah ideologi Islam. Motivasinya pun bukan lantaran memburu ghanimah (harta rampasan perang) atau sumber daya alam. Semua wilayah yang akan ditaklukkan sama di mata kaum Muslim, baik kaya maupun miskin.</p>
<p>Seperti Afrika Utara yang tak punya kekayaan apa pun, kaum Muslim dengan penuh keyakinan masuk ke sana dan menyebarkan Islam.  Sungguh, suatu saat nanti musuh-musuh Islam akan terperangah menyaksikan kekuatan kaum Muslim bangkit kembali. Mereka akan menggenggam Timur dan Barat sebagaimana orang-orang sebelum merka.</p>
<p>Islam akan masuk sedemikian cepat ke dalam setiap rumah dengan segenap kemuliaannya.  “Sungguh perkara agama ini,” demikian Rasul Saw mensabdakan dalam riwayat Imam Ahmad, “akan sampai ke seluruh dunia sebagaimana sampainya malam dan siang. Allah tidak akan membiarkan satu rumah pun, baik di tengah penduduk kota atau di tengah penduduk kampung, kecuali Allah akan memasukkan agama ini ke dalamya dengan kemuliaan yang dimuliakan dan kehinaan yag dihinakan; kemulian yang dengannya Allah memuliakan Islam dan kehinaan yang dengannya Allah menghinakan kekufuran. Wallahu a’lam bi ash-showwab. [Kusnady Ar-Razi]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/industri-dan-teknologi-militer-negara-khilafah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Muhammad II Al-Fatih: Sang Penakluk Konstantinopel</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/muhammad-ii-al-fatih-sang-penakluk-konstantinopel/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/muhammad-ii-al-fatih-sang-penakluk-konstantinopel/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2010 05:39:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Konstantinopel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Al-Fatih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=760</guid>
		<description><![CDATA[Abu Qubail menuturkan dari Abdullah bin Amr bin Ash, “Suatu ketika kami sedang menulis di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba beliau ditanya, “Mana yang terkalahkan lebih dahulu, Konstantinopel atau Romawi?” Beliau menjawab, “Kota Heraklius-lah yang akan terkalahkan lebih dulu.” Maksudnya adalah Konstantinopel.” [H.R. Ahmad, Ad-Darimi, Al-Hakim] “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abu Qubail menuturkan dari Abdullah bin Amr bin Ash, “Suatu ketika kami  sedang menulis di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba beliau ditanya, “Mana  yang terkalahkan lebih dahulu, Konstantinopel atau Romawi?” Beliau  menjawab, “Kota Heraklius-lah yang akan terkalahkan lebih dulu.”  Maksudnya adalah Konstantinopel.” [H.R. Ahmad, Ad-Darimi, Al-Hakim]</p>
<p>“Kota  Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya  adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya  adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]</p>
<p>Setiap  pahlawan Islam selalu bercita-cita untuk menjadi orang yang dimaksud  Rasulullah saw dalam haditsnya sebagai panglima yang terbaik dan  tentaranya tentara yang terbaik dan membebaskan Konstantinopel agar  terbebas dari kekuasaan Romawi. Ternyata membebaskan kota warisan Kaisar  Heraklius bukan perkara sederhana. Dibutuhkan kecerdasan, keuletan dan  tentunya, kekuatan yang mumpuni untuk pekerjaan sebesar itu. Dan  ternyata Sultan Muhammad Al-Fatih orangnya. Beliau adalah sosok yang  telah ditunggu umat Islam sepanjang sejarah menunggu-nunggu realisasi  hadits syarif Muhammad saw.</p>
<p>Tidak mudah memang untuk membebaskan  Istanbul yang sebelumnya bernama Konstantinopel ini. Kotanya cukup unik,  karena berada di dua benua, Asia dan Eropa. Di tengah kota ada selat  Bosporus yang membentang, ditambah benteng-benteng yang cukup merata.  Tetapi Sultan Muhammad Al-Fatih tidak pernah menyerah. Sejarah mencatat  beliau telah memerintahkan para ahli dan insinyurnya untuk membuat  sebuah senjata terdahsyat, yaitu sebuah meriam raksasa.</p>
<p>Jika kita  terkagum-kagum dengan penggambaran perang yang ketat antara Balian of  Ibelin melawan Shalahudin Al-Ayyubi di film Kingdom of Heaven, maka  perang antara Constantine XI Paleologus dengan Muhammad Al-Fatih jauh  lebih ketat, tidak hanya dalam hitungan hari tapi berminggu-minggu.</p>
<p><strong>Pribadi Shalih</strong></p>
<p>Dari  sisi keshalihannya, Muhammad Al-Fatih disebutkan tidak pernah  meninggalkan tahajud dan shalat rawatib sejak baligh hingga saat wafat.  Dan kedekatannya kepada Allah swt ditularkan kepada tentaranya. Tentara  Sultan Muhammad Al-Fatih tidak pernah meninggalkan solat wajib sejak  baligh. Dan separuh dari mereka tidak pernah meninggalkan solat tahajud  sejak baligh. Itulah barangkali kunci utama keberhasilan beliau dan  tentaranya dalam menaklukkan kota yang dijanjikan nabi saw. Rupanya  kekuatan beliau bukan terletak pada kekuatan pisik, tapi dari sisi  kedekatan kepada Allah, nyata bahwa beliau dan tentaranya sangat menjaga  hubungan kedekatan, lewat shalat wajib, tahajjud dan sunnah rawatib  lainnya.</p>
<p><strong>Menerima Jabatan Khalifah Sejak Belia</strong></p>
<p>Usia beliau masih  sangat muda, boleh dibilang masih kanak-kanak tatkala ayahandanya,  Sultan Murad II, pensiun dini dari mengurus khilafah. Sang Ayah berniat  untuk beruzlah di tempat yang sepi dari keramaian politik. Roda  kepemimpinan diserahkan kepada puteranya, Muhammad, yang sebenarnya saat  itu masih belum cukup umur. Mengingat saat itu wilayah Islam sudah  membentang luas dari Maroko sampai Marouke.<br />
Namun kebeliaannya tidak  membuat prestasinya berkurang. Justru sejarah mencatat bahwa di masa  kepemimpinan beliau, silsilah khilafah Bani Utsmani mencapai kejayaan  terbesarnya, yaitu menaklukkan benua Eropa sebagaimana yang dijanjikan  sebelumnya oleh Rasulullah saw.</p>
<p>Kecakapan Muhammad cukup masuk akal,  mengingat sejak kecil beliau telah mendapatkan berbagai macam pembinaan  diri dan pendalaman ilmu-ilmu agama. Sang Ayah memang secara khusus  meminta kepada para ulama untuk mendidiknya, karena nantinya akan  menjadi khalifah tertinggi. Mulai dari bahasa Arab, tafsir, hadits,  fiqih sampai ke ilmu sistem pengaturan negara, telah beliau lahap sejak  usia diri. Bahkan termasuk ilmu strategi perang dan militer adalah  makanan sehari-hari.</p>
<p><strong>Apa yang bisa dipetik dari Al Fatih?</strong></p>
<p>Pertama  kepercayaan al-Fatih kepada bisyawah nubuwwah yang tercantum dalam  hadits: latuftahannal qasthanthiniyyah falani’mal amiru amiruha  walani’mal jaisyu dzalikal jaisy. Konstantin akan ditaklukkan.  Sebaik-baiknya panglima adalah panglimanya dan sebaik-baiknya pasukan  adalah pasukan itu.<br />
Bisyarah itu keluar dari mulut yang mulia Nabi  Muhammad SAW pada awal abad ke-7 M. Kaum Muslim sejak generasi  berikutnya telah berusaha untuk merealisasikan bisyarah itu. Namun baru  dapat terwujud setelah penantian yang sangat panjang yakni selama 825  tahun.<br />
Tidak perlu kita meragukan Al-Fatih dan pasukannya, karena  Nabi sendiri yang mengatakan ‘Panglimanya adalah panglima terbaik dan  pasukannya adalah pasukan terbaik’.</p>
<p>Ini adalah cuplikan khutbah Al-Fatih di hadapan pasukannya:<br />
“Jika  penaklukan kota Konstantinopel sukses,maka sabda Rasulullah SAW telah  menjadi kenyataan dan salah satu dari mukjizatnya telah terbukti, maka  kita akan mendapatkan bagian dari apa yang telah menjadi janji dari  hadits ini, yang berupa kemuliaan dan penghargaan. Oleh karena  itu,sampaikanlah pada para pasukan satu persatu, bahwa kemenangan besar  yang akan kita capai ini,akan menambah ketinggian dan kemuliaan Islam.<br />
Untuk itu, wajib bagi setiap pasukan, menjadikan syariat selalu didepan matanya dan jangan sampai ada diantara mereka yang melanggar syariat yang mulia ini.</p>
<p>Hendaknya  mereka tidak mengusik tempat-tempat peribadatan dan gereja-gereja.  Hendaknya mereka jangan mengganggu para pendeta dan orang-orang lemah  tak berdaya yang tidak ikut terjun dalam pertempuran”.</p>
<p>Inti dari  semuanya adalah keyakinan kita akan kabar gembira yang diwartakan oleh  Al-Qur’an dan Sunnah sungguh akan menjadi kenyataan.Hadits tentang  penaklukan konstantin tidak berbeda dengan hadits tentang kabar gembira  akan datangnya lagi Khilafah ‘ala minhajin Nubuwwah. (kedua hadits  riwayat Imam Ahmad).</p>
<p>Karenanya wahai kaum Muslim, yang penting  bagi kita sekarang adalah mempersiapkan diri kita untuk menyambut  kedatangan kembali Khilafah Ala Minhaj Kenabian sebagaimana yang  dijanjikan Rasulullah SAW.<br />
Hanya saja, tentu kita tidak cukup  menyambutnya dengan menunggu kehadirannya, tapi kita harus menjemputnya,  berusaha merealisasikannya. Sebagaimana Al-Fatih, ia berusaha sejak  masa remaja untuk menjadi panglima terbaik itu. Allahu Akbar…</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/muhammad-ii-al-fatih-sang-penakluk-konstantinopel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Misi Columbus</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/misi-columbus/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/misi-columbus/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Nov 2010 03:37:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Columbus]]></category>
		<category><![CDATA[Knight Templar]]></category>
		<category><![CDATA[Nahkoda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=718</guid>
		<description><![CDATA[Grand Master Biarawan Sion, induk dari Knights of Templar, juga sering disebut sebagai Nautonnier atau The Navigator (Juru Mudi). Istilah ini terus dipelihara oleh organisasi-organisasi pewaris Templar selama berabadabad setelah Knights of Templar dibasmi oleh King Philip le Bell dan Paus Clement V (1307-1314). Walau Grand Master Templar kala itu, Jacques de Mollay, dihukum mati [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Grand Master Biarawan Sion, induk dari <em>Knights of Templar</em>, juga sering disebut sebagai <em>Nautonnier </em>atau <em>The Navigator </em>(Juru Mudi). Istilah ini terus dipelihara oleh organisasi-organisasi pewaris Templar selama berabadabad setelah <em>Knights of Templar </em>dibasmi oleh King Philip le Bell dan Paus Clement V (1307-1314). Walau Grand Master Templar kala itu, Jacques de Mollay, dihukum mati dengan cara dibakar hidup-hidup, sesuatu yang lazim dimasa tersebut terhadap seseorang yang dituduh Gereja telah melakukan <em>heresy </em>(bidah), namun banyak pemerhati sejarah Eropa abad pertengahan yang meyakini bahwa tidak semua pemimpin atau Raja Eropa melakukan pembasmian Templar secara serius.</p>
<p>Walau tidak lagi mengenakan jubah Templar, kelompok ini masih terus bertahan di Eropa dan meluaskan pengaruhnya ke seluruh dunia hingga sekarang. Pada tahun 1418-1480, René d’Anjou (René dari Anjou, Rene Sang Budiman) menjadi Grand Master Italia. Bangsawan Yahudi Italia ini meneruskan kepemimpinan Grand Master sebelumnya, Nicholas Flamel, wafat di tahun 1418. Dalam tradisi ordo, sebelum seorang Grand Master meninggal maka dia harus menunjuk penggantinya. Saat sakit keras, Flamel telah menunjuk René sebagai penggantinya. Rene d’Anjou merupakan seorang lelaki yang, “…lebih suka berada di istana daripada di luar istana dan berpotensi menjadi sosok pahlawan. Ia adalah seorang lelaki yang hidupnya diperuntukan bagi masa mendatang, mengatisipasi pangeran-pangeran Italia di zaman pencerahan (<em>Renaissance</em>). Ia juga seorang yang rajin menulis, bukunya mencerahkan. Ia merangkai puisi dan alegori mistis… René juga mendalami tradisi esoteris, dan di istananya ada seorang ahli astrologi Yahudi, Kabalis, dan ahli fisika bernama Jean de Saint Rémy, kakek dari Nostradamus.” (<em>Holy Blood Holy Grail, 1982</em>). Di masa kepemimpinan René inilah, pada tahun 1451, Cristoforo Colombo atau dalam lidah Inggris disebut sebagai Christopher Columbus dilahirkan dari pasangan Katolik bernama Dominico Colombo dan Suzanna Fontanarossa. Columbus lahir di Genoa, sebuah kota pelabuhan Italia yang cukup ramai.</p>
<p><strong>Nakhoda di Usia Remaja</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/columbus.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-719" title="columbus" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/columbus-241x300.jpg" alt="" width="241" height="300" /></a>Tradisi bahari yang kental mewarnai keluarga Colombo menjadikan Columbus tumbuh jadi seorang pelaut ulung walau usianya masih belia. Saat baru 21 tahun (1472), Columbus telah dipercaya memimpin sebuah ekspedisi kapal pribadi ke Tunisia. Dalam periode inilah Cristoforo dekat dengan Rene d’Anjou, tidak saja dalam kapasitas sebagai anak buah dan majikan, tapi juga dalam artian persahabatan. Pada 1478 Cristoforo menikahi Felipa Perestrello e Moniz, puteri Bartolomeo Perestrello. Pernikahan ini menguatkan dugaan bahwa keluarga Columbus sesungguhnya punya hubungan dengan Templar, karena sesama anggota Templar sudah biasa saling mempertautkan tali kekeluargaan lewat sarana pernikahan di antaranya. Apalagi keluarga Perestrello termasuk tokoh pelarian Templar di Portugis yang tidak akan mungkin sudi mengawinkan anaknya dengan keluarga di luar Templar. Apalagi di kemudian hari sang mertua sangat percaya kepada Cristoforo hingga membolehkan peta dan buku hariannya dipinjam dan dipelajari oleh Columbus.</p>
<p>Columbus sendiri merupakan anggota dari Ordo <em>Knights of Christ</em>. Dengan sendirinya, kedekatan dengan Rene menyebabkan Columbus diterima dalam pergaulan tingkat elit, bahkan bisa langsung berhubungan langsung dengan Ratu Isabella I dari Castile, Spanyol, yang kemudian membiayai ekspedisinya mencari ‘dunia baru’.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Kaum Templar dan pewarisnya di mana pun berada selalu bergerak dalam dua dunia: gelap dan terang. Ekspedisi Columbus juga demikian. Misi resmi Columbus yang ditulis sejarah hingga hari ini adalah misi pencarian dunia baru yang dinamakan India yang dipercaya punya banyak kekayaan berupa emas, perak, dan mungkin juga rempahrempah. Hanya saja, jalur laut yang dilayari ekspedisi Columbus ternyata tidak mengarah ke India, melainkan sebuah daratan luas yang baru yang di kemudian hari dikenal sebagai benua Amerika.</p>
<p>Ini sungguh-sungguh mengherankan karena pelaut-pelaut dari Italia, Portugis, dan sekitarnya yang tergabung dalam kelompok pewaris Templar bernama <em>Knights of Christ</em>, seperti juga Vasco da Gama, merupakan pelaut-pelaut tangguh yang telah turun-temurun, dari generasi ke generasi, hidup dan besar di laut. Apalagi dari merekalah lahir berbagai inovasi peralatan pelayaran seperti halnya kompas dan sebagainya.</p>
<p>Jawaban atas pertanyaan ini ternyata dikemukakan oleh Michael Baigent dan kawankawan dalam <em>Holy Blood Holy Grail </em>(1982) yang menulis, “Sesungguhnya, Columbus bukanlah orang Eropah pertama yang menjejakkan kaki di Amerika. Pada tahun 1269, Ksatria Templar yang berpusat di Yerusalem diyakini telah melakukan hubungan komersial dengan bangsa Indian sebagai penduduk asli Amerika dengan mengimpor perak dari Meksiko…” Amat mungkin, perkenalannya pada benua Amerika inilah yang menyebabkan para Templar tersebut telah mengenal tumbuhan lidah buaya dan jagung yang saat itu baru tumbuh di Amerika, yang kemudian dipahatkan di Rosslyn Chapel di abad ke-15 M. Pada tahun 1446 saat kapel yang berdiri di Edinburgh itu dibuat, kedua tanaman tersebut belum tumbuh di Eropa. Jadi, sebenarnya para Templarlah, orang Eropa yang pertama kali menjejakkan kakinya di Amerika, bukan Columbus.</p>
<p>Jadi, ada dua kemungkinan misi ekspedisi Columbus yang sesungguhnya. Pertama, Columbus mengetahui bahwa misinya adalah menapak-tilas jalur pelayaran Templar dari Eropa ke Amerika, mencari rute yang pernah dilayari nenek-moyangnya kembali, guna mencari ‘rumah baru’ yang lebih besar dan luas, juga kaya raya, yang masih murni dan belum tersentuh kekuasaan Gereja, bagi para keturunan Templar. Tujuannya agar Templar bisa memiliki kekuasaan yang lebih dari Gereja. Dan jika itu telah terjadi maka tujuan asasi para Templar dalam mencari <em>The Solomon Treasure </em>bisa tetap terlaksana. Sesuatu yang telah berabad-abad mereka pendam setelah terusir dari Yerusalem di abad ke-12 M. Kedua, bisa jadi Columbus sendiri tidak mengetahui misi rahasia Templar yang menunggangi ekspedisinya. Itulah sebabnya, ketika Columbus mendarat di benua Amerika (saat itu belum dinamakan Amerika), Columbus menyebut benua tersebut sebagai India.</p>
<p>Ini bisa saja terjadi mengingat di dalam ekspedisi Columbus, banyak tokoh-tokoh Yahudi yang menyertainya, termasuk bendahara kerajaan yang merayu Isabella agar mau mensponsori ekspedisinya. Rombongan Columbus sendiri terdiri dari tiga buah kapal besar: Nina, Pinta, dan Santa Maria.</p>
<div id="attachment_720" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/santamaria.jpg"><img class="size-medium wp-image-720" title="santamaria" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/santamaria-300x234.jpg" alt="" width="300" height="234" /></a><p class="wp-caption-text">Kapal Santa Maria</p></div>
<p>Pada 3 Agustus 1492, ekspedisi ini berangkat dari Palos de la Frontera, Spanyol. Columbus naik di atas kapal Santa Maria dengan 40 lelaki dewasa sebagai awak kapal, kapal Nina dan Pinta diawaki sekitar 20 hingga 30 lelaki. Kapal utama, Santa Maria, memiliki layar-layar utama yang dicat dengan simbol Salib Templar. Nama ‘Santa Maria’ pun mengingatkan kita pada sosok Maria Magdalena, yang oleh kaum Kabbalah (Templar) juga disebut sebagai <em>The Iluminatrix </em>yang berarti Yang Tercerahkan.</p>
<p>Ini pula asal kata dari <em>Illuminaty</em>, kelompok cendekiawan Templar. Dalam ekspedisi ketiga barulah Columbus ‘menemukan’ benua baru yang beberapa tahun kemudian baru dinamakan Amerika. Columbus Tahun 1498 Columbus mendarat di Amerika dan Trinidad. Dua orang sahabat Yahudi Columbus, Luis de Santagel dan Gariel Sanchez diberi hak-hak istimewa di daerah koloninya. Misi Columbus telah selesai. Jalur laut ke Amerika telah ditemukan kembali. Dan seperti biasanya, pihak-pihak Konspirasi menganggap Columbus tidak lagi berguna. Maka Columbus harus dihilangkan atau ‘dibuang’. Seorang Yahudi sahabat Columbus bernama Bernal melakukan pengkhianatan.</p>
<p>Bernal menghasut awak kapal lainnya agar memberontak terhadap kepemimpinan Columbus dan berhasil. Columbus pun melarikan diri pulang ke Spanyol. Columbus sendiri meninggal pada tahun 1506 dalam keadaan menyedihkan dan miskin. ‘Benua baru’ tersebut yang dianggap Columbus sebagai India, beberapa tahun kemudian diralat oleh pelaut Italia bernama Amerigo Vespucci (1454-1512) yang kemudian diberi nama Amerika. Inilah daratan besar, luas, dan kaya, yang kemudian dijadikan <em>The Sacred-Great Lodge </em>bagi pewaris Templar, Kaum Kabbalah, untuk mewujudkan cita-citanya: <em>Novus Ordo Seclorum </em>(Tata Dunia Baru di bawah kekuasaannya), lewat jalan <em>Annuits Coeptis </em>(Konspirasi Kita). Inilah Amerika Serikat!.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/misi-columbus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Misteri The Knight Templar</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2010/10/misteri-knight-templar/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2010/10/misteri-knight-templar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Oct 2010 03:52:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Jerusalem]]></category>
		<category><![CDATA[Knight Templar]]></category>
		<category><![CDATA[perang salib]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=705</guid>
		<description><![CDATA[Bayangkanlah jika kita memiliki mesin waktu. Jika sekarang tahun 2007, maka mundurkan sebanyak 911 igit, maka akan kita temui tahun 1096. Apa yang ada di tahun tersebut? Saat itu Eropa atau kaum Frankmenyebutnya sebagai The Christendom (Tanah Kristus), baru saja menyeleggarakan Konsili di Clermont, Perancis, yang dilakukan pada tanggal 25 November 1095. Dalam konsili tersebut, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/10/perang-salib.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-706" title="perang-salib" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/10/perang-salib-238x300.jpg" alt="" width="238" height="300" /></a>Bayangkanlah jika kita memiliki mesin waktu. Jika sekarang tahun 2007, maka mundurkan sebanyak 911 igit, maka akan kita temui tahun 1096. Apa yang ada di tahun tersebut? Saat itu Eropa atau kaum Frankmenyebutnya sebagai <em>The Christendom </em>(Tanah Kristus), baru saja menyeleggarakan Konsili di Clermont, Perancis, yang dilakukan pada tanggal 25 November 1095. Dalam konsili tersebut, Paus Urbanus II berpidato berapi-api menggelorakan apa yang disebutnya ‘<em>Sacrum Bellum</em>” (<em>The Holy War</em>) agar Eropa merebut kembali Tanah Suci Yerusalem dari kekuasaan Islam. Tak sampai setahun kemudian, ratusan ribu tentara Salib berangkat. Mereka dibagi dalam tiga kelompok besar yang dipimpin Godfroi de Bouillon, King Bohemond, dan King Raymond, dan bertemu di Konstantinopel. Ketika Godfroi de Bouillon berangkat ke Yerusalem, dirinya ditemani sekelompok orang tak dikenal yang bukan sekadar tentara tetapi juga berperan sebagai penasihat dan administrator.</p>
<p>Konon, pengiring Godfroi ini merupakan para ksatria misterius yang menganut Kabbalah, cikal bakal dari Ordo Sion dan Templar yang akan dibentuknya beberapa tahun kemudian. Godfroi sendiri merupakan tokoh Kabalis-Yahudi yang memimpin pasukan salib terbesar. Pada Selasa, 7 Juni 1099, pasukan salib pertama pimpinan Godfroi tiba di depan gerbang Yerusalem. Setahun sebelum pasukan salib tiba di Yerusalem, kekuasaan Dinasti Abbasiyah atas kota suci ini jatuh ke tangan Dinasti Syiah Fathimiyah. Pasukan Syiah yang dikomando oleh para Hashyashyin (Assassin), berhasil merebut Yerusalem dari tangan kaum Sunni. Menurut keterangan pakar sejarah perang salib, Carole Hillenbrand, kuat dugaan antara Syiah Fathimiyah dengan Assassinnya sebenarnya telah menjalin kontak dengan tokoh-tokoh tertentu angkatan salib yang merupakan cikal bakal Templar. Jadi, pertempuran merebut Yerusalem yang terjadi di tahun 1099 hanyalah merupakan pertempuran di tingkat akar rumput, walau berjalan dengan amat dahsyat dengan korban yang amat banyak. Pada 14 Juli 1099, pasukan Godfroi de Bouillon berhasil merebut Yerusalem.</p>
<p>Mereka membunuh semua penduduk Yerusalem. Termasuk orang-orang Yahudi yang selama ini hidup berdampingan dengan umat Islam. Bagi kelompok Kabbalah, orangorang Yahudi yang mau hidup berdampingan dengan <em>Gentilles </em>merupakan pengkhianat. Tepat di hari jatuhnya Yerusalem, Godfroi meresmikan Ordo Biarawan memiliki tugas rahasia untuk mencari dan menggali harta karun King Solomon yang dipercaya ditimbun di bawah kompleks Masjidil Aqsha. Agar lebih efektif, duapuluh tahun kemudian Biarawan Sion mendirikan ordo khusus militer yang dinamakan Knights Templar. Masa-masa setelah kedatangan para Templar di Istana King Baldwin hingga munculnya Guy Lusignan dalam episode Perang Hattin melawan Shalahuddin al-Ayyubi merupakan rentang waktu yang sangat gelap. Yang diketahui, Templar telah menjelma jadi ordo yang sangat istimewa. Dia tumbuh jadi sangat kaya dan berpengaruh di seluruh Eropa dan juga Yerusalem. Bahkan banyak raja dan bangsawan Eropa berutang padanya.</p>
<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/10/knights_templar.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-707" title="knights_templar" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/10/knights_templar-226x300.jpg" alt="" width="226" height="300" /></a>Setelah Shalahuddin al-Ayyubi berhasil membebaskan Yerusalem pada Juli 1187, Biarawan Sion dan Templar kembali ke Eropa dan banyak yang menjadikan Perancis Selatan sebagai markasnya. Keberadaan Templar di Eropa membuat muak banyak kalangan. Selain tingkah lakunya yang mau menang sendiri, Gereja juga curiga bahwa Templar menjalankan ritual-ritual yang menyimpang. Akhirnya Raja Perancis, King Philip le Bel dan Paus Clemen V bersama-sama menumpas Templar pada 13 Oktober 1307.</p>
<p>Templar banyak melarikan diri ke Skotlandia dan mendapat naungan dari King Robert de Bruce, satu-satunya Raja di Eropa yang tengah di-ekskomunikasikan dari Vatikan. Di Skotlandia, Templar mengganti jubahnya dan menyusup ke dalam gildagilda serikat tukang batu yang bernama Mason. Dalam waktu singkat Mason dikuasai dan diberi nama Freemason. Asrama tempat mereka berkumpul disebut Loji (<em>Lodge</em>).  Inilah cikal bakal gerakan Freemasonry dunia. Di Jerman, pelarian Templar mengganti nama jadi <em>Knights of Teutonik</em>. Di Malta jadi <em>Knights of Rhodes </em>atau <em>Knights of Malta</em>. Di Italia, Spanyol, dan Portugal menjadi <em>Knights of Christ</em>, sebuah kelompok yang mana Colombus, Vasco da Gama, dan pelaut-pelaut ulungEropa lainnya bergabung.</p>
<p>Demikian juga di tempat-tempat lainnya. Terusir dari Perancis membuat mantan Templar sangat berhati-hati. Mereka menjadi gerakan klandestin yang paling senyap dari pemberitaan. Namun pengaruhnya kian membesar dan bahkan berhasil merekrut pembesar-pembesar Eropa menjadi anggotanya. Lewat berbagai cara mereka menaklukkan Eropa. Inggris dan Perancis sebagai jantung Eropa kala itu telah takluk lewat dua revolusi (<em>Glorious Revolution </em>dan <em>Revolusi Perancis</em>) dan juga peperangan antara Inggris Protestan melawan Perancis Katolik yang berbuntut pada pendirian <em>Bank of England</em>.</p>
<p>Guna mengembangkan dan memperkuat gerakannya, para pewaris Templar ini menganggap mereka memerlukan satu wilayah yang benar-benar baru, tidak di Eropa yang nyaris seluruh daratannya sudah berada di bawah kontrol Gereja, agar lebih leluasa bergerak dan sungguh-sungguh berkuasa. Mereka ingat bahwa nenek moyang mereka, para Templar di abad ke-14, telah melakukan kontak dagang dengan orang-orang Indian di satu wilayah daratan yang sangat luas di seberang Eropa. Di tanah itu terdapat satu tumbuhan yang belum ditemukan di seantero Eropa. Tumbuhan itu adalah jagung.</p>
<p>Kesan ini diabadikan dalam pahatanpahatan di Rosslyn Chapel di Edinburg-Skotlandia. Maka lewat organisasi pewaris Templar, <em>The Knights of Christ</em>, yang berpusat di Portugal, Italia, dan Spanyol dan bukan kebetulan memusatkan aktivitasnya di dalam pengembangan teknologi kelautan, kelompok Kabalis ini menugaskan <em>The Knights of Christ </em>untuk kembali membuat jalur laut ke daratan yang besar dan belum bernama tersebut—yang kelak akan dinamakan Amerika—guna menjadikan benua baru tersebut sebagai markas besar bagi gerakan Kabbalah hingga akhir zaman menunggu datangnya Raja Israel yang akan memimpin mereka menguasai dunia dalam satu Tatanan Dunia Baru (<em>The New World Order </em>atau <em>Novus Ordo Seclorum</em>). Misi ini kelak akan dilakukan oleh Christoforo Colombo atau yang dalam bahasa Inggris disebut Christopher Colombus, salah seorang tokoh <em>Knights of Christ </em>yang memiliki mertua seorang pelarian <em>Knights of Templar </em>di Portugis bernama Bartolomeo Perestrello</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2010/10/misteri-knight-templar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konspirasi Lambang Negara Amerika</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2010/10/konspirasi-lambang-negara-amerika/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2010/10/konspirasi-lambang-negara-amerika/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2010 09:04:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[israel]]></category>
		<category><![CDATA[konspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[yahudi]]></category>
		<category><![CDATA[zionis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=685</guid>
		<description><![CDATA[Setiap negara memiliki simbol resmi kenegaraan. Entah mengapa biasanya berbentuk binatang, walau ada juga yang bukan berbentuk hewan. Ada yang singa, namun yang paling banyak dijadikan simbol kenegaraan adalah burung. Negeri kita saja lambangnya Burung Garuda. Demikian pula dengan Amerika Serikat. Hanya saja, dibanding lambang atau simbol negara lainnya yang hanya satu sisi, maka Amerika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap negara memiliki simbol resmi kenegaraan. Entah mengapa biasanya berbentuk binatang, walau ada juga yang bukan berbentuk hewan. Ada yang singa, namun yang paling banyak dijadikan simbol kenegaraan adalah burung. Negeri kita saja lambangnya Burung Garuda. Demikian pula dengan Amerika Serikat. Hanya saja, dibanding lambang atau simbol negara lainnya yang hanya satu sisi, maka Amerika Serikat memiliki lambang negara dua sisi. Seperti koin yang memiliki dua sisi. Sisi pertama menggambarkan burung elang dan sisi kedua Piramida Illuminati. Sudah menjadi kesepakatan tidak tertulis bahwasanya setiap lambang negara memiliki kode-kode atau simbol-simbol tertentu yang menjadi falsafah dasar negara tersebut. Misal Burung Garuda, jumlah helai bulu pada sayapnya berjumlah 17, bulu ekornya ada 8 helai, dan bulu di lehernya berjumlah 45 helai. 17-8-45, suatu angka yang dianggap keramat karena pada tanggal itulah, tanggal 17, bulan 8, tahun 45, bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. Di dada Burung Garuda juga terdapat sebuah tameng yang berisi lima simbol Pancasila. Bagaimana dengan lambang negara Amerika Serikat? Ini yang menarik. Lambang kenegaraan Amerika ternyata begitu sarat dengan filosofi Kabbalah, dengan bertebarannya angka 13 sebagai salah satu angka suci keyakinan ini dan juga angka 666 (<em>Triple Six</em>), angka yang lazim dikenal sebagai angka Iblis (<em>The Beast Number</em>).</p>
<p>Alkitab sendiri memuat angka ini dalam Kitab Wahyu 13: 16-18 yang berbunyi: <em>“Dan dia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain daripada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. Yang penting di sini ialah hikmat: Barangsiapa yang bijaksana,baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia dan bilangannya adalah 666.”</em></p>
<p>Karena lambang negara AS ada dua sisi, maka kita akan bahas sisi depannya dahulu yang bergambar seekor elang.</p>
<p><strong>Burung Elang, Sisi Depan</strong></p>
<p><strong><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/10/us-greatseal-obverse.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-687" title="us-greatseal-obverse" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/10/us-greatseal-obverse-300x300.png" alt="" width="240" height="240" /></a><br />
</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Bagian depan simbol negara AS menggunakan seekor burung elang yang tengah mengembangkan sayapnya. Kedua kakinya mencengkeram anak panah dan daun zaitun. Di atas kepala burung elang tersebut, ada sekumpulan bintang yang membentuk susunan Bintang David. Lambang negara Amerika Serikat ini dipenuhi dengan berbagai simbol berjumlah 13. Inilah faktanya:</p>
<p>• 13 bintang di atas kepala Elang membentuk lambang Bintang David.</p>
<p>• 13 garis di perisai atau tameng burung.</p>
<p>• 13 daun zaitun di kaki kanan burung.</p>
<p>• 13 butir zaitun yang tersembul di sela-sela daun zaitun.</p>
<p>• 13 anak panah.</p>
<p>• 13 bulu di ujung anak panah.</p>
<p>• 13 huruf yang membentuk kalimat ‘E Pluribus Unum’ (Dari Banyak Menjadi Satu)</p>
<p>• 13 X 9 titik yang mengitari Bintang David di atas kepala Elang.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Piramida Illuminati, Sisi Belakang</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/10/USA_Great_Seal_Reverse.png"><img class="size-medium wp-image-688 aligncenter" title="USA_Great_Seal_Reverse" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/10/USA_Great_Seal_Reverse-300x297.png" alt="" width="216" height="214" /></a></p>
<p>Sisi belakang lambang negara AS jelas-jelas merupakan sebuah piramida Iliminati dengan sebuah mata di puncaknya (<em>Seeing All Eyes</em>). Piramida yang belum jadi puncaknya ini disusun dari 13 lapisan batu. Di dasar piramida terdapat angka Romawi MDCCLXXVI, yang jika diterjemahkan ke dalam tulisan latin memiliki makna 1776, tahun kemerdekaan negara AS. Namun oleh para simbolog, mereka mengatakan bahwa untuk jumlah yang besar biasanya huruf M tidak dipakai sehingga yang ada tinggal DCCLXXVI, yang bila dibaca yaitu: DC adalah 600, LX adalah 60, dan VI adalah 6, jadi 666. <em>The Beast number</em>!</p>
<p>Selain piramida, di bagian atas piramida terdapat tulisan ‘ANNUIT COEPTIS’ yang berarti ‘Konspirasi Kita’. Coba hitung jumlah hurufnya: 13. Saat berdiri di tahun 1776, lambang negara AS berbeda dengan yang sekarang. Ada beberapa kali modifikasi. Dan yang sekarang kita kenal baru dibuat dan ditetapkan pada tahun 1935, yang diabadikan dalam lembaran mata uang US$ 1 (One Dollar).</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2010/10/konspirasi-lambang-negara-amerika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The New Jerussalem : Sejarah Rahasia Amerika</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2010/10/the-new-jerussalem-sejarah-rahasia-amerika/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2010/10/the-new-jerussalem-sejarah-rahasia-amerika/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2010 05:25:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[Jerusalem]]></category>
		<category><![CDATA[yahudi]]></category>
		<category><![CDATA[zionis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=681</guid>
		<description><![CDATA[Ada rahasia besar yang tersembunyi rapat-rapat, selama berabad-abad, tentang Amerika Serikat. Rahasia itu tersimpan rapi di dalam simbol kenegaraan, simbol pemerintahan, desain arsitektur kota, rancang bangun gedung-gedung penting, patung-patung, monumen, pilar dan obelisk, mata uang dollar, bahkan juga di dalam logo perusahaan dan sebagainya. Tidak hanya berupa simbol namun juga angka-angka dan ukuran. Simbol-simbol tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada rahasia besar yang tersembunyi rapat-rapat, selama berabad-abad, tentang Amerika Serikat. Rahasia itu tersimpan rapi di dalam simbol kenegaraan, simbol pemerintahan, desain arsitektur kota, rancang bangun gedung-gedung penting, patung-patung, monumen, pilar dan obelisk, mata uang dollar, bahkan juga di dalam logo perusahaan dan sebagainya. Tidak hanya berupa simbol namun juga angka-angka dan ukuran. Simbol-simbol tersebut memiliki kesamaan bahasa dengan banyak simbol yang terserak di seantero Eropa, seperti yang terpahat di Rosslyn Chapel, Edinburg-Skotlandia, serta Magdala Church di Rennes Le Chateau Perancis Selatan. Pesan-pesannya serupa dengan pesan yang hendak disampaikan ribuan simbol yang terpahat di dalam piramidapiramida besar para Pharaoh di Mesir.</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><img src="http://www.bibliotecapleyades.net/imagenes_sociopol/brotherhoodsnake07_02.jpg" alt="" width="200" height="226" /><p class="wp-caption-text">Ilustrasi Adam dan Hawa diganggu Iblis</p></div>
<p>Inilah rahasia para Geometrian, para pemeluk keyakinan purba Kabbalah, yang selalu mendekat dengan perjalanan para Nabi dan utusan Allah, namun selalu mengambil posisi berseberangan. Perjalanan ini, awal sejarah ini, tidak dimulai di bumi, melainkan di atas sana tatkala Iblis menggoda Siti Hawa agar membujuk Adam memakan buah khuldi. Atas pelanggaran terhadap larangan Allah ini, Adam dan Hawa diperintahkan turun ke bumi. Iblis diam-diam menyusul keduanya ke bumi dalam bentuk ular dan hingga akhir zaman senantiasa menyelewengkan umat manusia, anak cucu Adam-Hawa, dari ketauhidan. Para pengikut iblis, <em>The Brotherhood of Snake </em>(<em>The Secret Society, J. Robinson</em>), dalam perjalanannya mewujud dalam kelompok Kabbalah dan kemudian sekarang ini kita kenal dengan istilah yang sangat popular: Zionisme. Kelompok ini memiliki kitab suci iblis bernama Talmud. Lantas, apa hubungannya dengan Amerika? Inilah menariknya. Tidak banyak orang di muka bumi ini yang mencermati sejarah dalam perspektif ideologis. Padahal, jatuh bangunnya sebuah peradaban, berdiri atau hancurnya sebuah negara, dimulai atau</p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 312px"><img src="http://3.bp.blogspot.com/_3-87czu76rw/TFEtIAnnveI/AAAAAAAABwg/M0SpCpjfPlk/s1600/brotherhood-of-snake.jpg" alt="brotherhood of Snake" width="302" height="360" /><p class="wp-caption-text">brotherhood of Snake</p></div>
<p>berakhirnya sebuah peperangan, senantiasa berangkat dari sisi yang teramat halus ini. Yang dimaksud bukanlah ideologi yang lazim kita kenal di bangku-bangku sekolah seperti nasionalisme, fasisme, komunisme, dan sebagainya, namun ideologi purba yang menjadi musuh bebuyutan para utusan Tuhan. Sejak Nabi Adam a.s. hingga Muhammad Rasulullah SAW. Ideologi yang tidak berubah sejak Allah SWT menurunkan Adam a.s. dan Hawa ke bumi hingga kita menghirup nafas di hari ini. Ideologi itu hanya dua: ketauhidan dan anti –thesisnya, syirik.</p>
<p><img src="file:///C:/DOCUME%7E1/whidayat/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.png" alt="" />Para peneliti kelompok Kabbalah menemukan fakta bahwa kelompok pengikut iblis ini senantiasa mencari pusat-pusat peradaban dunia dan mempergunakannya sebagai pusat aktivitas kelompoknya. Mereka pernah bermarkas besar di Mesir tatkala Firaun bertahta, dan menjadi ideolog bagi Firaun. Mereka juga pernah mendekati Vatikan lewat Peter The Hermit dan Godfroy de Bouillon yang kemudian meletuskan Perang Salib yang berkepanjangan. Mereka kemudian bermarkas di Yerusalem ketika Tanah Suci itu jatuh ke tangan pasukan salib, bahkan berhasil mendudukan salah seorang tokohnya bernama Guy de Lusignan sebagai <em>King of Jerusalem</em>. Tatkala Salahuddin al-Ayyubi membebaskan Yerusalem di tahun 1187, mereka pun terusir dari Yerusalem. Ordo Sion dengan Ksatria Templarnya gagal meneruskan misi rahasia menggali tanah di bawah kompleks Masjidil Aqsha guna mencari <em>The Solomon Treasure</em>, Harta Karun Nabi Sulaiman. Selepas dari Yerusalem, pengikut iblis ini bersarang di Perancis Selatan dan dari sana menaklukkan Eropa, menyusup kembali ke Gereja, dan menguasai pusat-pusat peradaban Eropa seperti di Inggris dan Perancis.</p>
<p>Ketika Eropa sudah takluk, mereka lirik sebuah daratan teramat luas yang kemudian dinamakan Amerika. Colombus, seorang menantu dari tokoh pelarian Templar dan juga anggota dari <em>Knight of Christ</em>, kelompok persaudaraan Templar di Italia-Spanyol-Portugis, berlayar untuk menaklukkan benua tersebut dengan didanai dan membawa orang-orang Yahudi yang melarikan diri dari Dewan Inkuisisi yang digelar Raja Ferdinand dari Spanyol. Amerika pun berhasil direbut dengan mengusir dan membantai suku Indian, penduduk pribumi tanah itu. Gaya penaklukan dan perampasan daratan ini diulang kembali oleh orang-orang Yahudi tatkala merampas Tanah Palestina yang dimulai sejak Deklarasi Balfour dan berlangsung hingga detik ini. Mereka membangun Amerika Serikat. Cetak biru negara besar ini memang dipersembahkan bagi penggenapan cita-cita kelompok Kabbalah di akhir zaman, para pengikut iblis, seperti yang tertera dalam simbol negaranya yang berbunyi “<em>Novus Ordo Seclorum</em>” (bahasa latin yang berarti <em>The New World Order</em>, Tata Dunia Baru), di mana Amerika akan dijadikan adi daya dunia yang berhak melakukan apa saja demi melaksanakan kepentingannya.</p>
<p>Amerika merupakan pusat komando kelompok iblis tersebut, guna mempersiapkan Tanah Suci Yerusalem sebagai rumah abadi bagi datangnya kembali <em>King of Israel </em>di akhir zaman, yang menurut mereka akan mengembalikan orang-orang Yahudi sebagai bangsa terpilih. Ada syarat-syarat tertentu, dalam keyakinan Talmudian, agar Raja Israel bisa datang kembali. Amerika adalah Israel besar, dan Israel adalah Amerika kecil. Keduanya sama dan sebangun serta memiliki kepentingan yang sama persis. Dalam menguasai Amerika, kelompok ini—sebagaimana dalam perjalanan sepanjang sejarahnya—tidak melakukannya secara terang-terangan. Mereka melakukan pengelabuan terhadap orang-orang Eropa non-Yahudi agar juga datang ke daratan baru ini dan bersama-sama membangunnya. Mereka memanfaatkan dan menunggangi orang-orang Eropa non-Yahudi ini hingga sekarang.</p>
<p>Seorang dari mereka bernama Henry Ford, salah seorang perintis usaha otomotif Amerika, menyatakan, “Andai saja rakyat Amerika mengetahui bagaimana sejarah uang (dollar), maka esok paginya saya yakin akan timbul revolusi besar di Amerika Serikat!”</p>
<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/10/Henry_Ford_4001.jpg"><img class="alignright" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/10/Henry_Ford_4001.jpg" alt="" width="280" height="347" /></a>Henry Ford merupakan salah seorang tokoh, garda terdepan di Amerika, yang dengan berani dan tegas menyuarakan kebusukan orang-orang Yahudi di dunia. Walau pernah mengalami upaya percobaan pembunuhan yang dirancang oleh Zionis-Yahudi, walau selamat, keberanian seorang Henry Ford tidaklah surut. Ia kemudian menulis buku kecil yang menelanjangi konspirasi Yahudi Internasional di Amerika dan dunia berjudul “<em>The International Jew</em>” (1977). Upaya Henry Ford merupakan kelanjutan dari peringatan Benjamin Franklin, seorang Mason yang telah sadar, tentang bahaya orang-orang Yahudi di Amerika (<em>The Franklin Prophecies</em>).</p>
<p>Perlahan tapi pasti, tirai dan kabut tebal yang menyelimuti sisi gelap Amerika akan terbuka. Rahasia besar yang selama berabad-abad berusaha ditutupi dengan amat rapat oleh para pemuja iblis akan terbongkar jua. <em>Makaru wa Makarallah</em>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2010/10/the-new-jerussalem-sejarah-rahasia-amerika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sultan Abdul Hamid II: Pemimpin Amanah yang Dikhianati</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2010/09/sultan-abdul-hamid-ii-pemimpin-amanah-yang-dikhianati/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2010/09/sultan-abdul-hamid-ii-pemimpin-amanah-yang-dikhianati/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Sep 2010 10:05:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[khilafah utsmani]]></category>
		<category><![CDATA[sultan hamid]]></category>
		<category><![CDATA[turki]]></category>
		<category><![CDATA[yahudi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=645</guid>
		<description><![CDATA[Sultan Abdul Hamid II (1842-1918) Di mana pemimpin seperti dia untuk umat?” tanya seorang pengguna milis Yahoo Indonesia! Answers, forum berbagi informasi, tempat siapa saja mengajukan pertanyaan dan jawaban. Pertanyaan tersebut ditulis dalam bahasa Inggris, dengan huruf besar semua. Ditulis pada 4 Juni 2010. Him (dia) yang dimaksud oleh si penanya adalah Sultan Abdul Hamid [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table style="height: 20px;" width="477">
<tbody>
<tr>
<td width="100%"></td>
<td width="100%" align="right"></td>
<td width="100%" align="right"></td>
<td width="100%" align="right"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table style="height: 2097px;" width="477">
<tbody>
<tr>
<td valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"><img src="http://www.mediaumat.com/images/stories/2010/agustus/mu38_sultan%20abdul%20hamid%20ii.jpg" border="0" alt="" align="left" /></p>
<p><strong>Sultan Abdul Hamid II (1842-1918)</strong></p>
<p><em>Di mana pemimpin seperti dia untuk umat?” tanya seorang pengguna  milis Yahoo Indonesia! Answers, forum berbagi informasi, tempat siapa  saja mengajukan pertanyaan dan jawaban. Pertanyaan tersebut ditulis  dalam bahasa Inggris, dengan huruf besar semua. Ditulis pada 4 Juni  2010. Him (dia) yang dimaksud oleh si penanya adalah Sultan Abdul Hamid  II. </em></p>
<p>Belum sempat yang lainnya memberikan jawaban, pengelola milis  tersebut buru-buru menghapus pertanyaan yang berjudul Untuk Saudaraku  Muslim… Semangat Sultan Abdul Hamid II Sehubungan dengan Palestina…?  itu.</p>
<p>Pertanyaan ini sudah dihapus. Begitulah kalimat pemberitahuan yang  ditulis di samping logo segitiga merah bertanda seru warna putih  tersebut. Lho mengapa dihapus? Memang siapa Sultan Abdul Hamid II itu  dan apa hubungannya dengan Palestina?</p>
<p><strong>Penjaga Palestina</strong></p>
<p>Sultan, lahir pada hari Rabu, 21 September 1842. Dengan nama lengkap   Abdul Hamid Khan II bin Abdul Majid Khan. Ia adalah putra Abdul Majid   dari istri keduanya. Ibunya meninggal saat ia berusia 7 tahun.</p>
<p>Sultan menguasai bahasa Turki, Arab, dan Persia. Senang membaca dan   bersyair. Pada 41 Agustus 1876 (1293 H), Sultan Abdul Hamid dibaiat   sebagai Khalifah di tengah-tengah merosotnya pemahaman kaum Muslim akan   Islam.</p>
<p>Kebodohan itu membuat umat tidak tahu lagi mana kawan dan mana lawan.   Tidak sedikit yang terkecoh dan bersekutu dengan penjajah termasuk   penjajah Zionis Yahudi yang ngebet ingin mencaplok Palestina. Pada 1892   misalnya, sekelompok Yahudi Rusia memohon kepada Sultan untuk tinggal  di  Palestina.</p>
<p>Permohonan itu dijawab Sultan dengan tegas. “Pemerintah Ustmaniyyah   memberitahukan kepada segenap kaum Yahudi yang ingin hijrah ke Turki,   bahwa mereka tidak akan diizinkan menetap di Palestina”. Mendengar   jawaban seperti itu kaum Yahudi terpukul berat sehingga duta besar   Amerika turut campur tangan.</p>
<p>Empat tahun kemudian, konseptor Der Judenstaat  (Negera Yahudi)   Theodor Hertzl, memberanikan diri menemui Sultan Abdul Hamid sambil   meminta izin mendirikan gedung di al Quds, Palestina.</p>
<p>Permohonan itu dijawab sultan “Sesungguhnya Khilafah Utsmaniyyah ini   adalah milik kaum Muslim. Mereka tidak akan menyetujui permintaan itu.   Sebab itu simpanlah kekayaan kalian itu dalam kantong kalian sendiri.”</p>
<p>Melihat keteguhan Sultan, mereka kemudian melakukan konferensi Basel   di Swiss, pada 29-31 Agustus 1897 dalam rangka merumuskan strategi baru   menghancurkan Khilafah.</p>
<p>Karena gencarnya aktivitas Yahudi Zionis akhirnya Sultan pada tahun   1900 mengeluarkan keputusan pelarangan atas rombongan peziarah Yahudi ke   Palestina untuk tinggal di sana lebih dari tiga bulan. Paspor Yahudi   harus diserahkan kepada petugas khilafah terkait.</p>
<p>Dan pada tahun 1901 Sultan mengeluarkan keputusan mengharamkan penjualan tanah kepada Yahudi di Palestina.</p>
<p>Pada tahun 1902, Hertzl berupaya menyogok Sultan. Sogokan itu di antaranya berupa:</p>
<p>1. Seratus lima puluh juta poundsterling (uang emas Inggris) khusus untuk Sultan;</p>
<p>2. Membayar semua utang pemerintah yang diwariskan khalifah sebelumnya yang  mencapai 33 juta poundsterling;</p>
<p>3. Membangun kapal induk untuk pemerintah dengan biaya 120 juta Franc;</p>
<p>4. Memberi pinjaman 5 juta poundsterling tanpa bunga; dan</p>
<p>5. Membangun Universitas Utsmaniyyah di Palestina.</p>
<p>Semuanya ditolak Sultan, bahkan Sultan tidak mau menemui Hertzl,   diwakilkan kepada Tahsin Basya, perdana menterinya, sambil mengirim   pesan,</p>
<p>“Nasihati Mr Hertzl agar jangan meneruskan rencananya. Aku tidak akan   melepaskan walaupun sejengkal tanah ini (Palestina), karena ia bukan   milikku. Tanah itu adalah hak umat Islam. Umat Islam telah berjihad demi   kepentingan tanah ini dan mereka telah menyiraminya dengan darah   mereka. Yahudi silakan menyimpan harta mereka. Jika Khilafah Utsmaniyah   dimusnahkan pada suatu hari, maka mereka boleh mengambil Palestina  tanpa  membayar harganya. Akan tetapi, sementara aku masih hidup, aku  lebih  rela menusukkan pedang ke tubuhku daripada melihat Tanah  Palestina  dikhianati dan dipisahkan dari Khilafah Islamiyah. Perpisahan  adalah  sesuatu yang tidak akan terjadi. Aku tidak akan memulai  pemisahan tubuh  kami selagi kami masih hidup.”</p>
<p>Ya ketegasan seperti itulah yang tidak dimiliki para penguasa negeri   Muslim saat ini. Padahal saat itu kondisi pemerintahan Sultan Abdul   Hamid dalam keadaan genting karena sebagian besar aparatnya ternyata   telah menjadi antek penjajah. Para antek ini tergabung dalam Turki Muda   yang dimotori oleh Mustafa Kemal Pasha Laknatullah.</p>
<p>Sehingga alih-alih membela Sultan, mereka malah bekerja sama dengan   Kerajaan Protestan Inggris dan sekutunya untuk menggulingkan Sultan.</p>
<p>Tidak henti-hentinya kaum Yahudi dengan Zionisme melancarkan gerakan   untuk menumbangkan Sultan. Dengan menggunakan jargon-jargon liberation   (liberalisasi), freedom (kebebasan), dan sebagainya, mereka menyebut   pemerintahan Abdul Hamid II sebagai Hamidian Absolutism (pemerintah   diktator Hamid), dan sebagainya.</p>
<p><strong><br />
Dikudeta</strong></p>
<p>Malam itu, 27 April 1909 Sultan Abdul Hamid dan keluarganya   kedatangan beberapa orang tamu tak diundang. Kedatangan mereka ke Istana   Yildiz menjadi catatan sejarah yang tidak akan pernah terlupakan.</p>
<p>Mereka mengatasnama-kan perwakilan 240 anggota Parlemen Utsmaniyyah,   di bawah tekanan Turki Muda, yang setuju penggulingan Abdul Hamid II   dari kekuasaannya. Senator Syeikh Hamdi Afandi Mali mengeluarkan fatwa   tentang penggulingan tersebut dan akhirnya disetujui oleh anggota senat   yang lain.</p>
<p>Fatwa tersebut terlihat sangat aneh dan setiap orang pasti mengetahui   track record perjuangan Abdul Hamid II bahwa fatwa tersebut   bertentangan dengan realitas di lapangan.</p>
<p>Keempat utusan itu adalah Emmanuel Carasso, seorang Yahudi warga   Italia dan wakil rakyat Salonika (Thessaloniki) di Parlemen Utsmaniyyah   (Meclis-i Mebusan) melangkah masuk ke istana Yildiz. Turut bersamanya   adalah Aram Efendi, wakil rakyat Armenia, Laz Arif Hikmet Pasha, anggota   Dewan Senat yang juga panglima militer Utsmaniyyah, serta Arnavut Esat   Toptani, wakil rakyat daerah Daraj di Meclis-i Mebusan.</p>
<p>Mereka mengkudeta Sultan. “Negara telah memecat Anda!” Esat Pasha   memberitahu kedatangannya dengan nada angkuh. Kemudian satu persatu   wajah anggota rombongan itu diperhatikan dengan seksama oleh Sultan.</p>
<p>“Negara telah memecatku, itu tidak masalah,… tapi kenapa kalian   membawa serta Yahudi ini masuk ke tempatku?” Spontan Sultan marah besar   sambil menudingkan jarinya kepada Emmanuel Carasso.</p>
<p>Sultan memang kenal benar siapa Emmanuel Carasso itu. Dialah yang   bersekongkol bersama Herzl ketika ingin mendapatkan izin menempatkan   Yahudi di Palestina.</p>
<p>Singkat kata, Sultan pun diasingkan ke Salonika, Yunani. Hingga ia   menghembuskan nafas terakhir dalam penjara Beylerbeyi pada 10   Februari1918.</p>
<p>Kepergiannya diratapi seluruh penduduk Istanbul. Mereka baru sadar   karena kebodohan mereka membiarkan Khilafah Utsmaniyyah dilumpuhkan   setelah pencopotan jabatan khilafahnya.</p>
<p>Akibatnya fatal, tahun 1924, runtuhlah institusi yang menaungi kaum   Muslim tersebut sehingga pada 1948 berdirilah negara ilegal Israel di   tempat Nabi Muhammad SAW mikraj.</p>
<p>Sepeninggal pemimpin umat yang dikhianati itu, lahirlah lebih dari 50   penguasa negeri Islam yang menghianati umat. Dengan dalih Hukum    Internasional, mereka tidak mau mengerahkan tentaranya untuk berperang   melawan kebiadaban Zionis Israel. [MU]</td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2010/09/sultan-abdul-hamid-ii-pemimpin-amanah-yang-dikhianati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Hajar Aswad</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2010/03/rahasia-hajar-aswad/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2010/03/rahasia-hajar-aswad/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 08:40:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[batu hajar aswad]]></category>
		<category><![CDATA[batu hitam]]></category>
		<category><![CDATA[batu surga]]></category>
		<category><![CDATA[hajar aswad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=601</guid>
		<description><![CDATA[Hajar Aswad adalah “batu hitam” yang terletak di sudut sebelah Tenggara Ka’bah, yaitu sudut darimana Tawaf dimulai. Hajar Aswad merupakan jenis batu ‘RUBY’ yang diturunkan Allah dari surga melalui malaikat Jibril. Hajar Aswad terdiri dari delapan keping yang terkumpul dan diikat dengan lingkaran perak. Batu hitam itu sudah licin karena terus menerus di kecup, dicium [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hajar Aswad</strong> adalah <strong>“batu hitam”</strong> yang terletak di sudut sebelah Tenggara Ka’bah, yaitu sudut darimana  Tawaf dimulai. Hajar Aswad merupakan jenis batu ‘<strong>RUBY</strong>’  yang diturunkan Allah dari surga melalui malaikat Jibril.</p>
<p><strong>Hajar Aswad</strong> terdiri dari delapan keping yang  terkumpul dan diikat dengan lingkaran perak. Batu hitam itu sudah licin  karena terus menerus di kecup, dicium dan diusap-usap oleh jutaan bahkan  milyaran manusia sejak Nabi Adam, yaitu jamaah yang datang ke  Baitullah, baik untuk haji maupun untuk tujuan Umrah. Harap dicatat  bahwa panggilan Haji telah berlangsung sejak lama yaitu sejak Nabi Adam  AS. Bahkan masyarakat Jahilliah yang musyrik dan menyembah berhala pun  masih secara setia melayani jemaah haji yang datang tiap tahun dari  berbagai belahan dunia.</p>
<p>Nenek moyang Rasulullah, termasuk kakeknya Abdul Muthalib adalah para  ahli waris dan pengurus Ka’bah. Atau secara spesifik adalah penanggung  jawab air zamzam yang selalu menjadi primadona dan incaran para jemaah  haji dan para penziarah. Hadist Sahih riwayat Tarmizi dan Abdullah bin  Amir bin Ash mengatakan bahwa Rasul SAW bersabda :</p>
<p>Satu riwayat Sahih lainnya menyatakan:<br />
“<strong> Rukun (HajarAswad) dan makam (Batu/Makam Ibrahim) berasal dari  batu-batu ruby surga yang kalau tidak karena sentuhan dosa-dosa manusia  akan dapat menyinari antara timur dan barat. Setiap orang sakit yang  memegangnya akan sembuh dari sakitnya”</strong></p>
<p>Hadist Sahih riwayat Imam Bathaqie dan Ibnu ‘Abas RA, bahwa Rasul SAW  bersabda:<br />
“Allah akan membangkitkan Al-Hajar (Hajar Aswad) pada hari kiamat. Ia  dapat melihat dan dapat berkata. Ia akan menjadi saksi terhadap orang  yang pernah memegangnya dengan ikhlas dan benar”.</p>
<p>Hadis Siti Aisyah RA mengatakan bahwa Rasul SAW bersabda:<br />
<strong>“Nikmatilah (peganglah) Hajar Aswad ini sebelum diangkat (dari  bumi). Ia berasal dari surga dan setiap sesuatu yang keluar dari surga  akan kembali ke surga sebelum kiamat”.</strong></p>
<p>Berdasarkan bunyi Hadist itulah antara lain maka setiap jamaah haji  baik yang mengerti maupun tidak mengerti akan senantiasa menjadikan  Hajar Aswad sebagai ‘target’ berburu …. saya harus menciumnya. <strong>Mencium  Hajar Aswad!!!.</strong><br />
Tapi apa bisa? Dua juta jemaah, datang dimusim haji secara bersamaan dan  antri untuk keperluan dan target yang sama. Begitu padatnya, maka anda  harus rela dan ikhlas untuk hanya bisa memberii <strong>‘kecupan’</strong> jarak jauh sembari melafaskan basmalah dan takbir: <strong>Bismillah  Wallahu Akbar.</strong></p>
<p>Hadis tersebut mengatakan bahwa disunatkan membaca do’a ketika hendak  istilam (mengusap) atau melambainya pada permulaan thawaf atau pada  setiap putaran, sebagai mana, diriwayatkan oleh Ibnu Umar RA. Artinya:<br />
<strong>“Bahwa Nabi Muhammad SAW datang ke Ka’bah lalu diusapnya Hajar  Aswad sambil membaca Bismillah Wallahu Akbar”.</strong></p>
<p>Lanjutannya dikisahkan bahwa batu hitam tersebut pernah terkubur  pasir selama beberapa waktu.</p>
<p><strong>RIWAYATNYA</strong><br />
Dalam riwayat lanjutannya bahwa batu hitam  tersebut  pernah terkubur  pasir selama beberapa lama<strong> </strong>dan secara ajaib  ditemukan  kembali oleh Nabi Ismail AS ketika ia berusaha mendapatkan batu tambahan  untuk menutupi dinding Ka’bah yang masih sedikit kurang. Batu yang  ditemukan inilah rupanya yang sedang dicari oleh Nabi Ibrahim AS, yang  serta merta sangat gembira dan tak henti-hantinya menciumi batu  tersebut. Bahkan, ketika sudah tiba dekat ka’bah, batu itu tak segera  diletakan di tempatnya. Nabi Ibrahim AS dan Ismail AS menggotong batu  itu sambil memutari Ka’bah tujuh putaran.</p>
<p><strong>DIANGKUT DENGAN SORBAN MUHAMMAD</strong><br />
Diantara peristiwa penting yang berkenaan dengan batu ini adalah yang  terjadi pada tahun 16 sebelum Hijrah (<strong>606 M</strong>) yaitu  ketika suku Quraisy melakukan pemugaran Ka’bah. Pada saat itu hampir  saja terjadi pertumpahan darah yang hebat karena sudah lima hari lima  malam mereka dalam situasi gawat, karena keempat kabilah dalam suku  Quraisy itu terus bersitegang ngotot pada pendapat dan kehendak  masing-masing siapa yang mengangkat dan meletakkan kembali  batu ini  ketempat semula karena pemugaran Ka’bah sudah selesai.</p>
<p>Akhirnya muncul usul dari Abu Umayyah bin Mughirah Al-Mukhzumi yang  mengatakan<br />
”Alangkah baiknya kalau keputusan ini kita serahkan kepada orang yang  pertama kali masuk masjid pada hari ini.”</p>
<p>Pendapat sesepuh Quraisy Abu Umayyah ini disepakati. Dan ternyata  orang pertama masuk pada hari itu adalah Muhammad bin Abdullah yang  waktu itu masih berusia 35 tahun. Menjadi rahasia umum pada masa itu  bahwa akhlak dan budi pekerti Muhammad telah terkenal jujur dan bersih  sehingga dijuluki Al-Amin (orang yang terpercaya).</p>
<p>Muhammad muda yang organ tubuhnya yaitu HATI-nya pernah dibersihkan  lewat operasi oleh Malaikat, memang sudah dikenal luas tidak pernah  bohong dan tidak pernah ingkar janji. Lalu apa jawaban dan tindakan  Muhammad terhadap usul itu?</p>
<p>Muhammad menuju tempat pernyimpanan Hajar Aswad itu lalu  membentangkan sorbannya dan meletakkan batu mulia itu ditengah-tengah  sorban kemudian meminta satu  orang wakil dari masing-masing kabilah  yang sedang bertengkar untuk memegang sudut sorban itu dan bersama-sama  menggotongnya kesudut dimana batu itu hendak diletakkan. Supaya adil,  Muhammad pulalah yang memasang batu itu ketempat semula. <strong> </strong></p>
<p><strong>RAHASIA HAJAR AL-ASWAD</strong></p>
<p>Kita semua tahu bahwa Hajar Aswad hanyalah batu yang tidak memberikan  mudorat atau manfaat, begitu juga dengan Ka’bah, ia hanyalah bangunan  yang terbuat dari batu. Akan tetapi apa yang kita lakukan dalam prosesi  ibadah haji tersebut adalah sekedar mengikuti ajaran dan sunnah Nabi  SAW. Jadi apa yang kita lakukan bukanlah menyembah Batu, dan tidak juga  menyembah Ka’bah.</p>
<p>Umar bin Khatab berkata <em>“Aku tahu bahwa kau hanyalah batu,  kalaulah bukan karena aku melihat kekasihku Nabi SAW menciummu dan  menyentuhmu, maka aku tidak akan menyentuhmu atau menciummu” </em></p>
<p>Allah memerintahkan kita untuk Thawaf mengelilingi Ka’bah dan Dia  pula yang telah memerintahkan untuk mencium Hajar Aswad. Rasulullah juga  melakukan itu semua, dan tentu saja apa yang dilakukan oleh beliau  pastilah berasal dari Allah, sebagaimana yang terdapat dalam firmanNya :  <em>“Dan tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya.  Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (QS. An-Najm :  53 ) “.</em></p>
<p><em></em>Hajar Aswad berasal dari surga. Batu ini pula yang menjadi  fondasi pertama bangunan Ka’bah, dan ia menghitam akibat banyaknya dosa  manusia yang melekat disana pada saat mereka melakukan pertaubatan.  Tidakkah orang yang beriman merasa malu, jika hati mereka menghitam  akibat dosa yang telah dilakukan. Rasulullah bersabda “Ketika Hajar  Aswad turun, keadaannya masih putih, lebih putih dari susu, lalu ia  menjadi hitam akibat dosa-dosa anak Adam (HR Tirmidzi).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2010/03/rahasia-hajar-aswad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keagungan Khilafah: Fakta Sejarah</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2009/10/keagungan-khilafah-fakta-sejarah-2/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2009/10/keagungan-khilafah-fakta-sejarah-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 02:41:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[daulah islam]]></category>
		<category><![CDATA[khilafah]]></category>
		<category><![CDATA[khilafah islamiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=406</guid>
		<description><![CDATA[Tidak dipungkiri (kecuali oleh mereka yang percaya ilusi), saat wafat, salah satu &#8216;harta ber-harga&#8217; yang diwariskan Baginda Rasulullah SAW kepada umat ini adalah Daulah Islam (Negara Islam)., yang kemudian dikenal dengan Khilafah Islam. Dalam Negara Islamlah, penerapan Islam betul-betul nyata, dan Islam berkembang pesat sekaligus menguasai seluruh jazirah Arab. Negara semacam inilah yang kemudian diwarisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak dipungkiri (kecuali oleh mereka yang percaya ilusi), saat wafat, salah satu &#8216;harta ber-harga&#8217; yang diwariskan Baginda Rasulullah SAW kepada umat ini adalah Daulah Islam (Negara Islam)., yang kemudian dikenal dengan Khilafah Islam. Dalam Negara Islamlah, penerapan Islam betul-betul nyata, dan Islam berkembang pesat sekaligus menguasai seluruh jazirah Arab. Negara semacam inilah yang kemudian diwarisi Khalifah Abu Bakar ra., sesaat setelah Baginda Nabi SAW wafat. Pada masa kepemimpinan Khalifah Abu Bakar ra, Islam semakin menyebar ke luar jazirah Arab.</p>
<p>Setelah Abu Bakar ra wafat, Umar bin al-Khaththab ra diangkat menjadi khalifah. Pada masanya, Kota Damaskus (Syria) berhasil dikuasai. Pasukan Muslim berhasil menembus benteng Aleppo. Kaisar Herak-lius terpaksa mundur ke Konstantinopel meninggalkan seluruh wilayah Syria yang telah lima abad dikuasai Romawi.</p>
<p>Penguasa Yerusalem juga menyerah. Khalifah Umar ra. lalu berangkat ke Yerusalem. Kaum Gereja Syria dan Gereja Kopti-Mesir bahkan begitu mengharapkan kedatangan Islam. Sebab, semasa kekuasaan Romawi mereka sangat ter-tindas.</p>
<p>Islam segera menyebar dengan cepat ke arah Memphis (Kairo), Iskandariah hingga Tripoli. Ke wilayah Timur, pasukan Muslim juga merebut Ctesiphon, pusat Ke-rajaan Persia pada 637 Masehi. Dari Persia, Islam menyebar ke wilayah Asia Tengah; mulai Turkmenistan, Azerbaijan bahkan ke timur ke wilayah Afganistan sekarang.</p>
<p>Tibalah Utsman bin Affan ra. diang-kat sebagai khalifah berikutnya setelah Umar ra. wafat. Untuk pertama kalinya, Islam mempunyai armada laut yang tangguh. Muawiyah bin Abu Sufyan yang menguasai wilayah Syria, Palestina dan Libanon membangun armada itu. Sekitar 1.700 kapal dipakainya untuk mengem-bangkan wilayah ke pulau-pulau di Laut Tengah. Siprus, Pulau Rodhes digempur. Konstantinopel pun sempat dikepung.</p>
<p>Berikutnya, penerus Khalifah Utsman ra., adalah Khilafah Ali bin Abi Thalib ra. Pada masanya, meski sempat dilanda &#8216;krisis politik&#8217;, Islam dan kekuasaannya semakin mantap.</p>
<p><strong>Kekhilafahan Umayah (661-750 M)</strong></p>
<p>Pada masa Muawiyah, kekuasaan melebar ke Barat hingga Tunisia yang berada di seberang Italia. Di Timur, wilayah kekuasaan telah menjangkau seluruh tanah Afganistan sekarang. Wilayah Asia Tengah seperti Bukhara, Khawarizm, Ferghana hingga Samarkand mereka kuasai. Pasukan Umayah bahkan menjangkau wilayah Sind dan Punyab di India dan Pakistan.</p>
<p>Dengan rentang wilayah kekuasaan yang sangat luas pada abad ke-8 M ter-sebut, saat itu Kekhilafahan Islam meru-pakan kekuasaan yang paling besar di dunia, mengalahkan kekuasaan besar lain-nya, yakni Dinasti Tang di wilayah Cina dan Kerajaan Romawi yang berpusat di Kons-tantinopel.</p>
<p>Pada masa ini pula, Khalifah Umar bin Abdul Aziz (717-720) berhasil mensejah-terakan seluruh rakyatnya tanpa kecuali. Saat itu, tidak ada seorang pun yang mau menerima pembagian harta zakat.</p>
<p><strong>Daulah Abbasiyah (750-1258 M)</strong></p>
<p>Pada masa ini, Baghdad dibangun sebagai pusat peradaban. Sains dan teknologi berkembang pesat. Kemak-muran masyarakat terwujud pada masa Khalifah Al-Mahdi (775-785). Program irigasi berhasil meningkatkan produksi pertanian berlipat kali. Jalur perdagangan dari Asia Tengah dan Timur hingga Eropa melalui wilayah Kekhalifahan Abbasiyah berjalan pesat. Pertambangan emas, perak, besi dan tembaga berjalan dengan baik. Basrah di Teluk Persia tumbuh menjadi satu pelabuhan terpenting di dunia.</p>
<p>Puncak peradaban Islam terjadi pada masa Harun ar-Rasyid (786-809 M). Bukan hanya kemakmuran masyarakat yang di-capai, namun juga pendidikan, kebu-dayaan, sastra dan lain-lain.</p>
<p>Masa keemasan ini dilanjutkan oleh Al-Ma&#8217;mun (813-833). Dia mendirikan ba-nyak sekolah. Ia mendirikan pula &#8220;Bait Al-Hikmah&#8221;, perpustakaan sekaligus pergu-ruan tinggi. Hingga Khalifah al-Mutawakkil (847-861).</p>
<p>Pada awal masa Bani Buwaih (945-1055), kemakmuran kembali berkembang di wilayah Kekhalifahan Abbasiyah. Banyak intelektual bermunculan, sebagian besar-nya bahkan menjadi rujukan di Barat sampai Abad 19.</p>
<p>Pada tahun 1065 dibangun Univer-sitas Nizhamiyah di Baghdad. Inilah yang disebut model pertama universitas yang kini dikenal dunia. Di berbagai kota di Irak dan Khurasan didirikan cabang universitas ini. Pengetahuan berkembang sangat pesat. Banyak intelektual lahir pada masa ini.</p>
<p>Secuil kisah sukses Negara Islam atau Khilafah Islam itu benar-benar nyata, bukan ilusi, kecuali bagi mereka yang buta sejarah, atau mungkin buta mata hatinya. <em>Wallâhu a&#8217;lam bi ash-Shawâb</em>. []</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2009/10/keagungan-khilafah-fakta-sejarah-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Masjidil Haram</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2009/04/377/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2009/04/377/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 07:16:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[hajar aswad]]></category>
		<category><![CDATA[ka'bah]]></category>
		<category><![CDATA[mekkah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[“Sesungguhnya rumah yang mula-mula di bangun untuk tempat beribadat manusia ialah Baitullah yang di Makkah yang di-berkahi” al- Imran, ayat 96. Ka’bah adalah bangunan suci Muslimin yang terletak di kota Mekkah di dalam Masjidil Haram. ia merupakan bangunan yang dijadikan patokan arah kiblat atau arah sholat bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain itu, merupakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Sesungguhnya rumah yang mula-mula di bangun untuk tempat beribadat manusia ialah Baitullah yang di Makkah yang di-berkahi” al- Imran, ayat 96.</p>
<p><img class="alignright" src="http://www.suaramedia.com/eng/images/stories/harom.jpg" alt="" width="144" height="168" />Ka’bah adalah bangunan suci Muslimin yang terletak di kota Mekkah di dalam Masjidil Haram. ia merupakan bangunan yang dijadikan patokan arah kiblat atau arah sholat bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain itu, merupakan bangunan yang wajib dikunjungi atau diziarahi pada saat musim haji dan umrah.<img class="alignleft" src="http://hasanalsaggaf.files.wordpress.com/2008/06/kabah-musyarafadoc_page_1.jpg?w=295&amp;h=299" alt="" width="295" height="382" /></p>
<p>Ka’bah berbentuk bangunan kubus yang berukuran 12 x 10 x 15 meter (Lihat foto berangka Ka’bah). Ka’bah disebut juga dengan nama Baitallah atau Baitul Atiq (rumah tua) yang dibangun dan dipugar pada masa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail setelah Nabi Ismail berada di Mekkah atas perintah Allah. Kalau kita membaca Al-Qur’an surah Ibrahim ayat 37 yang berbunyi “Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur”, kalau kita membaca ayat di atas, kita bisa mengetahui bawah Ka’bah telah ada sewaktu Nabi Ibrahim as menempatkan istrinya Hajar dan bayi Ismail di lokasi tersebut. Jadi Ka’bah telah ada sebelum Nabi Ibrahim menginjakan kakinya di Makkah.</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 168px"><img src="http://hasanalsaggaf.files.wordpress.com/2008/06/1403480117_88178b4d3b_m.jpg?w=225&amp;h=147" alt="" width="158" height="105" /><p class="wp-caption-text">Kelambu Ka&#39;bah</p></div>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 164px"><img src="http://hasanalsaggaf.files.wordpress.com/2008/06/615851182_02d10a8622_m.jpg?w=192&amp;h=147" alt="" width="154" height="115" /><p class="wp-caption-text">Dalam Ka&#39;bah</p></div>
<p>Pada masa Nabi saw berusia 30 tahun, pada saat itu beliau belum diangkat menjadi rasul, bangunan ini direnovasi kembali akibat bajir yang melanda kota Mekkah pada saat itu. Sempat terjadi perselisihan antar kepala suku atau kabilah ketika hendak meletakkan kembali Hajar Aswad namun berkat hikmah Rasulallah perselisihan itu berhasil diselesaikan tanpa kekerasan, tanpa pertumpahan darah dan tanpa ada pihak yang dirugikan.</p>
<p>Pada zaman Jahiliyyah sebelum diangkatnya Rasulallah saw menjadi Nabi sampai kepindahannya ke kota Madinah, ka’bah penuh dikelilingi dengan patung patung yang merupakan Tuhan bangsa Arab padahal Nabi Ibrahim as yang merupakan nenek moyang bangsa Arab mengajarkan tidak boleh mempersekutukan Allah, tidak boleh menyembah Tuhan selain Allah yang Tunggal, tidak ada yang menyerupaiNya dan tidak beranak dan diperanakkan. Setelah pembebasan kota Makkah, Ka’bah akhirnya dibersihkan dari patung patung tanpa kekerasan dan tanpa pertumpahan darah.</p>
<p><img class="alignleft" title="Banjir di Kabah Tahun1941" src="http://hasanalsaggaf.files.wordpress.com/2008/06/d8b3d986d987-1365d987d8acd8b1d98a.jpg?w=264&amp;h=171" alt="" width="264" height="170" />Selanjutnya bangunan ini diurus dan dipelihara oleh Bani Sya’ibah sebagai pemegang kunci ka’bah (lihat foto kunci ka’bah) dan administrasi serta pelayanan haji diatur oleh pemerintahan baik pemerintahan khalifah Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Muawwiyah bin Abu Sufyan, Dinasti Ummayyah, Dinasti Abbasiyyah, Dinasti Usmaniyah Turki, sampai saat ini yakni pemerintah kerajaan Arab Saudi yang bertindak sebagai pelayan dua kota suci, Mekkah dan Madinah.<br />
<img class="alignleft" title="Kunci Kabah berada di Museum Istambul" src="http://hasanalsaggaf.files.wordpress.com/2008/06/58685629_36c04750cd.jpg?w=207&amp;h=300" alt="" width="145" height="209" />Pada zaman Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail as pondasi bangunan Ka’bah terdiri atas dua pintu dan letak pintunya terletak diatas tanah, tidak seperti sekarang yang pintunya terletak agak tinggi. Namun ketika Renovasi Ka’bah akibat bencana banjir pada saat Rasulallah saw berusia 30 tahun dan sebelum diangkat menjadi rasul, karena merenovasi ka’bah sebagai bangunan suci harus menggunakan harta yang halal dan bersih, sehingga pada saat itu terjadi kekurangan biaya. Maka bangunan ka’bah dibuat hanya satu pintu serta ada bagian ka’bah yang tidak dimasukkan ke dalam bangunan ka’bah yang dinamakan Hijir Ismail (lihat foto) yang diberi tanda setengah lingkaran pada salah satu sisi ka’bah. Saat itu pintunya dibuat tinggi letaknya agar hanya pemuka suku Quraisy yang bisa memasukinya. Karena suku Quraisy merupakan suku atau kabilah yang sangat dimuliakan oleh bangsa Arab.</p>
<p>Karena agama islam masih baru dan baru saja dikenal, maka Nabi saw mengurungkan niatnya untuk merenovasi kembali ka’bah sehinggas ditulis dalam sebuah hadits perkataan beliau: “Andaikata kaumku bukan baru saja meninggalkan kekafiran, akan Aku turunkan pintu ka’bah dan dibuat dua pintunya serta dimasukkan Hijir Ismail kedalam Ka’bah”, sebagaimana pondasi yang dibangun oleh Nabi Ibrahim”. Jadi kalau begitu Hijir Ismail termasuk bagian dari Ka’bah. Makanya dalam bertoaf kita diharuskan mengelilingi Ka’bah dan Hijir Ismail. Hijir Ismail adalah tempat dimana Nabi Ismail as lahir dan diletakan di pangkuan ibunya Hajar.</p>
<p>Ketika masa Abdurahman bin Zubair memerintah daerah Hijaz, bangunan Ka’bah dibuat sebagaimana perkataan Nabi saw atas pondasi Nabi Ibrahim. Namun karena terjadi peperangan dengan Abdul Malik bin Marwan, penguasa daerah Syam, terjadi kebakaran pada Ka’bah akibat tembakan pelontar (Manjaniq) yang dimiliki pasukan Syam. Sehingga Abdul Malik bin Marwan yang kemudian menjadi khalifah, melakukan renovasi kembali Ka’bah berdasarkan bangunan hasil renovasi Rasulallah saw pada usia 30 tahun bukan berdasarkan pondasi yang dibangun Nabi Ibrahim as. Dalam sejarahnya Ka’bah beberapa kali mengalami kerusakan sebagai akibat dari peperangan dan umur bangunan.</p>
<p>Ketika masa pemerintahan khalifah Harun Al Rasyid pada masa kekhalifahan Abbasiyyah, khalifah berencana untuk merenovasi kembali ka’bah sesuai dengan pondasi Nabi Ibrahim dan yang diinginkan Nabi saw. namun segera dicegah oleh salah seorang ulama terkemuka yakni Imam Malik karena dikhawatirkan nanti bangunan suci itu dijadikan masalah khilafiyah oleh penguasa sesudah beliau dan bisa mengakibatkan bongkar pasang Ka’bah. Maka sampai sekarang ini bangunan Ka’bah tetap sesuai dengan renovasi khalifah Abdul Malik bin Marwan sampai sekarang</p>
<p>Hajar Aswad</p>
<p>Hajar Aswad merupakan batu yang dalam agama Islam dipercaya berasal dari surga. Yang pertama kali meletakkan Hajar Aswad adalah Nabi Ibrahim as. Dahulu kala batu ini memiliki sinar yang terang dan dapat menerangi seluruh jazirah Arab. Namun semakin lama sinarnya semangkin meredup dan hingga akhirnya sekarang berwarna hitam. Batu ini memiliki aroma wangi yang unik dan ini merupakan wangi alami yang dimilikinya semenjak awal keberadaannya. Dan pada saat ini batu Hajar Aswad tersebut ditaruh di sisi luar Ka’bah sehingga mudah bagi seseorang untuk menciumnya. Adapun mencium Hajar Aswad merupakan sunah Nabi saw. Karena beliau selalu menciumnya setiap saat bertoaf. Dan sunah ini diikuti para sahabat beliau dan Muslimin.</p>
<p>Karena agama islam masih baru dan baru saja dikenal, maka Nabi saw mengurungkan niatnya untuk merenovasi kembali ka’bah sehinggas ditulis dalam sebuah hadits perkataan beliau: “Andaikata kaumku bukan baru saja meninggalkan kekafiran, akan Aku turunkan pintu ka’bah dan dibuat dua pintunya serta dimasukkan Hijir Ismail kedalam Ka’bah”, sebagaimana pondasi yang dibangun oleh Nabi Ibrahim”. Jadi kalau begitu Hijir Ismail termasuk bagian dari Ka’bah. Makanya dalam bertoaf kita diharuskan mengelilingi Ka’bah dan Hijir Ismail. Hijir Ismail adalah tempat dimana Nabi Ismail as lahir dan diletakan di pangkuan ibunya Hajar.</p>
<p>Ketika masa Abdurahman bin Zubair memerintah daerah Hijaz, bangunan Ka’bah dibuat sebagaimana perkataan Nabi saw atas pondasi Nabi Ibrahim. Namun karena terjadi peperangan dengan Abdul Malik bin Marwan, penguasa daerah Syam, terjadi kebakaran pada Ka’bah akibat tembakan pelontar (Manjaniq) yang dimiliki pasukan Syam. Sehingga Abdul Malik bin Marwan yang kemudian menjadi khalifah, melakukan renovasi kembali Ka’bah berdasarkan bangunan hasil renovasi Rasulallah saw pada usia 30 tahun bukan berdasarkan pondasi yang dibangun Nabi Ibrahim as. Dalam sejarahnya Ka’bah beberapa kali mengalami kerusakan sebagai akibat dari peperangan dan umur bangunan.</p>
<p>Ketika masa pemerintahan khalifah Harun Al Rasyid pada masa kekhalifahan Abbasiyyah, khalifah berencana untuk merenovasi kembali ka’bah sesuai dengan pondasi Nabi Ibrahim dan yang diinginkan Nabi saw. namun segera dicegah oleh salah seorang ulama terkemuka yakni Imam Malik karena dikhawatirkan nanti bangunan suci itu dijadikan masalah khilafiyah oleh penguasa sesudah beliau dan bisa mengakibatkan bongkar pasang Ka’bah. Maka sampai sekarang ini bangunan Ka’bah tetap sesuai dengan renovasi khalifah Abdul Malik bin Marwan sampai sekarang</p>
<p>Hajar Aswad</p>
<p><img class="alignleft" title="Hajar Aswad" src="http://hasanalsaggaf.files.wordpress.com/2008/06/hajar-aswad2.jpg?w=145&amp;h=181" alt="" width="116" height="162" />Hajar Aswad merupakan batu yang dalam agama Islam dipercaya berasal dari surga. Yang pertama kali meletakkan Hajar Aswad adalah Nabi Ibrahim as. Dahulu kala batu ini memiliki sinar yang terang dan dapat menerangi seluruh jazirah Arab. Namun semakin lama sinarnya semangkin meredup dan hingga akhirnya sekarang berwarna hitam. Batu ini memiliki aroma wangi yang unik dan ini merupakan wangi alami yang dimilikinya semenjak awal keberadaannya. Dan pada saat ini batu Hajar Aswad tersebut ditaruh di sisi luar Ka’bah sehingga mudah bagi seseorang untuk menciumnya. Adapun mencium Hajar Aswad merupakan sunah Nabi saw. Karena beliau selalu menciumnya setiap saat bertoaf. Dan sunah ini diikuti para sahabat beliau dan Muslimin.</p>
<p>Pada awal tahun gajah, Abrahan Alasyram penguasa Yaman yang berasal dari Habsyah atau Ethiopia, membangun gereja besar di Sana’a dan bertujuan untuk menghancurkan Ka’bah, memindahkan Hajar Asswad ke Sana’a agar mengikat bangsa Arab untuk melakukan Haji ke Sana’a. Abrahah kemudian mengeluarkan perintah ekspedisi penyerangan terhadap Mekkah, dipimpin olehnya dengan pasukan gajah untuk menghancurkan Ka’bah. Beberapa suku Arab menghadang pasukan Abrahah, tetapi pasukan gajah tidak dapat dikalahkan.</p>
<p>Begitu mereka berada di dekat Mekkah, Abrahah mengirim utusan yang mengatakan kepada penduduk kota Mekkah bahwa mereka tidak akan bertempur dengan mereka jika mereka tidak menghalangi penghancuran Ka’bah. Abdul Muthalib, kepala suku Quraisyi, mengatakan bahwa ia akan mempertahankan hak-hak miliknya, tetapi Allah akan mempertahankan rumah-Nya, Ka’bah, dan ia mundur ke luar kota dengan penduduk Mekkah lainnya. Hari berikutnya, ketika Abrahah bersiap untuk masuk ke dalam kota, terlihat burung-burung yang membawa batu-batu kecil dan melemparkannya ke pasukan Ethiopia; setiap orang yang terkena langsung terbunuh, mereka lari dengan panik dan Abrahah terbunuh dengan mengenaskan. Kejadian ini diabadikan Allah dalam surah Al-Fil</p>
<p><img class="alignleft" title="Maqom Ibrahim" src="http://hasanalsaggaf.files.wordpress.com/2008/06/makam-ibrahim-1.jpg?w=193&amp;h=141" alt="" width="154" height="115" />Makam Ibrahim bukan kuburan Nabi Ibrahim sebagaimana banyak orang berpendapat. Makam Ibrahim merupakan bangunan kecil terletak di sebelah timur Ka’bah. Di dalam bangunan tersebut terdapat batu yang diturunkan oleh Allah dari surga bersama-sama dengan Hajar Aswad. Di atas batu itu Nabi Ibrahim berdiri di saat beliau membangun Ka’bah bersama sama puteranya Nabi Ismail. Dari zaman dahulu batu itu sangat terpelihara, dan sekarang ini sudah ditutup dengan kaca berbentuk kubbah kecil. Bekas kedua tapak kaki Nabi Ibrahim yang panjangnya 27 cm, lebarnya 14 cm dan dalamnya 10 cm masih nampak dan jelas dilihat orang.</p>
<p><img class="alignleft" title="Multazam" src="http://hasanalsaggaf.files.wordpress.com/2008/06/2442117009_cb4707517f_m.jpg?w=240&amp;h=180" alt="" width="168" height="126" />Multazam terletak antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah berjarak kurang lebih 2 meter. Dinamakan Multazam karena dilazimkan bagi setiap muslim untuk berdoa di tempat itu. Setiap doa dibacakan di tempat itu sangat diijabah atau dikabulkan. Maka disunahkan berdoa sambil menempelkan tangan, dada dan pipi ke Multazam sesuai dengan hadist Nabi saw yang diriwayatkan sunan Ibnu Majah dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash.</p>
<p>Terakhir, saya sangat berharap semoga artikel “Ka’bah” ini bisa membawa mangfaat, menyejukan hati dan menambah semangat kita dalam mengenal dan mencintai rumah Allah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2009/04/377/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Allah SWT Azab Mirza Ghulam Ahmad</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2009/02/allah-swt-azab-mirza-ghulam-ahmad/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2009/02/allah-swt-azab-mirza-ghulam-ahmad/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 03:18:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[azab Allah]]></category>
		<category><![CDATA[hadrat mirza ghulam]]></category>
		<category><![CDATA[mirza ghulam ahmad mati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=340</guid>
		<description><![CDATA[Ajaran Ahmadiyah banyak mendapat penentangan dari para ulama di India. Di antara ulama yang terdepan menentangnya adalah Asy-Syaikh Tsana`ullah Al-Amru Tasri. Karena geram, Ghulam Ahmad akhirnya mengeluarkan pernyataan pada tanggal 15 April 1907 yang ditujukan kepada Asy-Syaikh Tsana`ullah. Namun anehnya tantangan mubahalah ini justru dialami oleh Ghulam ahmad sendiri . Di antara bunyinya: “…Engkau selalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/themes/mirza ghulam.jpg" alt="" width="140" height="168" />Ajaran Ahmadiyah banyak mendapat penentangan dari para ulama di India. Di antara ulama yang terdepan menentangnya adalah Asy-Syaikh Tsana`ullah Al-Amru Tasri. Karena geram, Ghulam Ahmad akhirnya mengeluarkan pernyataan pada tanggal 15 April 1907 yang ditujukan kepada Asy-Syaikh Tsana`ullah. Namun anehnya tantangan mubahalah ini justru dialami oleh Ghulam ahmad sendiri<br />
.<br />
Di antara bunyinya: “…Engkau selalu menyebutku di majalahmu (‘Ahlu Hadits’) ini sebagai orang terlaknat, pendusta, pembohong, perusak… Maka aku banyak tersakiti olehmu… Maka aku berdoa, jika aku memang pendusta dan pembohong sebagaimana engkau sebutkan tentang aku di majalahmu, maka aku akan binasa di masa hidupmu. Karena aku tahu bahwa umur pendusta dan perusak itu tidak akan panjang… Tapi bila aku bukan pendusta dan pembohong bahkan aku mendapat kemuliaan dalam bentuk bercakap dengan Allah, serta aku adalah Al-Masih yang dijanjikan maka aku berdoa agar kamu tidak selamat dari akibat orang-orang pendusta sesuai dengan sunnatullah.</p>
<p>Aku umumkan bahwa jika engkau tidak mati semasa aku hidup dengan hukuman Allah yang tidak terjadi kecuali benar-benar dari Allah seperti mati dengan sakit tha’un, atau kolera berarti AKU BUKAN RASUL DARI ALLAH…</p>
<p>Aku berdoa kepada Allah, wahai penolongku Yang Maha Melihat, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Berilmu, Yang mengetahui rahasia qalbu, bila aku ini adalah pendusta dan perusak dalam pandangan-Mu dan aku berdusta atas diri-Mu malam dan siang hari, ya Allah, maka matikan aku di masa hidup Ustadz Tsana`ullah. Bahagiakan jamaahnya dengan kematianku –Amin–.</p>
<p>Wahai Allah, jika aku benar dan Tsana`ullah di atas kesalahan serta berdusta dalam tuduhannya terhadapku, maka matikan dia di masa hidupku dengan penyakit-penyakit yang membinasakan seperti tha’un dan kolera atau penyakit-penyakit selainnya…. Akhirnya, aku berharap dari Ustadz Tsana`ullah untuk menyebarkan pernyataan ini di majalahnya. Kemudian berilah catatan kaki sekehendaknya. Keputusannya sekarang di tangan Allah.</p>
<p>Penulis, hamba Allah Ash-Shamad, Ghulam Ahmad, Al-Masih Al-Mau’ud. Semoga Allah memberinya afiat dan bantuan. (Tabligh Risalat juz 10 hal. 120)</p>
<p>Apa yang terjadi? Setelah berlalu 13 bulan 10 hari dari waktu itu, justru Ghulam Ahmad yang diserang ajal. Doanya menimpa dirinya sendiri.</p>
<p>Putranya Basyir Ahmad menceritakan: Ibuku mengabarkan kepadaku bahwa Hadrat (Ghulam Ahmad) butuh ke WC langsung setelah makan, lalu tidur sejenak. Setelah itu butuh ke WC lagi. Maka dia pergi ke sana 2 atau 3 kali tanpa memberitahu aku. Kemudian dia bangunkan aku, maka aku melihatnya lemah sekali dan tidak mampu untuk pergi ke ranjangnya. Oleh karenanya, dia duduk di tempat tidurku. Mulailah aku mengusapnya dan memijatnya. Tak lama kemudian, ia butuh ke WC lagi. Tetapi sekarang ia tidak dapat pergi ke WC, karena itu dia buang hajat di sisi tempat tidur dan ia berbaring sejenak setelah buang hajat. Kelemahan sudah mencapai puncaknya, tapi masih saja hendak buang air besar. Diapun buang hajatnya, lalu dia muntah. Setelah muntah, dia terlentang di atas punggungnya, dan kepalanya menimpa kayu dipan, maka berubahlah keadaannya.” (Siratul Mahdi hal. 109 karya Basyir Ahmad)</p>
<p>Mertuanya juga menerangkan: “Malam ketika sakitnya Hadhrat (Ghulam Ahmad), aku tidur di kamarku. Ketika sakitnya semakin parah, mereka membangunkan aku dan aku melihat rasa sakit yang dia derita. Dia katakan kepadaku, ‘Aku terkena kolera.’ Kemudian tidak bicara lagi setelah itu dengan kata yang jelas, sampai mati pada hari berikutnya setelah jam 10 pagi.” (Hayat Nashir Rahim Ghulam Al-Qadiyani hal. 14)</p>
<p>Pada akhirnya dia mati tanggal 26 Mei 1908.</p>
<p>Sementara Asy-Syaikh Tsana`ullah tetap hidup setelah kematiannya selama hampir 40 tahun. Demikianlah Allah Subhanahu wa Ta’ala singkap tabir kepalsuannya dengan akhir kehidupan yang menghinakan, sebagaimana dia sendiri memohonkannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.</p>
<p>Kini siapa yang sadar dan bertobat setelah tersingkap kedustaannya? (dkt)</p>
<p>Wallahu a’lam bish-shawab.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2009/02/allah-swt-azab-mirza-ghulam-ahmad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Lambang Bulan Bintang Dalam Islam</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2009/02/sejarah-lambang-bulan-bintang-dalam-islam/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2009/02/sejarah-lambang-bulan-bintang-dalam-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 08:04:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Lambang bulan bintang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=335</guid>
		<description><![CDATA[Penggunaan simbol bulan bintang terjadi setelah Sultan Memet (Muhammad) II menaklukan konstatinopel pada 1453. Kristen memiliki simbol salib, Yahudi mempunyai bintang Daud, dan Islam identik dengan bulan sabit dan bintang berdimensi lima. Rasanya tidak afdhol jika di puncak kubah atau menara masjid tidak ada bulan bintang. Tidak akan ada yang membantah bahwa keduanya diasosiasikan sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" src="http://tbn2.google.com/images?q=tbn:ZgGee-KKVE9PvM:http://webywebyweby.files.wordpress.com/2008/02/masjid.jpg" alt="" width="137" height="113" />Penggunaan simbol bulan bintang terjadi setelah Sultan Memet (Muhammad) II menaklukan konstatinopel pada 1453.</p>
<p>Kristen memiliki simbol salib, Yahudi mempunyai bintang Daud, dan Islam identik dengan bulan sabit dan bintang berdimensi lima. Rasanya tidak afdhol jika di puncak kubah atau menara masjid tidak ada bulan bintang. Tidak akan ada yang membantah bahwa keduanya diasosiasikan sebagai simbol Islam. Tapi, dari mana asalnya?</p>
<p>Penggunaan simbol bulan bintang berhubungan dengan kekaisaran Ottoman di Turki, atau lebih dikenal dengan Turki Usmani. Dinasti Usman menjadi penguasa Islam dalam 36 generasi, lebih dari enam abad (1299-1922). Usman atau dikenal sebagai Usman I tak adfa hubungannya dengan Khalifah Usman bis Affan RA. Usman adalah pendiri kekaisaran ini. Ayahnya, Urtugul, seorang kepala suku dan penguasa lokal, semacam demag di jawa.</p>
<p>Sebagai suku yang berkelanan dari Asia Tengah selama berabad-abad, oleh kesultanan Saljuk di Anatolia ia diberi wilayah di perbatasan dengan Byzantium.seiring melemahnya kesultanan Saljuk, Usman menyatakan kemerdekaan wilayahnya pada 1299.</p>
<p>Penggunanaan simbol bulan bintang terjadi setelah Sultan Mehmet (Muhammad, red) II, sultan ke-7, menaklukkan konstatinopel pada 1453, ibukota Romawi Timur atau lebih dikenal dengan kekaisaran Bizantium. Negara superpower saat itu yang menetapkan Kristen sebagai agama resmi Negara.</p>
<p>Lambang kota itu adalah bulan dan bintang. Mehmet II mengadopsi simbol Konstatinopel menjadi bendera Ottoman. Nama Konstatinopel pun diganti dengan Istanbul.</p>
<p>Sebelumnya bendera Ottoman hanya segitiga sama kaki yang rebah, yang garis sisi kedua kakinya melengkung. Benderanya berwarna merah. Setelah penaklukan konstatinopel, di tengah bendera itu ditambahi bulan dan bintang berwarna putih. Pada 1844. bentuk bendera Ottoman berubah segiempat.</p>
<p>Bendera ini mengalami modifikasi lagi pada 1922, yang kemudia ditetapkan dalam konstitusi pada 1936, setelah Ottoman jatuh, menjadi bendera seperti sekarang ini yang dipakai oleh turki modern. Bintang dan bulan sabitnya menjadi lebih langsing. Sebelumnya tampak lebih gemuk namun warna dasarnya tetap merah, serta gambar bulan bintangnya tetap putih.</p>
<p><strong>PAGAN DAN KRISTEN</strong></p>
<p>Tak ada catatan yang menerangkan nama asli kota Istanbul hingga bangsa Yunani memberinya nama Byzantium 667 SM. Nama itu dirujuk dari nama satu tokoh dalam mitologi Yunani, yaitu Byaz. Sebagai bangsa pagan, Yunani memberi simbol bulan sabit pada kota itu untuk didedikasikan pada dewa mereka, Dewi Artemis (Dewi Diana) yang bersimbol bulan sabit.</p>
<p>Mereka menaklukan kota itu dengan diterangi cahaya bulan dan catatan lain yang menyebutkan bahwa bulan sabit merupakan simbol Dewi Tnit (Carthagian, Bangsa Phoenioc).</p>
<p>Simbol bulan sabit tetap dipertahankan ketika kota ini direbut bangsa Romawi oleh kaisar Constantine pada 330 M. Nama kota berganti menjadi Nova Rome (Roma Baru) dan menjadi ibukota Romawi, pindah dari Roma di Italia (pada 395, Romawi pecah menjadi Romawi Barat dan Romawi Timur).</p>
<p>Namun setalah raja Constantine wafat, kota ini lebih dikenal dengan nama Konstantinopel (kota Konstantin). Namus kaisar menambah simbol bintang ditengahnya. Bintang disebutkan sebagai simbol perawan suci bunda Maria. Namun catatan lain menyebutkan bahwa simbol bintang dirujuk dari simbol Dewi Ishtar (kata star = bintang dalam bahasa inggris diambil dari nama dewi itu).</p>
<p>Catatan lain menyebutkan bahwa kedua simbol itu telah dipakai bangsa Turki Kuno. Hal ini dibuktikan oleh penemuan artefak yang menggambarkan bulan bintang. Bahkan disebutkan bahwa simbol itu juga digunakan di Sumeria. Simbol itu kemudia diserap bangsa Turki ketika mereka melewati lembah itu dalam perjalanannya dari Asia Tengah – wilayah yang diduga sebagai asal-usul bangsa Turki – menuju Anatolia.</p>
<p>Sedangkan legenda Turki Usmani menyebutkan bahwa simbol-simbol tersebut diambil dari mimpi Usman I. mimpi itu terjadi jauh sebelum ia menjadi raja. Penasihat spiritualnya menyebutkan bahwa mimpi itu menjadi pertanda akan kebesarannya namanya di masa depan.<br />
Mana yang benar? Hingga kini belum ada penelitian yang meyakinkan soal ini. Namun, Ottoman adalah Negeri pertama yang menggunakan simbol tersebut.</p>
<p><strong>HITAM YANG SIMPEL</strong></p>
<p>Lalu, apakah simbol Islam yang asli? Rasulullah Muhammad SAW maupun KhulafaurRasyidin (632-661) tak pernah membuat ketetapan soal itu. Al-Qur’an pun tak pernah membicarakan soal tersebut. Bukti-bukti sejarah menunjukkan bahwa di zaman Rasulullah hanya ada bendera panji-panji perang yang sangat sederhana dengan satu warna: hitam, putih, atau hijau. Di ‘Negara Madinah’ di zaman Khilafah yang empat memiliki simbol berupa bendera persegi empat berwara hitam.</p>
<p>Bendera segi empat warna hjitam juga digunakan Dinasti Umayah di Damaskus (660-750) dan di Kordoba (929-1010), dan Dinasti Abbasiyah di Baghdad (750-1258) maupun di Kairo (1261-1517). Hanya Dinasti Fatimiyah di Kairo (909-1171) yang menggunakan bendera warna hijau.</p>
<p>Jika kita cermati, semua dinasti yang menggunakan simbol yang sangat sederhana itu, Cuma warna yang polos dan tanpa gambar, tulisan atau tanda lainnya, adalah dinasti yang berdarah asal dari tanah Hijaz. Sedangkan kerajaan-kerajaan Islam lainnya seperti Ottoman, Saljuk, Malmuk, Moghul, maupun keajaan-kerajaan Islam Nusantara memiliki bendera yang bergambar.</p>
<p><strong>TAK PERLU DISESALI</strong></p>
<p>Pertanyaannya adalah, apakah penggunaan simbol itu harus dihentikan karena bukan lahir dari tradisi Islam? Ternyata, hasil polling via internet oleh sebuah situs yag masih satu grup dengan The York Times, menyatakan , bahwa 39% tetap ingin menggunakan simbol tersebut. Jauh meninggalkan urutan kedua dan ketiganya: kaligrafi (18%), dan Ka’bah (15%).</p>
<p>Selain itu, seperti kata cendikiawan muslim Prof. Dr. Azyumardi Azra, dalam tradisi Islam simbol simbol bulan bintang memang sangat dominan begitu pula di bidang astronomi Islam. Dalam kalender Hijriyah bulan dijadikan dasar perhitungan astronomis. Sehingga bulan sebagai simbol, bukan matahari. Hal-hal yang bersifat ibadah seperti shalat, penentuan awal puasa, maupun lebaran juga menggunakan bulan sebagai patokannya. Karena itu tahun Islam sebagai tahun Qomariyah, yang artinya bulan. Bukan Syamsiyah (matahari).</p>
<p>Sedangkan teori yang menyebutkan bahwa simbol bulan bintang lahir dari Yunani dan Romawi hanya spekulasi saja. Berbeda dengan tradisi Islam yang sangat kuat dengan bulan. Apalagi simbol bulan bintang sudah diterima secara universal.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2009/02/sejarah-lambang-bulan-bintang-dalam-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>60</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menguak Kebohongan Holocaust Terhadap bangsa Yahudi</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2009/01/menguak-kebohongan-holocaust-terhadap-bangsa-yahudi/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2009/01/menguak-kebohongan-holocaust-terhadap-bangsa-yahudi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 08:37:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Holocaust]]></category>
		<category><![CDATA[israel]]></category>
		<category><![CDATA[kebohongan holocaust]]></category>
		<category><![CDATA[yahudi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Perang Dunia II di wilayah Eropa menimbulkan kerugian dan korban jiwa besar. Pada kurun waktu sejak tahun 1939 hingga tahun 1945, puluhan juta orang tewas dan cidera di Eropa, Asia dan Afrika. Selain itu, banyak fasilitas ekonomi hancur akibat peperangan tersebut. Berbagai peristiwa yang terjadi dalam perang dunia selalu menjadi topik pembahasan para sejarawan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--:en--><img class="alignleft" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:cYJYi68JyUpOSM:http://atlasshrugs2000.typepad.com/atlas_shrugs/images/holocaust4.jpg" alt="" width="128" height="105" />Perang Dunia II di wilayah Eropa menimbulkan kerugian dan korban jiwa besar. Pada kurun waktu sejak tahun 1939 hingga tahun 1945, puluhan juta orang tewas dan cidera di Eropa, Asia dan Afrika. Selain itu, banyak fasilitas ekonomi hancur akibat peperangan tersebut. Berbagai peristiwa yang terjadi dalam perang dunia selalu menjadi topik pembahasan para sejarawan dan analis. Di antara peristiwa yang sangat kontroversial adalah Holocaust, yaitu klaim orang-orang Zionis mengenai aksi pembantaian terhadap enam juta Yahudi oleh pasukan Nazi. Mereka mengklaim bahwa jenazah orang-orang Yahudi tersebut oleh para serdadu Hitler.</p>
<p>Holocaust berarti pembunuhan massal dengan cara membakar. Masalah ini<img class="alignright" src="http://tbn2.google.com/images?q=tbn:sT4WqQS-gmsgQM:http://yuhendrablog.files.wordpress.com/2008/06/holocaust_fig_10.jpg" alt="" width="104" height="122" /> diangkat kembali setelah PD II. Rezim Zionis menggunakan tragedi holocaust sebagai trik untuk menarik perhatian masyarakat internasional dan menggelindingkan propaganda luas dalam hal ini. Berbagai film dan karya buku tentang holocaust diterbitkan.</p>
<p>Saat ini, kamp-kamp penahanan dan penyiksaan orang-orang Yahudi khususnya kamp Auschwitz, menjadi museum untuk umum. Lebih dari 250 museum didirikan di berbagai negara guna mengenang korban Holocaust. Bahkan, di sekolahan di AS dan Eropa tragedi itu juga dijadikan pelajaran sejarah.</p>
<p>Propaganda Rezim Zionis dalam kaitan Holocaust sedemikian gencar sehingga seorang sejarawan Yahudi bernama Alfred M Lilienthal, menyebut propaganda itu dengan “Holocaust Mania”. Upaya terbaru Rezim Zionis adalah dengan menekan Majelis Umum PBB untuk menetapkan tanggal 27 Januari sebagai hari Holocaust yang akan diperingati setiap tahun. (lihat situsnya di www.alfredlilienthal.com</p>
<p>Meski propaganda Holocaust gencar dilakukan, namun banyak sejarawan dan cendikiawan yang meragukan tragedi tersebut. Mereka juga menulis berbagai buku mencantumkan argumen dan bukti-bukti yang mempertanyakan keotetikan tragedi Holocaust. Meskipun demikian, para kritikus tidak mengingkari terjadinya pembunuhan terhadap sejumlah orang-orang Yahudi oleh pasukan Fasis Hitler, dan hal ini dinilai sebagai sebuah tragedi. Namun mereka berpendapat bahwa tragedi itu tidak seperti yang digambarkan oleh Rezim Zionis.</p>
<p><img class="alignleft" src="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:AmRRz8SYMsSk9M:http://shea05.tripod.com/sitebuildercontent/sitebuilderpictures/camp.jpg" alt="" width="97" height="136" />Kritikan pertama yang dilontarkan oleh para cendikiawan adalah bahwa pada perang dunia II jutaan orang dari berbagai etnis dan agama menjadi korban keganasan Nazipro. Namun mengapa yang diekspos secara meluas hanya dikhususkan kepada para korban Yahudi saja? Seorang anggota Komite Pendataan Holocaust AS-Polandia, Rana I.Aloy menyatakan, meski orang-orang Yahudi mengalami penderitaan, namun hal itu juga menimpa orang-orang selain Yahudi. Korban paling banyak pada PD II adalah orang Rusia. Korban tewas di pihak Jerman juga tidak sedikit dengan jumlah mencapai 9 juta orang dan 5,1 juta orang lainnya menjadi tawanan perang. Dengan demikian, pada PD II telah terjadi berbagai pembantaian massal yang dilakukan oleh negara-negara yang mengklaim sebagai negara yang memiliki peradaban tinggi.</p>
<p>Alasan lain yang dikemukakan oleh para pengkritik tragedi Holocaust adalah pada era perang dunia II tidak ada laporan mengenai pembunuhan massal orang-orang yahudi. Dalam laporan Palang Merah Internasional dan perundingan sejumlah pejabat negara penentang Nazi, juga tidak disebutkan keterangan soal pembakaran orang-orang Yahudi oleh Nazi. Sebenarnya, Rezim Zionis terlalu membesar-besarkan tragedi pembantaian orang-orang Yahudi. Bukti lainnya adalah bahwa, dalam dokumen pemerintahan Nazi, Hitler tidak pernah menginstruksikan pembantaian massal terhadap orang-orang Yahudi Yahudi. Bahkan tidak ada catatan mengenai pengalokasian dana besar untuk program tersebut. Karena, program pembantaian enam juta orang Yahudi itu tentu menelan dana besar dan rencana yang matang.</p>
<p><img class="alignright" src="http://tbn2.google.com/images?q=tbn:rEVe-124l_k5_M:http://isurvived.org/Pictures_Isurvived/holocaust-romania.GIF" alt="" width="132" height="71" />Persoalan lain yang menyebabkan tragedi Holocaust itu sulit diterima adalah, Jerman tidak mempunyai fasilitas untuk melakukan pembantaian massal tersebut. Pihak Rezim Zionis mengklaim bahwa, para serdadu Jerman membantai orang-orang Yahudi dengan menggunakan gaz beracun Zyclon-B, dan kemudian membakar janazah mereka kamp konsentrasi. Bagi negara yang sedang dilanda perang besar, melakukan aksi pembantaian massal di negara jajahannya adalah tindakan yang sangat tidak logis dan akan menelan biaya sangat besar. Disamping itu, apa perlunya pasukan Nazi meracuni orang-orang Yahudi terlebih dahulu kemudian membakar jenazah mereka.</p>
<p>Poin lain yang disinggung oleh seorang mantan guru besar universitas di Perancis, Profesor Robert Faurisson adalah, orang-orang Yahudi hanya dijadikan budak di kamp-kamp kosentrasi Nazi. Dan Nazi sama sekali tidak memiliki kepentingan untuk membantai mereka. Karena tindakan tersebut sama halnya dengan membuang tenaga sia-sia.</p>
<p>Prof Faurisson yang telah melakukan penelitian tentang tragedi Holocaust sejak lama itu, dalam sebuah artikel yang dimuat oleh majalah Le Monde Diplomatique, menyebutkan poin penting lainnya soal Holocaust. Menurutnya, jika ada satu orang saja dari keluaga korban Holocaust, ia akan menunjukkan dirinya. Namun, sampai saat ini tak satupun yang mengklaim sebagai anggota keluarga korban Holocaust. Faurisson dan sejumlah orang yang sepaham dengannya menilai tragedi Holocaust sebagai sebuah sebuah dongeng karya orang-orang Zionis. Menurut keterangan para pengamat, ruang-ruang gas yang gencar dipublikasikan oleh Rezim Zionis itu, sebenarnya adalah ruang sterilisasi atau penyemprotan gas anti bakteri pada pakaian dan badan jenazah.</p>
<p>Yang sebenarnya terjadi adalah, pada era PD II khususnya akhir perang tersebut, berbagai penyakit menular seperti wabah dan tipes menjangkiti para tahanan di kamp konsentrasi Nazi. Oleh karena itu, cara antisipasi dan penanganai wabah tersebut adalah dengan menyemprotkan zat anti bakteri dan membakar pakaian serta jenasah yang telah terkontaminasi virus. Dan fenomena ini dipandang sebagai peluang besar bagi orang-orang Zionis untuk mengemukakan fiksi Holocaust.</p>
<p>Kritikan lainnya adalah menyangkut jumlah korban di pihak orang-orang Yahudi yang mencapai enam juta orang. Pihak Zionis mengklaim bahwa jumlah tersebut tidak dapat diragukan lagi. Seorang sejarawan asal Inggris, Doktor David Irwing, dalam bukunya mencantumkan berbagai argumen bahwa aksi pembantaian terhadap enam juta orang Yahudi itu tidak lebih dari sekedar kebohongan besar. Karena, jumlah orang-orang Yahudi di seluruh Eropa pada masa itu tidak mencapai enam juta orang. Apalagi pasukan Nazi tidak sepenuhnya menguasai Eropa. Seorang pengamat Iran, Doktot Muhammad Taqi Pour mengatakan, dari jumlah keseluruhan warga Yahudi Jerman yang mencapai 600 ribu orang, 400 ribu di antaranya atas perintah Hitler telah meninggalkan Jerman sebelum perang dunia II dikobarkan.</p>
<p>Hal lain yang perlu kita cermati adalah sejumlah dokumen menunjukkan hubungan baik orang-orang Zionis dengan para pejabat tinggi Nazi. Pada tahun 1933 yaitu tahun Hitler berkuasa hingga tahun 1941, orang-orang Zionis menjalin hubungan erat dengan Nazi di bidang ekonomi. Hitler yang sangat menentang keberadaan orang-orang Yahudi di Jerman itu, bersama dengan orang-orang Zionis berupaya merelokasi orang-orang Yahudi ke Palestina. Seorang analis Nazi, Alfred Rosenburg, dalam bukunya menulis, Nazi harus mendukung pihak Zionis sehingga setiap tahun orang-orang Yahudi di Jerman dapat dipindahkan ke Palestina.</p>
<p>Meskipun demikian, Rezim Zionis tetap bersikeras mempertahankan klaim mereka soal Holocaust. Rezim Zionis juga berupaya keras menginfiltrasi negara-negara Eropa untuk mencegah segala bentuk penelitian terhadap keotentikan peristiwa Holocaust.</p>
<p>Fenomena Holocaust begitu penting bagi Zionis karena bisa menciptakan opini kemazluman orang-orang Yahudi. Fiksi pembantaian enam juta warga Yahudi oleh Hitler merupakan permainan terpenting Zionis untuk menumbuhkan belas kasih masyarakat dunia kepada orang-orang Yahudi. Oleh karena itu, mereka tidak akan menerima kritik dalam kaitan tragedi tersebut.</p>
<p>Direktur Lembaga Kebebasan Beropini di Kanada mengatakan, “Holocaust telah berubah menjadi sebuah keyakinan. Sebuah keyakinan dirancang untuk orang-orang selain Yahudi, dan siapa pun yang mengingkari tragedi itu akan ditindak seperti seorang yang murtad. Hal ini merupakan langkah yang salah dan menipu menurut akal dan logika. Profesor Robert Farison juga mnyatakan bahwa Holocaust merupakan bom nuklir Zionis.</p>
<p>Hal yang menarik, melalui kekuatan lobinya di Barat Zionis tidak mengizinkan siapa pun untuk menolak kisah tragedi Holocaust. Saat ini di AS dan Eropa, siapa pun tidak boleh menolak tragedi Holocaust, dan akan ditindak jika menolaknya. Ketika AS dan Eropa melakukan propaganda dengan gencar dalam kaitan Holocaust, seorrang analis yang berasal dari Australia, Fredick Toban, menolak tragedi tersebut dan mendapat ganjaran penjara enam bulan. Fredick Toban mengatakan, “Di Eropa, setiap orang bisa menghujat Yesus dan Maryam yang suci, namun tidak dapat mengkritik orang-orang Yahudi dan Holocaust. Sejumlah negara Eropa yang sudah cukup maju bersedia dalam perundangan-undangannya untuk mengatur para penolak Holocaust.</p>
<p>Berdasarkan undang-undang di AS dan Eropa yang bernama Gitto, siapa pun yang menolak Holocaust, akan terhitung sebagai orang yang anti Yahudi dan terkena hukuman. Pernacis yang disebut sebagai negara kebebasan juga tidak terlepas dari belenggu kekuatan lobi Zionis, sehingga harus menerima undang-undang Fabius-Gayssot di tahun 1990. Berdasarkan undang-undang tersebut, setiap orang yang menolak Holocaust dan meragukan kisah tentang terbantainya enam juta orang Yahudi di Eropa, akan dikenai hukuman penjara atau denda. Sikap itu yang tidak selaras dengan kebebasan berpendapat di negara-negara yang membela HAM dan kebebasan merupakan hal yang mengejutkan.</p>
<p>Pada saat yang sama, Barat merupakan negara-negara yang menghargai penelitian ilmiah dan logis, namun tetap akan menindak penentang Holocaust yang berargumentasi dengan bukti-bukti yang valid. Ancaman hukuman bagi para penentang Holocaust mengingatkan pengadilan-pengadilan di abad pertengahan yang menindak terhadap para penentang keyakinan gereja. Pada prinsipnya, larangan keras tersebut ditujukan kepada para penentang, baik menolak maupun meragukan tergedi tersebut. Oleh karena itu, diantara dalih mempertanyakan dan meragukan Holocaust adalah adanya larangan yang kuat untuk menelaah lebih lanjut tragedi tersebut. Jika tragedi pambantaian enam juta warga Yahudi adalah sebuah realitas, tidak semestinya Zionis dan Barat khawatir dengan penelitian lebih lanjut atas tragedi Halocaust. Tentu saja, kekhawatiran mereka ini membuktikan lemahnya argumentasi dan bukti atas tragedi Holocaust. Robert Forison menyatakan, “Sampai saat ini, mereka tidak dapat menjawab argumentasi penolakan kita atas kebenaran tragedi Holocaust, melainkan menyerang kita dengan menyeret kita ke pengadilan, menindak dan menyiksa.”</p>
<p>Oleh karena itu, para analis dan pemikir di Barat yang mengkritik Holocaust,sehingga menerima berbagai ancaman dan tekananan, yang setidaknya dihukum berdasarkan konstitusi miring mengenai Holocaust, menyandang sifat kesatria. Profesor Forison adalah wujud nyata yang berani bersikap kesatria untuk mempertanyakan tragedi Holocaust. Forison yang berkewarganegaraan Inggris dan Perancis adalah seorang sejarawan yang melakukan penelitian tentang Holocaust selama bertahun-tahun, bahkan berhasil mendapatkan sejumlah data terlarang milik Zionis. Namun, ketika beliau mempertanyakan Holocaust dan menolak keberadaan ruangan gas yang ditulis dalam bukunya, “Ruangan Gas: Fiktif atau Nyata,” menyebabkan kemarahan Zionis dan Perancis.</p>
<p>Profesor Forison diberhentikan dari aktivitas mengajar di Universitas Lion di tahun 1978, dan menurut rencana akan diadili di bulan Juni karena wawancaranya dengan Televisi Sahar milik Republik Islam Iran dalam kaitannya dengan Holocaust. Horison dalam wawancara tersebut menyatakan, “Kami para penentang Holocaust tidak diberi hak untuk mencetak dan menyebarkan artikel dan buku. Mereka membakar buku-buku kami dan melarang penerbitannya di luar negeri.”</p>
<p>Profesor Roger Garaudy adalah sosok lain yang menolak kisah tentang Holocaust, sehingga diseret ke pengadilan. Karya besar Garudi yang berjudul “Mitos-mitos Pembangun Politik Israel” juga menghadapi penentangan keras dari kaun Zionis, karena buku tersebut mengungkap kebohongan tragedi Holocaust. Pada akhirnya, Garudi dijatuhi hukuman karena sikapnya menentang undang-undang Fabius-Gayssot. Lagi, kebebasan dan HAM menjadi korban kepentingan Zionis di Eropa.</p>
<p>Ernest Zundel, seorang peneliti asal Jerman masuk dalam daftar para penentang tragedi Holocaust. Sebelum hijrah ke AS, dia bermukim di Kanada. Akibat tekanan dan intimidasi kaum Zionis di Kanada, Zundel terpaksa meninggalkan negara itu. Di AS, kaum Zionis tetap mengejar Zundel, sehingga akhirnya dia ditangkap dan diekstradisi ke Jerman untuk diadili karena keyakinannya yang menentang mitos Holocaust. Tak cuma kalangan peneliti sejarah yang kebebasan pendapatnya terbelunggu. Para anggota parlemen di Eropa juga tak berhak untuk menyuarakan pendapatnya yang menentang kisah pembunuhan massal warga Yahudi pada perang dunia kedua. Bruno Gollnisch, anggota parlemen Eropa asal Prancis termasuk di antara mereka yang menentang kisah Holocaust. Katanya, “Seluruh kisah Holocaust adalah khanyalan otak kotor kaum Zionis.” Akibat pernyataannya itu, Gollnisch kehilangan kekebalan diplomatiknya sehingga memungkinkannya untuk diseret ke pengadilan.</p>
<p>Korban lain dari mitos Holocaust adalah David Irving. Ketenarannya sebagai sejarawan besar Inggris tidak mampu menelamatkannya dari penganiayaan yang dialaminya di Inggris dan negara-negara lain. Ketika berkunjung ke Austria beberapa waktu lalu, Irving dijerat dengan pasal tahun 1989 tentang Holocaust. Irving hanyalah satu dari sederet ilmuan dan cendekiawan yang mengalami nasib buruk dan menyedihkan karena menentang mitos pembunuhan massal kaum Yahudi pada masa perang dunia kedua. Germar Rudolf kimiawan Jerman, Doktor Frederick Toben asal Australia, Louis Marshalko asal Hungaria penulis buku the World Conquerers, Norman G. Finkelstein dosen universitas DePaul Chicago penulis the Holocaust Industry adalah contoh dari puluhan ilmuan dan cendekiawan tersebut.</p>
<p>Mitos Holocaust dimanfaatkan oleh kaum Zionis untuk mengejar kepentingannya di dunia, yang diantaranya adalah untuk membentuk sebuah rezim ilegal di tanah Palestina tahun 1948. Tak syak, tanpa mengumbar isu pembantaian massal umat Yahudi pada masa perang dunia kedua, kaum Zionis tak akan dengan mudah memaksa masyarakat dunia termasuk PBB untuk menerima kehadiran sebuah negara ilegal bernama Israel di negeri Palestina.</p>
<p>Frederick Toben dalam hal ini mengatakan, “Negara Israel dibentuk atas dasar kisah Holocaust. Oleh karena Holocaust adalah kisah bohong, berarti Israel dibangun di atas kebohongan besar.” Kelestarian Israel sangat bergantung pada keyakinan masyarakat Barat akan kebenaran kisah pembunuhan 6 juta warga Yahudi di Eropa oleh Hitler. Berkat kisah ini pula, Israel berhasil meraup ganti rugi yang tidak sedikit dari negara-negara Eropa terutama Jerman.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://tbn2.google.com/images?q=tbn:mvTC08WsUBnMkM:http://media.kiiitv.com/images/holocaust1.jpg" alt="" width="137" height="104" />Singkatnya, Holocaust adalah kisah dusta besar yang diciptakan oleh orang-orang Zionis. Segencar apa pun kaum Zionis mempropagandakan kisah ini untuk menunjukkan ketertindasannya di dunia, suatu hari kebohongan ini akan terungkap. Masyarakat dunia saat ini mulai sadar bahwa Holocaust yang sebenarnya bukan terjadi di Eropa pada masa perang dunia kedua dengan korbannya warga Yahudi, tetapi Holocaust sedang terjadi saat ini. Tempatnya adalah Palestina dan korbannya adalah bangsa Palestina. Pelakunya bukan Hitler, tetapi kaum Zionis.<!--:--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2009/01/menguak-kebohongan-holocaust-terhadap-bangsa-yahudi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>14 Fakta dibalik tragedi Karbala</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2008/12/14-fakta-dibalik-tragedi-karbala/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2008/12/14-fakta-dibalik-tragedi-karbala/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 06:52:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://w4hyuh.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Bertalian dengan Tragedi Karbala, saya ingin mengemukakan titik-titik temu di antara kaum Muslimin berkenaan dengan peristiwa besar ini, sehingga tidak satu pun dari kita yang masih beranggapan bahwa kejadian asyuro hanya berkaitan langsung dengan orang-orang Syiah dan tidak ada titik temu dalam memandang hal ini di antara mazhab lain. Padahal jika kita telusuri maka kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://swaramuslim.net/images/uploads/islam/sirah_islam/Karbala_warrior2.jpg" alt="" width="150" height="180" />Bertalian dengan Tragedi Karbala, saya ingin mengemukakan titik-titik temu di antara kaum Muslimin berkenaan dengan peristiwa besar ini, sehingga tidak satu pun dari kita yang masih beranggapan bahwa kejadian asyuro hanya berkaitan langsung dengan orang-orang Syiah dan tidak ada titik temu dalam memandang hal ini di antara mazhab lain. Padahal jika kita telusuri maka kita temukan banyak kesepakatan dalam melihat perstiwa ini. Titik temu yang saya maksud adalah:</p>
<p><span id="more-53"></span>1-Semua kaum Muslim sepakat bahwa Imam Husain berasal dari keluarga paling terhormat di antara para sahabat. Ayahnya adalah Ali bin Abi Thalib, menantu Nabi saw dan ibunya adalah Fatimah, putri tercinta Rasul saw.</p>
<p>2-Semua sepakat bahwa Imam Husain di samping sahabat besar, juga salah satu ahlul bait Nabi saw yang untuknya surat al Ahzab ayat 33 diturunkan.</p>
<p>3-Semua sepakat bahwa Rasul saw (kakek Imam Husain) sangat mencintai cucunya ini bahkan beliau memanggilnya dengan sebutan “anakku”.</p>
<p>4- Semua sepakat bahwa Nabi saw tidak pernah memuji Yazid dan siapapun yang terlibat dalam pembunuhannya. Bahkan beliau justru mengecam keras dan mengutuk mereka yang membantai cucunya. Sementara Nabi melontarkan minimal puluhan pujian kepada Imam Husain seperti hadis yang mengatakan bahwa “Husain adalah penghulu pemuda surga.”</p>
<p>5-Tidak ada satupun mazhab atau aliran atau bahkan agama manapun yang membenarkan kejahatan perang yang dilakukan tentara Yazid. Misalnya, pemisahan kepala dari badannya, dan pemisahan anggota tubuh lainnya. Perlu dicacat bahwa perihal pemisahan kepala Imam Husain ini sudah menjadi rahasia umum di kalangan para sejarawan manapun, dan tak ada satu pun yang membantahnya. Dan kepala suci ini disodorkan ke hadapan Yazid dan menurut versi sejarah, Yazid memukul kepala yang sering dicium oleh Nabi ini dengan tongkatnya.Kejahatan perang lainnya, tentara Yazid mengharamkan setetes air pun bagi pasukan Imam Husain, bahkan bayi yang mungil pun menjadi korban kebiadaban ini dimana bayi tersebut bukan hanya tidak dihilangkan dahaganya saat ayahnya membanya ke hadapan musuh dengan memelas agar kiranya hati mereka melunak dan memberinya air namun mereka dengan bengis mengakhiri hidup bayi putra cucu Nabi tak berdosa itu dengan lemparan panah yang menembus ulu hatinya.   Dan masih banyak kejahatan-kejahatan perang lainnya yang tidak dapat saya ungkap satu persatu dalam tulisan singkat ini. Untuk lebih jauh, silakan Anda membuka kembali buku-buku sejarah yang mengungkap hal ini.</p>
<p>6-Semua sepakat bahwa peristiwa Asyura adalah fakta dan bukan cerita fiktif.</p>
<p>7- Semua sepakat bahwa Imam Husain bukan berhadapan dengan kaum kafir atau musyrik, namun berhadapan dengan pasukan bergamis, bersorban, bertasbih dan berjenggot lebat (pasukan Muslim).</p>
<p>8-Semua sepakat bahwa jumlah pasukan Imam Husain tidak melebihi 100 orang, dan berhadapan dengan ribuan tentara Yazid.</p>
<p>9-Semua sepakat bahwa bersedih atas tragedi Karbala adalah hal yang lumrah jika melihat kualitas kekejaman yang dilakukan tentara Yazid terhadap Imam Husain dan keluarganya.</p>
<p>10-Semua sepakat bahwa membunuh orang Muslim tanpa alasan yang dibenarkan oleh syariat adalah dosa besar, apalagi bila yang dibunuh adalah cucu tercinta dan keluarga Nabi saw.</p>
<p>11- Semua sepakat bahwa mayat seorang Muslim itu harus disholati dan dikebumikan sesuai dengan tuntutan syariat. Sementara pada tragedi Asyura, sejarah mencatat bahwa mayat Imam Husain dan para keluarganya dan sahabat-sahabat setianya dibiarkan begitu saja dan tidak dikebumikan oleh para pembunuhnya.</p>
<p>12-Semua sepakat bahwa secara riil (pandangan kasat mata) Imam Husain kalah. Sebab, di samping beliau terbunuh, semua pasukannya pun meninggal di Karbala. Namun semua tidak sepakat berkenaan dengan apakah tujuan beliau tercapai atau tidak? Dengan kata lain, apakah beliau secara batin menang? Perlu dicatat bahwa saat keluar menuju Karbala, beliau menegaskan: “Aku keluar bukan sebagai orang yang lalim, tapi aku ingin memperbaiki umat kakekku.”</p>
<p>13-Semua sepakat bahwa beberapa gerakan Islam kontemporer terilhami dan terpengaruh baik secara langsung atau tidak langsung dengan revolusi Imam Husain. Contoh paling pas dan ter-gres adalah kemenangan revolusi Islam Iran dimana sang pemimpinnya, Ayatullah Khomaini menegaskan bahwa revolusi yang diraih masyarakat Iran berangkat dari “semangat Husaini”.</p>
<p>14-Semua sepakat bahwa tawanan perang harus diperlakukan secara terhormat. Sementara sejarah mencatat bahwa pasukan Yazid mengiring para tawanan wanita keluarga Nabi saw secara biadab dan merantai mereka serta menghinakan mereka.[]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2008/12/14-fakta-dibalik-tragedi-karbala/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

