<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>CAHAYA IMAN &#187; Ilmu Pengetahuan</title>
	<atom:link href="http://cahaya-iman.web.id/category/ilmu-pengetahuan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cahaya-iman.web.id</link>
	<description>Menuju Muslim Sejati</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Dec 2011 06:40:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Dibalik Rahasia Kalimat Adzan Shubuh</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2011/06/dibalik-rahasia-kalimat-adzan-shubuh/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2011/06/dibalik-rahasia-kalimat-adzan-shubuh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jun 2011 11:28:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[adzan]]></category>
		<category><![CDATA[kalimat]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia]]></category>
		<category><![CDATA[shubuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=953</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin ada dari pembaca situslakalaka yang kerap kali tak menyadari, apa sebab Allah swt memerintahkan kita bangun pagi dan shalat subuh? Dan mengapa dalam adzan subuh terdengar kalimat yang berbeda, kalimat yang tidak ada pada azan di lain waktu. &#8220;ash shalaatu khairun minan naum&#8221; Jika kita terjemahkan, akan berarti Sholat itu Lebih Baik Daripada Tidur. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin ada dari pembaca situslakalaka yang kerap kali tak menyadari,  apa sebab Allah swt memerintahkan kita bangun pagi dan shalat subuh? Dan  mengapa dalam adzan subuh terdengar kalimat yang berbeda, kalimat yang  tidak ada pada azan di lain waktu.</p>
<p>&#8220;ash shalaatu khairun minan naum&#8221;</p>
<p>Jika kita terjemahkan, akan berarti Sholat itu Lebih Baik Daripada  Tidur. Tetapi coba perhatikan baik baik. Mengapa kalimat itu hanya  dikumandangkan saat adzan subuh saja? Anda benar&#8230;&#8230;..dalam kalimat  itu Allah swt ternyata sedang memberikan isyarat kasih sayangnya pada  kaum muslimin, sebuah isyarat yang sering kita abaikan maknanya, yang  jika kita tangkap isyarat itu kira kira akan berbunyi seperti ini</p>
<p>&#8220;shalat (pada saat) itu lebih baik dari pada tidur&#8221;.</p>
<p>Subhanallah Laa Khaula Wa Laa Quwwata Illa Billaah, Lalu mengapa isyarat  itu justru dikumandangkan hanya pada shalat subuh, tatkala kita semua  sedang terlelap, dan bukan pada adzan untuk shalat lain?.</p>
<p>Pada studi MILIS, studi GISSI 2 dan studi-studi lain di luar negeri,  yang dipercaya sebagai suatu penelitian yang shahih mendapati sebuah  kesimpulan jika puncak terjadinya serangan jantung sebagian besar  dimulai pada jam 6 pagi sampai jam 12 siang.</p>
<p>Mengapa demikian? Karena pada saat itu sudah terjadi perubahan pada  sistem tubuh dimana terjadi kenaikan tegangan saraf simpatis (istilah  Cina:Yang) dan penurunan tegangan saraf parasimpatis (YIN).</p>
<p>Tegangan simpatis yang meningkat akan menyebabkan kita siap tempur,  tekanan darah akan meningkat, denyutan jantung lebih kuat dan  sebagainya.</p>
<p>Pada tegangan saraf parasimpatis yang meningkat maka terjadi penurunan  tekanan darah, denyut jantung kurang kuat dan ritmenya melambat. Terjadi  peningkatan aliran darah ke perut untuk menggiling makanan dan  berkurangnya aliran darah ke otak sehingga kita merasa mengantuk,  pokoknya yang cenderung kepada keadaan istirahat.</p>
<p>Pada pergantian waktu pagi buta (mulai pukul 3 dinihari) sampai siang  itulah secara diam-diam tekanan darah berangsur naik, terjadi  peningkatan adrenalin yang berefek meningkatkan tekanan darah dan  penyempitan pembuluh darah (efek vasokontriksi) dan meningkatkan sifat  agregasi trombosit (sifat saling menempel satu sama lain pada sel  trombosit agar darah membeku) walaupun kita tertidur.</p>
<p>Aneh bukan? Hal ini terjadi pada semua manusia, setiap hari termasuk  anda dan saya maupun bayi anda. Hal seperti ini disebut sebagai ritme  Circardian/Ritme sehari-hari, yang secara kodrati diberikan Allah swt  kepada manusia.</p>
<p>Furgot dan Zawadsky pada tahun 1980 dalam penelitiannya mengeluarkan  sekelompok sel dinding arteri sebelah dalam pada pembuluh darah yang  sedang diselidikinya (dikerok). Pembuluh darah yang normal yang tidak  dibuang sel-sel yang melapisi dinding bagian dalamnya akan melebar bila  ditetesi suatu zat kimia yaitu: Asetilkolin.</p>
<p>Pada penelitian ini terjadi keanehan, dengan dikeluarkannya sel-sel dari  dinding sebelah dalam pembuluh darah itu, maka pembuluh tadi tidak  melebar kalau ditetesi asetilkolin.</p>
<p>Penemuan ini tentu saja menimbulkan kegemparan dalam dunia kedokteran.<br />
&#8220;Jadi itu toh yang menentukan melebar atau menyempitnya pembuluh darah,  sesuatu penemuan baru yang sudah sekian lama, sekian puluh tahun  diteliti tapi tidak ketemu&#8221;.</p>
<p>Penelitian itu segera diikuti penelitian yang lain diseluruh dunia untuk  mengetahui zat apa yang ada didalam sel bagian dalam pembuluh darah  yang mampu mengembangkan/melebarkan pembuluh itu. Dari sekian ribu  penelitian maka zat tadi ditemukan oleh Ignarro serta Murad dan disebut  NO/Nitrik Oksida.</p>
<p>Ketiga penelitian itu Furchgott dan Ignarro serta Murad mendapat hadiah NOBEL tahun 1998.</p>
<p>Zat NO selalu diproduksi, dalam keadaan istirahat tidur pun selalu  diproduksi, namun produksi dapat ditingkatkan oleh obat golongan  Nifedipin dan nitrat dan lain-lain tetapi juga dapat ditingkatkan dengan  bergerak, dengan olahraga.</p>
<p>Efek Nitrik oksida yang lain adalah mencegah kecenderungan membekunya  darah dengan cara mengurangi sifat agregasi/sifat menempel satu sama  lain dari trombosit pada darah kita.</p>
<p>Jadi kalau kita kita bangun tidur pada pagi buta dan bergerak, maka hal  itu akan memberikan pengaruh baik pada pencegahan gangguan  kardiovaskular.</p>
<p>Naiknya kadar NO dalam darah karena exercise yaitu wudhu dan shalat  sunnah dan wajib, apalagi bila disertai berjalan ke mesjid merupakan  proteksi bagi pencegahan kejadian kardiovaskular tanpa manusia  menyadarinya.</p>
<p>Selain itu patut dicatat bahwa pada posisi rukuk dan sujud terjadi  proses mengejan, posisi ini meningkatkan tonus parasimpatis (yang  melawan efek tonus simpatis). Dengan exercise tubuh memproduksi NO untuk  melawan peningkatan kadar zat adrenalin di atas yang berefek  menyempitkan pembuluh darah dan membuat sel trombosit darah kita jadi  bertambah liar dan saling merangkul.</p>
<p>Allah, sudah sejak awal Islam datang menyerukan shalat subuh. Hanya saja  Allah tidak secara jelas menyatakan manfaat akan hal ini karena tingkat  ilmu pengetahuan manusia belum sampai dan masih harus mencarinya  sendiri walaupun harus melalui rentang waktu ribuan tahun.</p>
<p>Petunjuk bagi kemaslahatan umat adalah tanda kasihNya pada hambaNya.  Bukti manfaat instruksi Allah baru datang 1400 tahun kemudian. Allahu  Akbar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2011/06/dibalik-rahasia-kalimat-adzan-shubuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keajaiban Matematika Dalam Al-Qur&#8217;an</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2011/04/keajaiban-matematika-dalam-al-quran/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2011/04/keajaiban-matematika-dalam-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Apr 2011 04:16:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Al-qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Bukti kebenaran Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Matematika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=934</guid>
		<description><![CDATA[Keajaiban Al Quran dilihat dari sisi kandungannya telah banyak ditulis dan diketahui, tetapi keajaiban dilihat dari bagaimana Al Quran ditulis/disusun mungkin belum banyak yang mengetahui. Orang-orang non-muslim khususnya kaum orientalis barat sering menuduh bahwa Al Qur’an adalah buatan Muhammad. Padahal kalau kita baca Al Qur’an ada ayat yang menyatakan tantangan kepada orang-orang kafir khususnya untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2011/04/al-quran.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-936" title="al-quran" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2011/04/al-quran.jpg" alt="" width="358" height="269" /></a>Keajaiban Al Quran dilihat dari sisi kandungannya telah banyak ditulis  dan diketahui, tetapi keajaiban dilihat dari bagaimana Al Quran  ditulis/disusun mungkin belum banyak yang mengetahui. Orang-orang  non-muslim khususnya kaum orientalis barat sering menuduh bahwa Al  Qur’an adalah buatan Muhammad. Padahal kalau kita baca Al Qur’an ada  ayat yang menyatakan tantangan kepada orang-orang kafir khususnya untuk  membuat buku/kitab seperti Al Quran dimana hal ini tidak mungkin akan  dapat dilakukannya meskipun jin dan manusia bersatu padu membuatnya.</p>
<p>Tulisan singkat ini bertujuan untuk menyajikan beberapa keajaiban  Al Qur’an dilihat dari segi bagaimana Al Qur’an ditulis, dan sekaligus  secara tidak langsung juga untuk menyangkal tuduhan tersebut, dimana  Muhammad sebagai manusia biasa tidak mungkin dapat melakukan atau  menciptakan sebuah Al Qur’an. Pandangan sains secara konvensional  menempatkan matematika sebagai suatu yang prinsipil dari sebuah cabang  pengetahuan dimana alasan dikedepankan, emosi tidak dilibatkan,  kepastian menjadi hal yang ingin diketahui, dan kebenaran hari ini  merupakan kebenaran untuk selamanya.</p>
<p>Dalam masalah agama, ilmuan memandang bahwa semua agama sama, karena  semua agama sama-sama tidak mampu memverifikasi atau menjustifikasi  kebenaran melalui pembuktian yang dapat diterima oleh logika. Jadi suatu  hal dikatakan valid jika ada bukti nyata, dan pembuktian ini merupakan  sebuah prosedur yang dibentuk untuk membuktikan suatu realitas yang tak  terlihat melalui sebuah proses deduksi dan konklusi yang hasil akhirnya  dapat diterima oleh semua pihak.</p>
<p>Dengan dasar tersebut, tulisan ini mencoba untuk membawa pembaca pada  suatu kesimpulan bahwa Al Qur’an yang ditulis menurut aturan  matematika, merupakan bukti nyata bahwa Al Qur’an adalah benar-benar  firman Allah dan bukan buatan Nabi Muhammad. Kiranya patut juga  direnungi apa yang dikatakan oleh Galileo (1564-1642 AD) bahwa .  “Mathematics is the language in which God wrote the universe (Matematika  adalah bahasa yang digunakan Tuhan dalam menuliskan alam semesta ini)”  ada benarnya. Kebenaran bahasa matematika tersebut akan dibahas sekilas  sebagai tambahan dari tema utama tulisan ini.</p>
<p>Angka-angka Menakjubkan dari Beberapa Kata dalam Al Qur’an</p>
<p>Kalau kita buka Al Quran dan kita perhatikan beberapa kata dalam Al  Quran dan menghitung berapa kali kata tersebut disebutkan dalam Al  Quran, kita akan peroleh suatu hal yang sangat menakjubkan. Mungkin kita  betanya, berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencari dan  menghitungnya. Dengan kemajuan teknologi khususnya komputer, hal  tersebut tidak menjadi masalah. Tabel 1 menyajikan frekuensi penyebutan  beberapa kata penting dalam Al Qur’an yang kita kenal dalam kehidupan  sehari-hari.</p>
<p>Berdasarkan tabel tersebut ada beberapa pelajaran yang dapat kita  petik. Misalnya pada kata “dunya” dan “akhirat” yang disebutkan dalam Al  Qur’an dengan frekuensi sama, kita dapat menafsirkan bahwa Allah  menyuruh umat manusia untuk memperhatikan baik kehidupan dunia maupun  kehidupan akhirat secara seimbang. Artinya kehidupan dunia dan akhirat  sama-sama penting bagi orang Islam. Selanjutnya pada penyebutan kata  “malaaikat” dan “syayaathiin” juga disebutkan secara seimbang. Hal ini  dapat mengindikasikan bahwa kebaikan yang direfleksikan oleh kata  “malaaikah” akan selalu diimbangi oleh adanya kejahatan yang  direfleksikan oleh kata “syayaathiin”. Hal lain juga dapat kita kaji  pada beberapa pasangan kata yang lain.</p>
<p>Tabel 1. Jumlah Penyebutan beberapa Kata Penting dalam Al Quran</p>
<p>Sumber: From the Numeric Miracles In the Holy Qur’an by Suwaidan, www.islamicity.org</p>
<p>Beberapa kata lain yang menarik dari tabel tersebut adalah kata “syahr  (bulan)” yang disebutkan sebanyak 12 kali yang menunjukkan bahwa jumlah  bulan dalam setahun adalah 12, dan kata “yaum (hari)” yang disebutkan  sebanyak 365 kali yang menunjukkan jumlah hari dalam setahun adalah 365  hari. Selanjutnya Kata “lautan (perairan)” disebutkan sebanyak 32 kali,  dan kata “daratan” disebut dalam Al Quran sebanyak 13 kali. Jika kedua  bilangan tersebut kita tambahkan kita dapatkan angka 45.</p>
<p>Sekarang kita lakukan perhitungan berikut:</p>
<p>· Dengan mencari persentase jumlah kata “bahr (lautan)” terhadap total jumlah kata (bahr dan barr) kita dapatkan:<br />
(32/45)x100% = 71.11111111111%</p>
<p>· Dengan mencari persentase jumlah kata “barr (daratan)” terhadap total jumlah kata (bahr dan barr) kita dapatkan:<br />
(13/45)x100% = 28.88888888889%</p>
<p>Kita akan mendapatkan bahwa Allah SWT dalam Al Quran 14 abad yang lalu  menyatakan bahwa persentase air di bumi adalah 71.11111111111%, dan  persentase daratan adalah 28.88888888889%, dan ini adalah rasio yang  riil dari air dan daratan di bumi ini.</p>
<p>Al Qur’an Didisain Berdasarkan Bilangan 19</p>
<div id="attachment_937" class="wp-caption alignright" style="width: 190px"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2011/04/tangan.jpg"><img class="size-full wp-image-937" title="tangan" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2011/04/tangan.jpg" alt="" width="180" height="213" /></a><p class="wp-caption-text">Ruas Jari Tangan Berjumlah 19</p></div>
<p>Dalam kaitannya dengan pertanyaan yang bersifat matematis yang hanya  memiliki satu jawaban pasti, maka jika ada beberapa ahli matematika,  yang menjawab di waktu dan tempat yang berbeda dan dengan menggunakan  metode yang berbeda, maka tentunya akan memperoleh jawaban yang sama.  Dengan kata lain, pembuktian secara matematis tidak dipengaruhi oleh  ruang dan waktu. Perlu diketahui bahwa dari seluruh kitab suci yang ada  di dunia ini, Al Qur’an merupakan satu-satunya kitab suci yang  seluruhnya ditulis dalam bahasa aslinya. Berkaitan dengan pembuktian,  kebenaran Al Qur’an sebagai wahyu Allah yang sering dikatakan oleh orang  barat sebagai ciptaan Muhammad, dapat dibuktikan secara matematis bahwa  Al Qur’an tidak mungkin diciptakan oleh Muhammad. Adalah seorang ahli  biokimia berkebangsaan Amerika keturunan Mesir dan seorang ilmuan  muslim, Dr. Rashad Khalifa yang pertama kali menemukan sistem matematika  pada desain Al Qur’an. Dia memulai meneliti komposisi matematik dari Al  Quran pada 1968, dan memasukkan Al Qur’an ke dalam sistem komputer pada  1969 dan 1970, yang diteruskan dengan menerjemahkan Al Qur’an ke dalam  bahasa Inggris pada awal 70-an. Dia tertantang untuk memperoleh jawaban  untuk menjelaskan tentang inisial pada beberapa surat dalam Al Qur’an  (seperti Alif Lam Mim) yang sering diberi penjelasan hanya dengan “hanya  Allah yang mengetahui maknanya”. Dengan tantangan ini, dia memulai  riset secara mendalam pada inisial-inisial tersebut setelah memasukkan  teks Al Qur’an ke dalam sistem komputer, dengan tujuan utama mencari  pola matematis yang mungkin akan menjelaskan pentingnya inisial-inisial  tersebut. Setelah beberapa tahun melakukan riset, Dr. Khalifa  mempublikasikan temuan-temuan pertamanya dalam sebuah buku berjudul  “MIRACLE OF THE QURAN: Significance of the Mysterious Aphabets” pada  Oktober 1973 bertepatan dengan Ramadan 1393. Pada buku tersebut hanya  melaporkan bahwa inisial-inisial yang ada pada beberapa surat pada Al  Qur’an memiliki jumlah huruf terbanyak (proporsi tertinggi) pada  masing-masing suratnya, dibandingkan huruf-huruf lain. Misalnya, Surat  “Qaaf” (S No. 50) yang dimulai dengan inisial “Qaaf” mengandung huruf  “Qaaf” dengan jumlah terbanyak. Surat “Shaad” (QS No. 38) yang memiliki  inisial “Shaad”, mengandung huruf “Shaad” dengan proporsi terbesar.  Fenomena ini benar untuk semua surat yang berinisial, kecuali Surat Yaa  Siin (No. 36), yang menunjukkan kebalikannya yaitu huruf “Yaa” dan  “Siin” memiliki proporsi terendah. Berdasarkan temuan tersebut, pada  awalnya dia hanya berfikir sampai sebatas temuan tersebut mengenai  inisial pada Al Qur’an, tanpa menghubungkan frekuensi munculnya  huruf-huruf yang ada pada inisial surat dengan sebuah bilangan pembagi  secara umum (common denominator). Akhirnya, pada Januari 1974  (bertepatan dengan Zul-Hijjah 1393), dia menemukan bahwa bilangan 19  sebagai bilangan pembagi secara umum[1] dalam insial-inisial tersebut  dan seluruh penulisan dalam Al Qur’an, sekaligus sebagai kode rahasia Al  Qur’an. Temuan ini sungguh menakjubkan karena seluruh teks dalam Al  Qur’an tersusun secara matematis dengan begitu canggihnya yang  didasarkan pada bilangan 19 pada setiap elemen sebagai bilangan pembagi  secara umum. Sistem matematis tersebut memiliki tingkat kompleksitas  yang bervariasi dari yang sangat sederhana (bisa dihitung secara manual)  sampai dengan yang sangat kompleks yang harus memerlukan bantuan  program komputer untuk membuktikan apakah kelipatan 19. Jadi, sistem  matematika yang didasarkan bilangan 19 yang melekat pada Al Quran dapat  diapresiasi bukan hanya oleh orang yang memiliki kepandaian komputer dan  matematika tingkat tinggi, tetapi juga oleh orang yang hanya dapat  melakukan penghitungan secara sederhana.</p>
<p>Selain 19 sebagai kode rahasia Al Qur’an itu sendiri, peristiwa  ditemukannya bilangan 19 sebagai “miracle” dari Al Qur’an juga dapat  dihubungkan dengan bilangan 19 sebagai kehendak Allah. Disebutkan di  atas bahwa kode rahasia tersebut ditemukan pada tahun 1393 Hijriah. Al  Qur’an diturunkan pertama kali pada 13 tahun sebelum Hijriah (hijrah  Nabi). Jadi keajaiban Al Qur’an ini ditemukan 1393+13=1406 tahun (dalam  hitungan hijriah) setelah Al Qur’an diturunkan, yang bertepatan dengan  tahun 1974 M.</p>
<p>Surah 74 adalah Surah Al Muddatsir yang berarti orang yang berkemul  (Al Quran dan Terjemahnya, Depag) dan juga dapat berarti rahasia yang  tesembunyi, yang memang mengandung rahasia Allah mengenai keajaiban Al  Qur’an. Dalam Surah 74 ayat 30-36 dinyatakan:</p>
<p>(74:30) Di atasnya adalah 19.</p>
<p>(74:31) Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka melainkan dari malaikat;  dan tidaklah Kami jadikan bilangan mereka itu (19) melainkan untuk:</p>
<p>- cobaan/ujian/tes bagi orang-orang kafir,</p>
<p>- meyakinkan orang-orang yang diberi Al Kitab (Nasrani dan Yahudi),</p>
<p>- memperkuat (menambah)keyakinan orang yang beriman,</p>
<p>- menghilangkan keragu-raguan pada orang-orang yang diberi Al kitab dan juga orang-orang yang beriman, dan</p>
<p>- menunjukkan mereka yang ada dalam hatinya menyimpan keragu-raguan;  dan orang-orang kafir mengatakan: “Apakah yang dikehendaki Allah dengan  perumpamaan ini?” Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang  dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya.  Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia. Dan ini  tiada lain hanyalah sebuah peringatan bagi manusia.</p>
<p>(74:32) Sungguh, demi bulan.</p>
<p>(74:33) Dan malam ketika berlalu.</p>
<p>(74:34) Dan pagi (subuh) ketika mulai terang.</p>
<p>(74:35) Sesungguhnya ini (bilangan ini) adalah salah satu dari keajaiban yang besar.</p>
<p>(74:36) Sebagai peringatan bagi umat manusia.</p>
<p>Sebagian besar ahli tafsir menafsirkan 19 sebagai jumlah malaikat.  Menurut Dr. Rashad Khalifa, menafsirkan bilangan 19 sebagai jumlah  malaikat adalah tidak tepat karena bagaimana mungkin jumlah malaikat  dapat dijadikan untuk ujian/tes bagi orang-orang kafir, untuk meyakinkan  orang-orang nasrani dan yahudi, untuk meningkatkan keimanan orang yang  telah beriman dan juga untuk menghilangkan keragu-raguan. Jadi, tepatnya  bilangan 19 ini merupakan keajaiban yang besar dari Al Qur’an sesuai  ayat 35 di atas, menurut terjemahan Dr. Rashad Khalifa (dan juga  terjemahan beberapa penterjemah lain). Jadi pada ayat 35 kata “innahaa”  merujuk pada kata “’iddatun” pada ayat 31.</p>
<p>Mengapa 19?</p>
<p>Untuk menjawab pertanyaan tersebut, perlu dijelaskan tentang sistem  bilangan. Kita pasti mengenal betul sistem bilangan Romawi yang masih  sangat dikenal pada saat ini, seperti I=1, V=5, X=10, L=50, C=100, D=500  dan M=1000. Seperti halnya pada sistem bilangan Romawi, sistem bilangan  juga dikenal pada huruf-huruf arab. Bilangan yang ditandai pada setiap  huruf dikenal sebagai “nilai numerik (numerical value atau gematrical  value)”. Click link ini untuk mengetahui lebih jauh tentang nilai  numerik.</p>
<p>Setelah mengetahui nilai dari setiap huruf arab tersebut, kita dapat  menjawab mengapa 19 dipakai sebagai kode rahasia Allah dalam Al Qur’an,  dan sekaligus dapat digunakan untuk mengungkap keajaiban Al Qur’an.  Berikut beberapa hal yang dapat digunakan untuk menjelaskan mengapa 19.</p>
<p>* 19 merupakan nilai numerik dari kata “Waahid” dalam bahasa arab yang  artinya ‘esa/satu’ (lihat Tabel 2) Tabel 2. Nilai numerik dari kata  “waahid”</p>
<p>* 19 merupakan bilangan positif pertama dan terakhir (1 dan 9), yang  dapat diartikan sebagai Yang Pertama dan Yang Terakhir seperti yang  dikatakan Allah, misalnya, pada QS 57 ayat 3 sebagai berikut: “Dialah  Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhahir dan Yang Bathin, dan Dia Maha  Mengetahui segala sesuatu” (QS 57:3). Kata “waahid” dalam Qur’an  disebutkan sebanyak 25 kali, dimana 6 diantaranya tidak merujuk pada  Allah (seperti salah satu jenis makanan, pintu, dsb). Sisanya 19 kali  merujuk pada Allah. Total jumlah dari (nomor surat + jumlah ayat pada  masing-masing surat) dimana 19 kata “waahid” yang merujuk pada Allah  adalah 361 = 19 x 19. Jadi 19 melambangkan keesaan Allah (Tuhan Yang  Esa).</p>
<p>* Pilar agama Islam yang pertama juga dikodekan dengan 19</p>
<p>“La – Ilaha – Illa – Allah”</p>
<p>Nilai-nilai numerik dari setiap huruf arab pada kalimah syahadat di atas adalah dapat ditulis sebagai berikut</p>
<p>“30 1 – 1 30 5 – 1 30 1 – 1 30 30 5”</p>
<p>Jika susunan angka tersebut ditulis menjadi sebuah bilangan, diperoleh  = 30113051301130305 = 19 x … atau merupakan bilangan yang mempunyai  kelipatan 19. Jadi jelaslah bahwa 19 merujuk kepada keesaan Allah  sebagai satu-satunya dzat yang wajib disembah.</p>
<p>Beberapa Contoh Bukti-bukti yang Sangat Sederhana tentang Kode 19</p>
<p>Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa desain Al Qur’an yang  didasarkan bilangan 19 ini, dapat dibuktikan dari penghitungan yang  sangat sederhana sampai dengan yang sangat komplek. Berikut ini hanya  sebagian kecil dari keajaiban Al Quran (sistim 19) yang dapat ditulis  dalam artikel singkat ini. Fakta-fakta yang sangat sederhana:</p>
<p>(1) Kalimat Basmalah pada (QS 1:1) terdiri dari 19 huruf arab.</p>
<p>(2) QS 1:1 tersebut diturunkan kepada Muhammad setelah Surat 74 ayat 30 yang artinya “Di atasnya adalah 19”.</p>
<p>(3) Al Qur’an terdiri dari 114 surah, 19×6.</p>
<p>(4) Ayat pertama turun (QS 96:1) terdiri dari 19 huruf.</p>
<p>(5) Surah 96 (Al Alaq) ditempatkan pada 19 terakhir dari 114 surah (dihitung mundur dari surah 114), dan terdiri dari 19 ayat</p>
<p>(6) Surat terakhir yang turun kepada Nabi Muhammad adalah Surah  An-Nashr atau Surah 110 yang terdiri dari 3 ayat. Surah terakhir yang  turun terdiri dari 19 kata dan ayat pertama terdiri dari 19 huruf.</p>
<p>(7) Kalimat Basmalah berjumlah 114 (19×6). Meskipun pada Surah 9 (At  Taubah) tidak ada Basmalah pada permulaan surah sehingga jumlah Basmalah  kalau dilihat pada awal surah kelihatan hanya 113, tetapi pada Surah 27  ayat 30 terdapat ekstra Basmalah (dan juga 27+30=57, atau 19 x 3).  Dengan demikian jumlah Basmalah tetap 114.</p>
<p>(8) Jika dihitung jumlah surah dari surah At Taubah (QS 9) yang tidak  memiliki Basmalah sampai dengan Surah yang memuat 2 Basmalah yaitu S 27,  ditemukan 19 surah. Dan total jumlah nomor surah dari Surah 9 sampai  Surah 27 diperoleh (9+10+11+…+26+27=342) atau 19×18. Total jumlah ini  (342) sama dengan jumlah kata antara dua kalimat basmalah dalam Surat  27.</p>
<p>(9) Berkaitan dengan inisial surah, misalnya ada dua Surah yang  diawali dengan inisial “Qaaf” yaitu Surah 42 yang memiliki 53 ayat dan  Surah 50 yang terdiri dari 45 ayat. Jumlah huruf “Qaaf” pada  masing-masing dua surat tersebut adalah 57 atau 19 x 3. Jika kita  tambahkan nomor surah dan jumlah ayatnya diperoleh masing-masing adalah  (42+53=95, atau 19 x 5) dan (50+45=95, atau 19 x 5). Selanjutnya initial  “Shaad” mengawali tiga surah yang berbeda yaitu Surah 7, 19, dan 38.  Total jumlah huruf “Shaad” di ketiga surah tersebut adalah 152, atau 19 x  8. Hal yang sama berlaku untuk inisial yang lain.</p>
<p>(10) Frekuensi munculnya empat kata pada kalimat Basmalah dalam Al  Qur’an pada ayat-ayat yang bernomor merupakan kelipatan 19 (lihat Tabel  3)</p>
<p>Tabel 3: Empat kata dalam Basmalah dan frekuensi penyebutan dalam ayat-ayat yang bernomor dalam Al Quran</p>
<p>No. Kata Frekuensi muncul</p>
<p>1 Ism 19</p>
<p>2 Allah 2698 (19×142)</p>
<p>3 Al-Rahman 57 (19×3)</p>
<p>4 Al-Rahiim 114 (19×6)</p>
<p>(11) Ada 14 huruf arab yang berbeda yang membentuk 14 set inisial pada  beberapa surah dalam Al Qur’an, dan ada 29 surah yang diawali dengan  inisial (seperti Alif-Lam-Mim). Jumlah dari angka-angka tersebut  diperoleh 14+14+29=57, atau 19×3.</p>
<p>(12) Antara surah pertama yang berinisial (Surah 2 atau Surah Al  Baqarah) dan surah terakhir yang berinisial (Surah 68), terdapat 38  surah yang tidak diawali dengan inisial, 38=19×2.</p>
<p>(13) Al-Faatihah adalah surah pertama dalam Al-Quran, No.1, dan  terdiri dri 7 ayat, sebagai surah pembuka (kunci) bagi kita dalam  berhubungan dengan Allah dalam shalat. Jika kita tuliskan secara  berurutan Nomor surah (No. 1) diikuti dengan nomor setiap ayat dalam  surah tersebut, kita dapatkan bilangan: 11234567. Bilangan ini merupakan  kelipatan 19. Hal ini menunjukkan bahwa kita membaca Al Faatihah adalah  dalam rangka menyembah dan meng-Esakan Allah.</p>
<p>Selanjutnya, jika kita tuliskan sebuah bilangan yang dibentuk dari  nomor surah (1) diikuti dengan bilangan-bilangan yang menunjukkan jumlah  huruf pada setiap ayat (lihat Tabel 4), diperoleh bilangan :  119171211191843 yang juga merupakan kelipatan 19.</p>
<p>Tabel 4: Jumlah huruf pada setiap ayat dalam Surah Al Faatihah</p>
<p>(14) Ketika kita membaca Surah Al-Fatihah (dalam bahasa arab), maka  bibir atas dan bawah akan saling bersentuhan tepat 19 kali. Kedua bibir  kita akan bersentuhan ketika mengucapkan kata yang mengandung huruf “B  atau Ba’” dan huruf “M atau Mim”. Ada 4 huruf Ba’ dan 15 huruf Mim.  Nilai numerik dari 4 huruf Ba’ adalah 4×2=8, dan nilai numerik dari 15  huruf Mim adalah 15×40=600. Total nilai numerik dari 4 huruf Ba’ dan 15  huruf Mim adalah 608=19×32 (lihat Tabel 5).</p>
<p>Tabel 5. Kata-kata dalam Surah Al-Fatihah yang mengandunghuruf Ba’ dan Mim beserta nilai numeriknya</p>
<p>Kejadian Di Alam Semesta yang Terkait dengan Bilangan 19</p>
<p>Beberapa kejadian lain di alam ini dan juga dalam kehidupan kita sehari-hari yang mengacu pada bilangan 19 adalah:</p>
<p>· Telah dibuktikan bahwa bumi, matahari dan bulan berada pada posisi yang relatif sama setiap 19 tahun</p>
<p>· Komet Halley mengunjungi sistim tata surya kita sekali setiap 76 tahun (19×4).</p>
<p>· Fakta bahwa tubuh manusia memiliki 209 tulang atau 19×11.</p>
<p>· Langman’s medical embryology, oleh T. W. Sadler yang merupakan buku  teks di sekolah kedokteran di Amerika Serikat diperoleh pernyataan  “secara umum lamanya kehamilan penuh adalah 280 hari atau 40 minggu  setelah haid terakhir, atau lebih tepatnya 266 hari atau 38 minggu  setelah terjadinya pembuahan”. Angka 266 dan 38 kedua-duanya adalah  kelipatan dari 19 atau 19×14 dan 19×2.</p>
<p>Lima Pilar Islam (Rukun Islam) dan Sistem 19</p>
<p>Islam adalah agama yang dibawa oleh seluruh nabi sejak Nabi Ibrahim  sebagai the founding father of Islam (misalnya lihat QS 2:67, 130-136;  QS 5:44, 111; QS 3:52).Pesan utama yang disampaikan oleh seluruh Nabi  sejak Nabi Ibrahim sampai Nabi Muhammad adalah sama yaitu menyembah  Allah yang Esa, Shalat, Puasa, Zakat dan Haji. Allah menyempurnakan  Islam melalui Nabi Muhammad. Jadi praktek shalat, zakat, puasa dan haji  telah dilakukan dan diajarkan oleh Nabi-nabi sejak Nabi Ibrahim. Dari  kelima pilar agama Islam, dapat ditunjukkan bahwa semua berkaitan dengan  sistim bilangan 19 (kelipatan 19).</p>
<p>· Syahadat</p>
<p>Telah dibahas di atas bahwa pilar pertama agama Islam “Laa Ilaaha Illa Allah” didisain berdasarkan bilangan 19.</p>
<p>· Shalat</p>
<p>Kata “shalawat” yang merupakan bentuk jamak dari kata “shalat“ muncul  di Al Qur’an sebanyak 5 kali. Ini menunjukkan bahwa perintah Allah untuk  melaksanakan shalat 5 kali sehari dikodekan di Al Qur’an. Selanjutnya  jumlah rakaat dalam shalat dikodekan dengan bilangan 19. Jumlah rakaat  pada shalat subuh, zuhur, ashar, maghrib dan isya masing-masing adalah  2,4,4,3, dan 4 rakaat. Jika jumlah rakaat tersebut disusun menjadi  sebuah angka 24434 merupakan bilangan kelipatan 19 atau (24434 =  19×1286). Digit 1286 kalau dijumlahkan akan didapat angka 17 (1+2+8+6)  yang merupakan jumlah rakaat shalat dalam sehari. Untuk hari Jum’at  jumlah rakaat Shalat adalah 15, karena Shalat Jum’at hanya 2 rakaat. Ini  juga dapat dikaitkan dengan bilangan 19 (kelipatan 19). Jika kita buat  hari Jum’at sebagai hari terakhir, maka jumlah rakaat shalat mulai hari  Sabtu sampai Jum’at dapat ditulis secara berurutan sebagai berikut: 17  17 17 17 17 17 15. Jika urutan bilangan tersebut kita jadikan menjadi  satu bilangan 17171717171715, maka bilangan tersebut merupakan bilangan  dengan kelipatan 19 atau (19 x 903774587985). Jadi pada intinya shalat  itu menyembah Tuhan yang Satu (ingat: 19 adalah total nilai numerik dari  kata ‘waahid’). Surah Al-Fatihah yang dibaca dalam setiap rakaat dalam  Shalat seperti dibahas sebelumnya juga mengacu pada bilangan 19.  Selanjutnya, kata “Shalat’ dalam Al Qur’an disebutkan sebanyak 67 kali.  Jika kita jumlahkan nomor surat-surat dan nomor ayat-ayat dimana ke 67  kata “Shalat” disebutkan, diperoleh total 4674 atau 19×246.</p>
<p>· Puasa</p>
<p>Perintah puasa dalam Al Qur’an disebutkan pada ayat-ayat berikut:</p>
<p>- 2:183, 184, 185, 187, 196;</p>
<p>- 4:92; 5:89, 95;</p>
<p>- 33:35, 35; dan</p>
<p>- 58:4.</p>
<p>Total jumlah bilangan tersebut adalah 1387, atau 19×73. Perlu  diketahui bahwa QS 33:35 menyebutkan kata puasa dua kali, satu untuk  orang laki-laki beriman dan satunya lagi untuk wanita beriman.</p>
<p>· Kewajiban Zakat dan Menunaikan Haji ke Mekkah</p>
<p>Sementara tiga pilar pertama diwajibkan kepada semua orang Islam  laki-laki dan perempuan, Zakat dan Haji hanya diwajibkan kepada mereka  yang mampu. Hal ini menjelaskan fenomena matematika yang menarik yang  berkaitan dengan Zakat dan Haji.</p>
<p>Zakat disebutkan dalam Al Qur’an pada ayat-ayat berikut:</p>
<p>Penjumlahan angka-angka tersebut diperoleh 2395. Total jumlah ini jika  dibagi dengan 19 diperoleh sisa 1 (bilangan tersebut tidak kelipatan  19).</p>
<p>Haji disebutkan dalam Al Qur’an pada ayat-ayat</p>
<p>- 2:189, 196, 197;</p>
<p>- 9:3; dan</p>
<p>- 22:27.</p>
<p>Total penjumlahan angka-angka tersebut diperoleh 645, dan angka ini  tidak kelipatan 19 karena jika angka tersebut dibagi 19 kurang 1.</p>
<p>Kemudian jika dari kata Zakat dan Haji digabungkan diperoleh nilai total 2395+645 = 3040 = 19&#215;160.</p>
<p><strong>Penutup</strong></p>
<p>Secara umum disimpulkan bahwa Al Qur’an didisain secara matematis. Apa  yang dibahas di atas hanyalah sebagian kecil dari ribuan bukti tentang  desain matematis dari Al Qur’an dan khususnya tentang bilangan dasar 19  sebagai desain Al Qur’an yang dapat disajikan pada tulisan ini. Selain  itu, tulisan ini hanya memfokuskan pada contoh-contoh yang sangat  sederhana, sementara untuk contoh-contoh yang sangat kompleks tidak  disajikan di sini karena mungkin akan sulit dipahami oleh orang yang  tidak memiliki latar belakang atau kurang memahami matematika. Bilangan  19 yang juga berarti Allah yang Esa, dan juga berarti tidak ada Tuhan  melainkan Dia, dapat dikatakan sebagai “Tanda tangan Allah” di alam  semesta ini. Hal ini sesuai dengan salah satu firman Allah yang  menyatakan bahwa seluruh alam ini tunduk dan sujud kepada Allah dan  mengakui keesaan Allah. Hanya orang-orang kafir lah yang tidak mau sujud  dan mengakui keesaan Allah. Allah dalam menciptakan Al Qur’an dan alam  semesta ini telah melakukan perhirtungan secara detail, seperti firman  Allah yang berbunyi: “dan Allah menghitung segala sesuatunya satu per  satu (secara detail)” (QS 72:28). Jumlahkan angka-angka pada nomor surah  dan ayat tersebut !!!!!! Anda memperoleh angka 19 (7+2+2+8=19). Dari  uraian di atas khususnya mengenai lima pilar Islam diperoleh kesimpulan  yang sangat tegas bahwa pemeluk Islam adalah orang-orang yang pasrah dan  tunduk menyembah dan mengakui keesaan Allah seperti yang ditunjukkan  bahwa kelima pilar Islam tersebut berkaitan dengan sistim bilangan 19  (nilai numerik dari kata “waahid” atau Esa). Hal ini juga sesuai dengan  Islam sendiri yang yang secara harfiah dapat berarti pasrah/tunduk. Hal  lain yang dapat diambil sebagai pelajaran dari sistim bilangan 19  sebagai disain Al Qur’an adalah terpecahkannya “unsolved problem”  mengenai perdebatan di antara para ulama terhadap status “Basmalah” pada  Surah Al-Faatihah apakah termasuk salah satu ayat dalam surah tersebut  atau tidak. Dengan ditemukannya bilangan 19 sebagai disain Al Qur’an,  bukti-bukti matematis pada tulisan ini telah membuktikan bahwa lafal  “Basmalah” termasuk dalam salah satu ayat Surah Al-Fatihah. Sebagai  penutup, semoga tulisan ini dapat menambah keimanan bagi orang-orang  yang beriman, menjadi tes/ujian bagi mereka yang belum beriman, dan  menghilangkan keragu-raguan bagi mereka yang hatinya dihinggapi  keragu-raguan akan kebenaran Al Qur’an. Allah akan membiarkan sesat  orang-orang yang dikehendakiNya dan memberi petunjuk kepada siapa yang  dikehendakiNya (QS 74:31).</p>
<p><strong>Catatan:</strong><br />
Untuk memverifikasi “keajaiban matematis” dari Al Qur’an anda perlu  menggunakan Al Qur’an yang dicetak menurut versi cetak Arab Saudi atau  Timur Tengah pada umumnya. Mengapa? Hasil penelitian yang saya lakukan,  terdapat banyak perbedaan antara Qur’an versi cetak Indonesia pada  umumnya dan Qur’an versi cetak Arab Saudi (kebetulan saya memegang  Qur’an versi cetak Arab Saudi), meskipun perbedaan tersebut tidak  berpengaruh pada makna/arti. Perbedaan tersebut hanya pada cara  menuliskan beberapa kata. Meskipun demikian, jika mengacu pada  “Keajaiban Matematis” dari Al Qur’an, Qur’an versi cetak Indonesia pada  umumnya (yang disusun oleh orang Indonesia) menyalahi aturan yang  aslinya sehingga keajaiban matematis tidak muncul. Saya hanya memberikan  2 contoh kata saja dari sekian kata yang berbeda penulisannya yaitu  kata “shirootho” dan “insaana”. Menurut versi cetak Arab Saudi, tidak  ada huruf “ALIF” antara huruf “RO’” dan “THO” pada kata “SHIROOTHO”  (lihat di Surat Al Fatihah) dan antara huruf “SIN” dan “NUN”pada kata  “INSAANA”, tetapi menurut versi cetak Indonesia pada umumnya terdapat  huruf ALIF pada kedua kata tersebut. Pada versi cetak Arab Saudi, untuk  menunjukkan bacaan panjang pada bunyi ROO dan SAA pada kata SHIROOTHO  dan INSAANA, digunakan tanda “fathah tegak”. Saya paham, maksud orang  menambahkan ALIF pada kedua kata tersebut agar lebih memudahkan bagi  pembacanya, tetapi ternyata menyimpang dari aslinya. Maka dari itu anda  menemukan jumlah huruf yang lebih banyak pada Surat Al Fatihah ayat 6  dan 7 dari yang saya tuliskan. Sebagai tambahan, salah satu ciri Qur’an  versi cetak Indonesia pada umumnya adalah Surat Al Fatihah terletak pada  HALAMAN 2, sementara versi cetak Arab Saudi, Fatihah berada pada  HALAMAN 1.<br />
Mengenai jumlah kata, kata harus didefinisikan sebagai susunan dari  beberapa huruf (dua hrurf atau lebih), sehingga anda harus memperlakukan  “WA atau WAU” sebagai huruf meskipun bisa diartikan dengan kata “DAN”  dalam bahasa Indonesia. Perlakuan “WA” (misalnya pada kata “WATAWAA”)  sebenarnya bisa disamakan dengan “BI” (pada kata BISMI), karena  kebetulan BI bisa gandeng dengan kata berikutnya, sementara WA tidak  bisa ditulis gandeng dengan kata yang mengikutinya. Jadi jangan hitung  “WA” sebagai kata, tetapi sebagai huruf.</p>
<p>Oleh: Ali Said</p>
<p>Sumber : kabarislam.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2011/04/keajaiban-matematika-dalam-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Terkena Air Liur Anjing harus Dibersihkan Dengan Tanah</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2011/02/mengapa-terkena-air-liur-anjing-harus-dibersihkan-dengan-tanah/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2011/02/mengapa-terkena-air-liur-anjing-harus-dibersihkan-dengan-tanah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Feb 2011 04:21:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[air liu anjing]]></category>
		<category><![CDATA[anjing]]></category>
		<category><![CDATA[Haram air liur anjing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=912</guid>
		<description><![CDATA[Anda akan terkejut manakala hal ini sudah diberitahukan pada kita sejak 1400 tahun yang lalu. Ilmuwan membuktikan jika Virus anjing itu sangat lembut dan kecil. Sebagaimana diketahui, semakin kecil ukuran mikroba, ia akan semakin efektif untuk menempel dan melekat pada dinding sebuah wadah. Air liur anjing mengandung virus berbentuk pita cair. Dalam hal ini tanah berperan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda akan terkejut manakala hal ini sudah diberitahukan pada kita sejak 1400 tahun yang lalu. Ilmuwan membuktikan jika Virus anjing itu sangat lembut dan kecil. Sebagaimana diketahui, semakin kecil ukuran mikroba, ia akan semakin efektif untuk menempel dan melekat pada dinding sebuah wadah.</p>
<p>Air liur anjing mengandung virus berbentuk <em><strong>pita cair</strong></em>. Dalam hal ini tanah berperan sebagai penyerap mikroba berikut virus-virusnya yang menempel dengan lembut pada wadah. Perhatikan kata Rosulullah berikut :</p>
<p>Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,</p>
<p>Sucinya wadah seseorang saat dijilat anjing adalah dengan membasuhnya<em><strong>tujuh kali</strong></em>, salah satunya dengan menggunakan <em><strong>tanah.</strong></em></p>
<p>Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,</p>
<p>Apabila anjing menjilat wadah seseorang, maka keriklah (bekasnya) lalu basuhlah wadah itu <em><strong>tujuh kali</strong></em>. (HR. Muslim)</p>
<p><em><strong>Tanah</strong></em>, menurut ilmu kedokteran modern diketahui mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman, yakni: <em><strong>tetracycline dan tetarolite</strong></em>. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman.</p>
<p>Eksperimen dan beberapa hipotesa menjelaskan bahwa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman. Anda juga bakal terkejut ketika mengetahui tanah kuburan orang yang meninggal karena sakit aneh dan keras, yang anda kira terdapat banyak kuman karena penyakitnya itu, ternyata para peneliti <em><strong>tidak menemukan bekas apapun</strong></em> dari kuman penyakit tersebut di dalam kandungan tanahnya.</p>
<p>Menurut muhammad Kamil Abd Al Shamad, tanah mengandung unsur yang cukup kuat menghilangkan bibit-bibit penyakit dan kuman-kuman. Hal ini berdasarkan bahwa molekul-molekul yang terkandung di dalam tanah menyatu dengan kuman-kuman tersebut, sehingga mempermudah dalam proses sterilisasi kuman secara keseluruhan. Ini sebagaimana tanah juga mengandung materi-materi yang dapat mensterilkan bibit-bibit kuman tersebut.</p>
<p>Para dokter mengemukakan, kekuatan tanah dalam menghentikan reaksi air liur anjing dan virus-virus di dalamnya lebih besar karena perbedaan dalam daya tekan pada wilayah antara cairan (air liur anjing) dan tanah.</p>
<p>Dr. Al Isma&#8217;lawi Al-Muhajir mengatakan anjing dapat menularkan virus tocks characins, virus ini dapat mengakibatkan kaburnya penglihatan dan kebutaan pada manusia.</p>
<p><em><strong>Fakta tentang anjing yang tak banyak diketahui</strong></em></p>
<p>dr. Ian Royt menemukan 180 sel telur ulat dalam satu gram bulunya, seperempat lainnya membawa 71 sel telur yang mengandung jentik-jentik kuman yang tumbuh berkembang, tiga di antaranya dapat matang yang cukup dengan menempelkannya pada kulit. <em><strong>Sel-sel telur ulat ini sangat lengket</strong></em> dengan panjang mencapai 1 mm. Data statistik di Amerika menunjukan bahwa terdapat 10 ribu orang yang terkena virus ulat tersebut, kebanyakan adalah anak-anak.</p>
<p>Secara ilmiah, anjing dapat menularkan berbagai macam penyakit yang membahayakan karena ada ulat-ulat yang tumbuh berkembang biak dalam ususnya. Para dokter menguatkan bahaya ulat ini dan racun air liur yang disebabkan oleh anjing. Biasanya penyakit ini berpindah pada manusia atau hewan melalui air liur pembawa virus yang masuk pada bekas jilatannya atau pada luka yang terkena air liurnya.</p>
<p>Ketika ulat-ulat ini sampai pada tubuh manusia, maka ia akan bersemayam di bagian organ tubuh manusia yaitu paru-paru. Ulat yang bersemayam di paru-paru, yang bertempat di hati dan beberapa organ tubuh bagian dalam lainnya, mengakibatkan terbentuknya kantong yang penuh dengan cairan. Dari luar, kantong ini diliputi oleh dua lapisan dengan ukuran kantong sebesar bentuk kepala embrio. Penyakit tersebut berkembang dengan lambat. Ulat Echinococcosis dapat tumbuh berkembang di dalam kantong itu selama bertahun-tahun.</p>
<p>SUBHANALLAH&#8230;.lebih dari 1400 tahun yang lalu Nabi SAW telah menyarankan untuk tidak bersentuhan dengan anjing dan air liurnya, dan telah memerintahkan untuk membasuhnya (jika terkena) dengan<em><strong> tujuh kali siraman yang salah satunya menggunakan tanah.</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2011/02/mengapa-terkena-air-liur-anjing-harus-dibersihkan-dengan-tanah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sistem Pemandu Arah Pada Burung Merpati</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2011/01/sistem-pemandu-arah-pada-burungmerpati/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2011/01/sistem-pemandu-arah-pada-burungmerpati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Jan 2011 10:12:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[burung dara]]></category>
		<category><![CDATA[burung merpati]]></category>
		<category><![CDATA[penunjuk arah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=902</guid>
		<description><![CDATA[Penelitian baru-baru ini telah memperkuat dukungan bagi teori yang menyatakan bahwa burung merpati menggunakan medan magnet bumi untuk memandu arah terbang mereka. Sejak zaman dahulu manusia telah menggunakan merpati untuk mengirimkan berita kepada para penerimanya di tempat yang jauh. Misalnya, di Baghdad pada tahun 1150 terdapat bukti bahwa burung merpati telah dimanfaatkan untuk mengirimkan berita. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #505050;">Penelitian  baru-baru ini telah memperkuat dukungan bagi teori yang menyatakan  bahwa burung merpati menggunakan medan magnet bumi untuk memandu arah  terbang mereka.</span></p>
<p>Sejak zaman dahulu manusia telah menggunakan merpati untuk mengirimkan  berita kepada para penerimanya di tempat yang jauh. Misalnya, di Baghdad  pada tahun 1150 terdapat bukti bahwa burung merpati telah dimanfaatkan  untuk mengirimkan berita. Pada tahun 1850, Paul Reuter, pendiri kantor  berita terkenal di dunia, Reuters, mengirimkan berita dan harga-harga  barang di pusat perniagaan antara ibukota Belgia, Brussels, dan kota  Aachen di Jerman dengan menggunakan armada penerbangan yang  beranggotakan 45 ekor merpati.</p>
<p>Merpati mampu terbang melampaui jarak yang sangat jauh. Jarak terjauh  seekor merpati yang berhasil kembali lagi ke rumahnya yang pernah  tercatat adalah 1689 mil (sekitar 2.719 km).</p>
<p>Hingga kini, pertanyaan tentang bagaimana merpati, yang dikenal dengan  nama ilmiah Columba livia, mampu menentukan letak rumahnya masih  merupakan sebuah teka teki. Di antara penjelasan yang mungkin, yang  paling banyak dipercayai adalah keberadaan indra penciuman yang sangat  tajam dan kemampuan merasakan medan magnet. Setelah penelitian selama  puluhan tahun, para ilmuwan telah mengungkap bahwa merpati benar-benar  memiliki kemampuan merasakan medan magnet.</p>
<p>Cordula Mora, pakar biologi di Universitas North Carolina di Chapel  Hill, dan rekan-rekan kerjanya menempatkan sejumlah merpati di sebuah  terowongan yang terbuat dari kayu. Ketika kumparan magnetik di permukaan  luar terowongan tersebut dinyalakan, medan magnet dengan kekuatan  paling besar terbentuk di bagian tengah di dalam terowongan tersebut.  Mora melatih empat ekor merpati agar terbang ke arah salah satu ujung  terowongan ketika medan magnet di dalam terowongan dalam keadaan tak  terusik, dan ke arah ujung lainnya ketika kumparan magnetik dinyalakan.  Selanjutnya, kemampuan merpati mengenali medan magnet tersebut pun  diukur. Merpati-merpati ini terbang ke arah yang tepat dengan tingkat  keberhasilan 55% hingga 65% dari 24 kali percobaan yang dilakukan untuk  tujuan tersebut.</p>
<p>Para peneliti sebelumnya telah menemukan butiran-butiran magnetik pada  paruh merpati. Untuk menguji benar tidaknya bagian paruh merupakan pusat  pengindra magnetik burung tersebut, Mora menempelkan magnet kecil pada  paruh tiap-tiap burung yang akan melemahkan kemampuannya dalam mengenali  medan magnet. Hasilnya, terjadi penurunan yang nyata pada kemampuan  mengindra medan magnet. Tingkat keberhasilannya menurun hingga di bawah  50%. Akan tetapi, sang burung mampu mengatasi gangguan yang diakibatkan  oleh magnet, dan seiring dengan hal tersebut, teramati bahwa tingkat  keberhasilan ini meningkat kembali.</p>
<p><img src="http://www.oaseqalbu.net/images/story/1266963944.jpg" alt="" /><br />
Seekor merpati yang digunakan dalam percobaan, dengan magnet yang diletakkan pada paruhnya.</p>
<p>Namun, ketika bahan yang tidak memiliki daya magnetik (yang terbuat dari  kuningan, misalnya) ditempelkan pada paruh mereka, tidak ada pengaruh  terhadap kemampuan mengindra medan magnet. Sama halnya, pembedahan yang  dilakukan untuk menghilangkan fungsi saraf penciuman pada paruh merpati  juga gagal melemahkan kemampuan ini.</p>
<p>Penemuan-penemuan ini memperkuat teori yang menyatakan bahwa merpati  memandu arah terbangnya menggunakan medan magnet yang melingkupi bumi.</p>
<p>Telah diketahui bahwa burung-burung yang bermigrasi memanfaatkan  benda-benda yang dapat dilihatnya seperti matahari, bulan, bintang,  serta mampu merekam dalam otaknya bagian-bagian permukaan bumi yang  memiliki ciri khusus. Mora kini menambahkan medan magnet bumi ke dalam  daftar ini, dan menyatakan bahwa hal tersebut berperan pula bagi  penentuan arah secara tepat. Ia mengatakan:</p>
<p>&#8220;Setiap titik di bumi memiliki sebuah perpaduan khas antara daya  magnetik dan kemiringan magnetik. Hal ini membantu merpati mengetahui  letak keberadaannya dari tempat yang ia tuju.&#8221;</p>
<p>Para peneliti lain juga menafsirkan penemuan ini sebagai sebuah kemajuan  besar dalam memahami sistem pengindraan pada merpati. Selain itu,  sistem penentuan letak secara magnetik yang diperjelas oleh penemuan  paling mutakhir ini juga bersesuaian dengan sebuah sistem yang  didasarkan pada teknologi canggih.</p>
<p>Global Positioning System</p>
<p><img src="http://www.oaseqalbu.net/images/story/1266964056.jpg" alt="" /><br />
GPS, sistem penentuan letak yang peka, didasarkan pada teknologi mutakhir dan merupakan sebuah hasil karya rancangan cerdas.</p>
<p>Pengkajian sistem pemandu arah secara magnetik pada merpati serta merta  mengingatkan kita pada Sistem Penentuan Letak di Bumi, atau yang biasa  diistilahkan dengan Global Positioning System (GPS). GPS adalah sistem  pengindraan satelit yang digunakan dalam menentukan letak keberadaan  suatu benda. Dalam sistem ini, satelit yang sedikitnya berjumlah 24 buah  digunakan.</p>
<p>Penggunaan GPS, yang dibuat dan dikendalikan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat,<br />
terbuka untuk siapa pun dan tanpa dipungut biaya. Sistem ini terdiri  atas tiga unsur: ruang angkasa, pengendali dan pengguna. Unsur ruang  angkasa merujuk pada satelit-satelit GPS. Unsur pengendali merujuk pada  stasiun-stasiun bumi yang berada di berbagai tempat di bumi.  Stasiun-stasiun ini mengawasi peredaran satelit, menyelaraskan  perangkat-perangkat penunjuk waktu yang sangat peka pada satelit, dan  memasukkan ke dalam satelit informasi yang akan diteruskannya.</p>
<p>Unsur pengguna terdiri dari penerima GPS. Penerima GPS menerjemahkan  kode sinyal-sinyal yang datang dari beberapa satelit dan menentukan  letak tersebut. Letak ini ditentukan berdasarkan teknik yang dikenal  dengan istilah trilaterasi (trilateration).</p>
<p>Trilaterasi adalah sebuah cara menentukan letak relatif suatu benda  dengan menggunakan geometri. Perhitungan ini, yang dilakukan dengan  bantuan geometri lingkaran, memerlukan setidaknya tiga titik acuan.  Penjelasan yang mendasari perhitungan ini dapat dipahami secara mudah  melalui bagan di bawah ini:</p>
<p><img src="http://www.oaseqalbu.net/images/story/1266964144.jpg" alt="" /><br />
Pada gambar di sebelah kiri, bayangkan bahwa Anda sedang dalam  perjalanan dan berada di suatu tempat antara  titik P1, P2 dan P3 dan  Anda ingin mengetahui letak keberadaan Anda secara tepat. (Pada tahap  ini, abaikan lingkaran-lingkaran dengan warna berbeda. Bayangkan saja  Anda hanya dapat melihat titik P1, P2 dan P3.) Jika Anda memberitahu  seorang penelpon &#8220;Saya berada di tempat antara titik P1, P2 dan P3&#8243; Anda  belum menyatakan letak Anda secara tepat. Namun, jika Anda tahu jarak  tempat Anda berada dari tiga titik ini, hal ini akan memungkinkan Anda  memberitahukan letak keberadaan Anda dengan tepat. Tahapan-tahapan  berikut akan mencukupi untuk hal ini: perhitungan r1 membatasi penentuan  letak keberadaan Anda dalam wilayah lingkaran merah muda. Kemudian  pengukuran r2 memperkecil wilayah penentuan keberadaan Anda pada salah  satu dari dua titik, A dan B. Terakhir, pengukuran r3 dengan tepat  memastikan bahwa Anda berada pada titik B. Dengan demikian koordinat  Anda pun ditemukan. Titik-titik yang diberi nama P1, P2 dan P3 dalam  penjelasan ini mewakili satelit-satelit dalam sistem GPS.</p>
<p>Kemiripan yang Luar Biasa</p>
<p>Sejumlah kemiripan dalam hal cara kerja dapat ditemukan antara sistem  GPS dan sistem penentuan letak secara magnetik yang dimiliki oleh  merpati. Keduanya memiliki sarana yang memungkinkan pengiriman data  tentang letak pada permukaan bumi. Pada GPS, data dari satelit  diteruskan melalui atmosfer, sebaliknya pada merpati fungsi tersebut  diyakini diperankan oleh medan magnet bumi. Keduanya memiliki sistem  yang dapat menangkap dan mengenali data-data (sinyal-sinyal) yang datang  dari luar ini; yaitu panel-panel pada satelit dan sel-sel yang  mengandung butiran-butiran magnetik pada paruh merpati. Sistem yang  menafsirkan data-data ini juga terdapat pada keduanya. Pada GPS  pengukuran geometris dilakukan oleh komputer dan perangkat digital  lainnya (sebagaimana pada teknik trilaterasi yang dipaparkan di atas),  sedangkan pada merpati otak melakukan tugas menafsirkan sinyal-sinyal  yang diteruskan organ pengindra kepadanya.</p>
<p>Selain itu kini banyak perusahaan penerbangan memasang GPS pada  pesawat-pesawat mereka, dengan menyatukan perangkat tersebut pada sistem  pengendali penerbangan mereka. Fakta bahwa sel-sel merpati yang  mengandung butiran-butiran magnetik telah ditempatkan pada paruhnya,  sebagaimana sistem penerbangan elektronik yang ditempatkan pada hidung  pesawat, merupakan sebuah kemiripan yang sangat penting.</p>
<p>Sama sekali tidak ada keraguan bahwa sistem GPS dan seluruh satelitnya  dan sistem pengendali di bumi telah dirancang secara khusus.<br />
Sistem ini tersusun atas bagian-bagian yang dirancang dan dipersiapkan  untuk melakukan tugas khusus dan membentuk keseluruhan sistem tersebut.  Perangkat-perangkat elektronik yang banyak pada satelit dan berbagai  sistem pengendali bekerja secara bersama secara selaras untuk tujuan  yang satu ini.</p>
<p>Sistem penentuan letak pada merpati juga mencerminkan petunjuk nyata  adanya perancangan semacam itu. Sel-sel yang berisi butiran-butiran  magnetik yang memungkinkan adanya hubungan dengan medan magnet bumi,  saraf-saraf yang meneruskan data yang ditangkap oleh sel-sel tersebut,  dan otak yang menafsirkan semua data tersebut, bekerja bersama dalam  keselarasan sempurna. Berkat semua hal inilah sang burung mampu  menentukan secara tepat letak rumahnya yang berjarak ribuan kilometer  dari tempat ia berada dengan perhitungan yang benar-benar cermat. Ini  benar-benar merupakan keahlian sempurna, sebab jika dilihat dari jarak  ribuan kilometer yang ditempuh oleh merpati, rumahnya tidaklah lebih  dari sebuah titik yang teramat kecil.</p>
<p>Akan tetapi, bagaimanakah sistem yang memungkinkan penentukan letak  secara luar biasa semacam ini dapat terbentuk? Mungkinkah serangkaian  peristiwa kebetulan, tanpa suatu kesengajaan, telah memunculkan  keberadaan merpati dengan rancangannya yang sempurna, melengkapinya  dengan sistem kerja tubuh yang sempurna, memasang sel-sel yang berisi  butiran-butiran magnetik pada paruhnya, dan akhirnya membentuk sistem  pengindraan tanpa cacat? Sudah pasti tidak.</p>
<p>Seluruh seluk beluk pada GPS adalah bukti yang tidak diragukan lagi  bahwa GPS telah dirancang oleh para insinyur. Demikian pula, sebuah  sistem yang memperlihatkan seluk beluk rancangan yang sama pastilah pula  telah dirancang, dengan kata lain telah diciptakan. Tidak ada keraguan  bahwa Allah Yang Mahakuasa, Tuhan seluruh alam, adalah Pencipta yang  menjadikan merpati ada dengan kekuasaan dan pengetahuanNya yang tak  terbatas, dan memberi merpati sistem yang memungkinkannya menentukan  letak sebuah titik dari jarak ribuan kilometer dengan kecermatan sangat  tinggi. Allah mengungkapkan hal berikut ini dalam Al Qur&#8217;an:</p>
<p>Yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai  anak, dan tidak ada sekutu bagiNya dalam kekuasaan(Nya), dan dia telah  menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan  serapi-rapinya (QS. Al Furqaan, 25:2)</p>
<p>[Harun Yahya]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2011/01/sistem-pemandu-arah-pada-burungmerpati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fenomena Adzan</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/fenomena-adzan/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/fenomena-adzan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 06:21:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[adzan]]></category>
		<category><![CDATA[azan]]></category>
		<category><![CDATA[fenomena adzan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=841</guid>
		<description><![CDATA[Adzan adalah media luar biasa untuk mengumandangkan tauhid terhadap Maha yang Maha Kuasa dan risalah (kenabian) Nabi Muhammad saw. Adzan juga merupakan panggilan shalat kepada umat Islam, yang terus bergema di seluruh dunia lima kali setiap hari. Betapa mengagumkan suara adzan itu, dan bagi umat Islam di seluruh dunia, adzan merupakan sebuah fakta yang telah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Comic Sans MS;">Adzan adalah media luar biasa untuk  mengumandangkan tauhid terhadap Maha yang Maha Kuasa dan risalah  (kenabian) Nabi Muhammad saw. Adzan juga merupakan panggilan shalat  kepada umat Islam, yang terus bergema di seluruh dunia lima kali setiap  hari.</span></p>
<p>Betapa mengagumkan suara adzan itu, dan bagi umat Islam di seluruh  dunia, adzan merupakan sebuah fakta yang telah mapan. Indonesia  misalnya, sebagai sebuah negara terdiri dari ribuan pulau dan dengan  penduduk muslim terbesar di dunia.</p>
<p><strong><span style="font-family: Comic Sans MS;">1. Asal Mula Adzan</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-family: Comic Sans MS;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/makkah.jpg"><br />
</a><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/bilal.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-843" title="bilal" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/bilal.jpg" alt="" width="320" height="260" /></a><br />
</span></strong></p>
<p><span style="font-family: Comic Sans MS;">Pada  jaman dulu, Rasulullah Saw. kebingungan  untuk menyampaikan saat waktu  shalat tiba kepada seluruh umatnya. Maka  dicarilah berbagai cara. Ada  yang mengusulkan untuk mengibarkan bendera  pas waktu shalat itu tiba,  ada yang usul untuk menyalakan api di atas  bukit, meniup terompet, dan  bahkan membunyikan lonceng. Tetapi semuanya  dianggap kurang pas dan  kurang cocok.</span></p>
<p>Adalah Abdullah bin Zaid yang bermimpi bertemu  dengan seseorang yang  memberitahunya untuk mengumandangkan adzan dengan  menyerukan lafaz-lafaz  adzan yang sudah kita ketahui sekarang. Mimpi  itu disampaikan Abdullah  bin Zaid kepada Rasulullah Saw. Umar bin  Khathab yang sedang berada di  rumah mendengar suara itu. Ia langsung  keluar sambil menarik jubahnya  dan berkata: ”Demi Tuhan Yang mengutusmu  dengan Hak, ya Rasulullah, aku  benar-benar melihat seperti yang ia  lihat (di dalam mimpi). Lalu  Rasulullah bersabda: ”Segala puji bagimu.” yang kemudian Rasulullah menyetujuinya untuk menggunakan lafaz-lafaz adzan itu untuk menyerukan panggilan shalat. adzan pertama di kumandangkan Oleh seorang sahabat Rasul yang bernama Bilal.</p>
<p><strong><span style="font-family: Comic Sans MS;">2. Pemersatu Umat Islam</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-family: Comic Sans MS;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/makkah1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-856" title="makkah" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/makkah1.jpg" alt="" width="400" height="300" /></a><br />
</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="font-family: Comic Sans MS;"> </span></strong></p>
<p><span style="font-family: Comic Sans MS;">azan menemukan momentum sebagai penyeru  dengan “kekuatan supranatural” yang sangat dahsyat. Ketika azan  berkumandang, kaum muslimin bergegas meninggalkan seluruh aktivitas  duniawi dan bersegera menuju masjid untuk menunaikan salat berjamaah.  Dalam konteks demikian, azan adalah pemersatu umat. Simpul-simpul  kesadaran psiko-religius mereka bergetaran, terhubung secara simultan,  dan dengan totalitas kesadaran seorang hamba mereka bersimpuh,  luruh dalam kesyahduan ibadah salat berjamaah.</span></p>
<p>Islam itu banyak mahzab  dan disetiap mahzab itu asti beda  pula pandangan cara mengerjakan solat / bacaanya . apalagi pemeluk agama  islam jumlahnya sangat banyak 1/2 dari jumlah populasi didunia.dengan  umat yang memiliki bahasa berbeda . Namun tak ada perbedaan dalam  mengumandangkan adzan.</p>
<p><span style="font-family: Comic Sans MS;"><strong>3. Adzan di Saat Peristiwa Penting</strong></span></p>
<p><span style="font-family: Comic Sans MS;"><strong><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/adzan-bayi.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-846" title="adzan-bayi" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/adzan-bayi.jpg" alt="" width="325" height="195" /></a><br />
</strong></span></p>
<p><span style="font-family: Comic Sans MS;">Adzan Digunakan islam untuk memanggil Umat untuk Melaksanakan shalat..<br />
Selain itu adzan juga dikumandangkan disaat-saat Penting..Ketika  lahirnya seorang Bayi ,  ketika Peristiwa besar .</span></p>
<p>Peristiwa besar yang dimaksud adalah<br />
- Fathu Makah : Pembebasan Mekkah merupakan peristiwa yang terjadi pada  tahun 630 tepatnya pada tanggal 10 Ramadan 8 H, dimana Muhammad beserta  10.000 pasukan bergerak dari Madinah menuju Mekkah, dan kemudian  menguasai Mekkah secara keseluruhan, sekaligus menghancurkan berhala  yang ditempatkan di dalam dan sekitar Ka&#8217;bah. Lalu Bilal Mengumandangkan  Adzan Diatas Ka&#8217;bah</p>
<p>- Perebutan kekuasaan Konstatinopel : Konstantinopel jatuh ke tangan  pasukan Ottoman, mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur. lalu beberapa  perajurit ottoman masuk kedalam Ramapsan terbesar Mereka Sofia..lalu mengumandangkan adzan disana sebagai tanda kemenagan meraka.</p>
<p><strong><span style="font-family: Comic Sans MS;">4. Telah Dikumandangkan Trilyunan Kali</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-family: Comic Sans MS;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/adzan.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-845" title="adzan" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/adzan.jpg" alt="" width="380" height="254" /></a><br />
</span></strong></p>
<p><span style="font-family: Comic Sans MS;">Sejak pertama x sampai saat ini mungkin sudah  sekitar 1500 tahunan lebih adzan dikumandangkan.tarola tiap tahun 356 .  jadi kira2 gni &gt;&gt; 1500 X 356 =  534000 dan kalikan kembali dengan  jumlah umat islam yang terus bertambah tiap tahunya . kita hitung saja .  umat islam saat ini sekitar 2 miliyar orang .dengan persentase 2  milayar umat dengan 2 juta muadzin saja.<br />
534.000 x 2.000.000 = 1.068.000.000.000 dikalikan 5 (waktu Sholat) = <strong>5.340.000.000.000</strong><br />
Subhanallah&#8230;.kemungkinan bisa lebih dari itu.</span></p>
<p><strong><span style="font-family: Comic Sans MS;">5. Tidak Pernah Berhenti Berkumandang</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="font-family: Comic Sans MS;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/fenomena-adzan.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-854" title="fenomena adzan" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/fenomena-adzan.jpg" alt="" width="294" height="171" /></a><br />
</span></strong></p>
<p><span style="font-family: Comic Sans MS;">Proses itu terus berlangsung dan bergerak ke  arah barat kepulauan Indonesia. Perbedaan waktu antara timur dan barat  pulau-pulau di Indonesia adalah satu jam. Oleh karena itu, satu jam  setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta,  disusul pula sumatra. Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia  sudah dimulai di Malaysia. Burma adalah di baris berikutnya, dan dalam  waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota  Bangladesh. Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah  dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus  menuju Bombay dan seluruh kawasan India.</span></p>
<p>Srinagar dan Sialkot (sebuah kota di Pakistan utara) memiliki waktu  adzan yang sama. Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi dan  Gowadar (kota di Baluchistan, sebuah provinsi di Pakistan) adalah empat  puluh menit, dan dalam waktu ini, (Dawn) adzan Fajar telah terdengar di  Pakistan. Sebelum berakhir di sana, ia telah dimulai di Afghanistan dan  Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam. Adzan  kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah  dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak.</p>
<p>Perbedaan waktu antara Bagdad dan Iskandariyah di Mesir adalah satu jam.  Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia dan Sudan selama jam  tersebut. Iskandariyah dan Istanbul terletak di bujur geografis yang  sama. Perbedaan waktu antara timur dan barat Turki adalah satu setengah  jam, dan pada saat ini seruan shalat dikumandangkan.</p>
<p>Iskandariyah dan Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yang  sama. Proses panggilan Adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh  kawasan Afrika. Oleh karena itu, kumandang keesaan Allah dan kenabian  Muhammad saw yang dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di  pantai timur Samudera Atlantik setelah sembilan setengah jam.</p>
<p>Sebelum Adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur telah  dimulai di kawasan timur Indonesia, dan sebelum mencapai Dacca, adzan  Ashar telah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta setelah kira-kira  satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul. Dan tidak lama  setelah waktu Maghrib mencapai Sumatera, maka waktu adzan Isya telah  dimulai di Sulawesi! Bila Muadzin di Indonesia mengumandangkan adzan  Fajar, maka muadzin di Afrika mengumandangkan adzan untuk Isya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/fenomena-adzan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahaya Es Teh bagi Ginjal</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/bahaya-es-teh-bagi-ginjal/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/bahaya-es-teh-bagi-ginjal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2010 10:08:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[bahay es teh]]></category>
		<category><![CDATA[es teh]]></category>
		<category><![CDATA[ginjal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=837</guid>
		<description><![CDATA[Siapa tak suka minum es teh? Rasanya yang manis menyegarkan, berpadu dengan harga murah membuat es teh menjadi minuman favorit di segala suasana, termasuk saat berbuka puasa. Popularitas es teh terbukti dengan kehadirannya di hampir semua tempat makan, mulai dari kelas warung hingga restoran mahal. Mungkin banyak yang setuju dengan jargon es teh kemasan, ‘Apapun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa tak suka minum es teh? Rasanya yang manis menyegarkan, berpadu  dengan harga murah membuat es teh menjadi minuman favorit di segala  suasana, termasuk saat berbuka puasa.</p>
<p>Popularitas es teh terbukti dengan kehadirannya di hampir semua tempat  makan, mulai dari kelas warung hingga restoran mahal. Mungkin banyak  yang setuju dengan jargon es teh kemasan, ‘Apapun makanannya, minumnya  tetap es teh.’</p>
<p>Tapi tahukah Anda, di balik kenikmatannya, es teh menyimpan potensi  merugikan bagi kesehatan. Penelitian Loyola University Chicago Stritch  School of Medicine mengungkap bahwa konsumsi es teh berlebih  meningkatkan risiko menderita batu ginjal.</p>
<p>Seperti dikutip dari laman Times of India, es teh mengandung konsentrasi  tinggi oksalat, salah satu bahan kimia kunci yang memicu pembentukan  batu ginjal. ‘Bagi mereka yang memiliki kecenderungan sakit batu ginjal,  es teh jelas menjadi minuman terburuk,’ kata Dr John Milner, asisten  profesor Departemen Urologi, yang tergabung dalam penelitian.</p>
<p>Milner mengatakan, teh panas sebenarnya juga menyimpan efek buruk yang  sama. Hanya, takaran penyajian teh panas biasanya lebih kecil.  Logikanya, orang meminum teh panas tak akan sebanyak minum es teh.  Jarang orang yang mengonsumsi teh panas saat haus. Berbeda dengan es  teh, di mana banyak orang sanggup meminumnya lebih dari segelas saat  haus dan udara panas.</p>
<p>Pria, wanita posmenopause dengan tingkat estrogen rendah, dan wanita  yang pernah menjalani operasi pengangkatan indung telur paling rentan  terpapar dampak buruk es teh. Oleh karenanya, Milner menyarankan,  mengganti konsumsi minuman itu dengan air putih, atau mencampurnya  dengan lemon. ‘Lemon kaya kandungan citrates, yang dapat menghambat  pertumbuhan batu ginjal,’ kata Milner.</p>
<p>Batu ginjal adalah kristal kecil yang terbentuk dari mineral dan garam  yang biasanya ditemukan dalam air seni, ginjal atau saluran kemih.  Mineral tak terpakai itu umumnya bisa keluar dari tubuh bersama urin,  tapi dalam kondisi tertentu bisa mengendap dan membatu di dalam saluran  kemih.</p>
<p>Peneliti juga mengungkap sejumlah makanan lain yang berpotensi menyimpan  efek buruk. Mereka menyebut antara lain: bayam, cokelat,  kacang-kacangan, garam, dan daging.</p>
<p>Sebaiknya, konsumsi es teh dan makanan-makanan itu secara moderat demi  kesehatan ginjal. Padukan pula dengan makanan tinggi kalsium yang dapat  mereduksi oksalat. Dan, tentu saja perbanyak minum air putih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/bahaya-es-teh-bagi-ginjal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>mengulas Misteri Tembok Ya&#8217;juj &amp; Ma&#8217;juj</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/mengulas-misteri-tembok-yajuj-majuj/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/mengulas-misteri-tembok-yajuj-majuj/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Nov 2010 06:08:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[tembok ya'juj ma'juj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=800</guid>
		<description><![CDATA[Mereka berkata; “Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya-juj dan Ma-juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka ?” QS. Al-Anbiya: 96 “Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya-juj dan Ma-juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mereka berkata; “Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya-juj dan Ma-juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka ?”</p>
<p>QS. Al-Anbiya: 96 “Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya-juj dan Ma-juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (Hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata); “Aduhai celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zhalim.”</p>
<p>Ya-juj dan Ma-juj dalam Hadits Dari Zainab Binti Jahsh -isteri Nabi SAW, berkata; “Nabi SAW bangun dari tidurnya dengan wajah memerah, kemudian bersabda; “Tiada Tuhan selain Allah, celakalah bagi Arab dari kejahatan yang telah dekat pada hari kiamat, (yaitu) Telah dibukanya penutup Ya-juj dan Ma-juj seperti ini !” beliau melingkarkan jari tangannya. (Dalam riwayat lain tangannya membentuk isyarat 70 atau 90), Aku bertanya; “Ya Rasulullah SAW, apakah kita akan dihancurkan walaupun ada orang-orang shalih ?” Beliau menjawab; “Ya, Jika banyak kejelekan.” (HR. Ahmad, Al-Bukhari dan Muslim)</p>
<p>Jenis dan Asal Usul Ya-juj dan Ma-juj dalam QS. Al-Kahfi : 94 Ya-juj dan Ma-juj menurut ahli lughah ada yang menyebut isim musytaq (memiliki akar kata dari bhs. Arab) berasal dari AJAJA AN-NAR artinya jilatan api. Atau dari AL-AJJAH (bercampur/sangat panas), al-Ajju (cepat bermusuhan), Al-Ijajah (air yang memancar keras) dengan wazan MAF’UL dan YAF’UL / FA’UL. Menurut Abu Hatim, Ma-juj berasal dari MAJA yaitu kekacauan. Ma-juj berasal dari Mu-juj yaitu Malaja. Namun, menurut pendapat yang shahih, Ya-juj dan Ma-juj bukan isim musytaq tapi merupakan isim ‘Ajam dan Laqab (julukan). Para ulama sepakat, bahwa Ya-juj dan Ma-juj termasuk spesies manusia.</p>
<p><a href="http://artikelmenarik.files.wordpress.com/2010/04/yajuj-dan-majuj.jpg"></a></p>
<p>Mereka berbeda dalam menentukan siapa nenek moyangnya. Ada yang menyebutkan dari sulbi Adam AS dan Hawa atau dari Adam AS saja. Ada pula yang menyebut dari sulbi Nabi Nuh AS dari keturunan Syis/At-Turk menurut hadits Ibnu Katsir. Sebagaimana dijelaskan dalam tarikh, Nabi Nuh AS mempunyai tiga anak, Sam, Ham, Syis/At-Turk. Ada lagi yang menyebut keturunan dari Yafuts Bin Nuh. Menurut Al-Maraghi, Ya-juj dan Ma-juj berasal dari satu ayah yaitu Turk, Ya-juj adalah At-Tatar (Tartar) dan Ma-juj adalah Al-Maghul (Mongol), namun keterangan ini tidak kuat. Mereka tinggal di Asia bagian Timur dan menguasai dari Tibet, China sampai Turkistan Barat dan Tamujin. Mereka dikenal sebagai Jengis Khan (berarti Raja Dunia) pada abad ke-7 H di Asia Tengah dan menaklukan Cina Timur. Ditaklukan oleh Quthbuddin Bin Armilan dari Raja Khuwarizmi yang diteruskan oleh anaknya Aqthay. “Batu” anak saudaranya menukar dengan negara Rusia tahun 723 H dan menghancurkan Babilon dan Hongaria. Kemudian digantikan Jaluk dan dijajah Romawi dengan menggantikan anak saudaranya Manju, diganti saudaranya Kilay yang menaklukan Cina.</p>
<p>Saudaranya Hulako menundukan negara Islam dan menjatuhkan Bagdad pada masa daulah Abasia ketika dipimpin Khalifah Al-Mu’tashim Billah pertengahan abad ke-7 H / 656 H. Ya-juj dan Ma-juj adalah kaum yang banyak keturunannya.Menurut mitos, mereka tidak mati sebelum melihat seribu anak lelakinya membawa senjata. Mereka taat pada peraturan masyarakat, adab dan pemimpinnya. Ada yang menyebut mereka berperawakan sangat tinggi sampai beberapa meter dan ada yang sangat pendek sampai beberapa centimeter. Konon, telinga mereka panjang, tapi ini tidak berdasar. Pada QS. Al-Kahfi:94, Ya-juj dan Ma-juj adalah kaum yang kasar dan biadab.</p>
<p>Jika mereka melewati perkampungan, membabad semua yang menghalangi dan merusak atau bila perlu membunuh penduduk. Karenya, ketika Dzulkarnain datang, mereka minta dibuatkan benteng agar mereka tidak dapat menembus dan mengusik ketenangan penduduk. Siapakah Dzulkarnain ? Menurut versi Barat, Dzulkarnain adalah Iskandar Bin Philips Al-Maqduny Al-Yunany (orang Mecedonia, Yunani). Ia berkuasa selama 330 tahun. Membangun Iskandariah dan murid Aristoteles. Memerangi Persia dan menikahi puterinya. Mengadakan ekspansi ke India dan menaklukan Mesir.</p>
<p>Menurut Asy-Syaukany, pendapat di atas sulit diterima, karena hal ini mengisyaratkan ia seorang kafir dan filosof. Sedangkan al-Quran menyebutkan; “Kami (Allah) mengokohkannya di bumi dan Kami memberikan kepadanya sebab segala sesuatu.” Menurut sejarawan muslim Dzulkarnain adalah julukan Abu Karb Al-Himyari atau Abu Bakar Bin Ifraiqisy dari daulah Al-Jumairiyah (115 SM – 552 M.).</p>
<p>Kerajaannya disebut At-Tababi’ah. Dijuluki Dzulkarnain (Pemilik dua tanduk), karena kekuasaannya yang sangat luas, mulai ujung tanduk matahari di Barat sampai Timur. Menurut Ibnu Abbas, ia adalah seorang raja yang shalih.</p>
<p>Ia seorang pengembara dan ketika sampai di antara dua gunung antara Armenia dan Azzarbaijan. Atas permintaan penduduk, Dzulkarnain membangun benteng. Para arkeolog menemukan benteng tersebut pada awal abad ke-15 M, di belakang Jeihun dalam ekspedisi Balkh dan disebut sebagai “Babul Hadid” (Pintu Besi) di dekat Tarmidz. Timurleng pernah melewatinya, juga Syah Rukh dan ilmuwan German Slade Verger. Arkeolog Spanyol Klapigeo pada tahun 1403 H. Pernah diutus oleh Raja Qisythalah di Andalus ke sana dan bertamu pada Timurleng. “Babul Hadid” adalah jalan penghubung antara Samarqindi dan India.</p>
<p><strong>BENARKAH TEMBOK CINA ADALAH TEMBOK Zulkarnain ?</strong></p>
<p>Banyak orang menyangka itulah tembok yang dibuat oleh Zulkarnain dalam surat Al Kahfi. Dan yang disebut Ya’juj dan Ma’juj adalah bangsa Mongol dari Utara yang merusak dan menghancurkan negeri-negeri yang mereka taklukkan. Mari kita cermati kelanjutan surat Al Kahfi ayat 95-98 tentang itu.<br />
Zulkarnain memenuhi permintaan penduduk setempat untuk membuatkan tembok pembatas. Dia meminta bijih besi dicurahkan ke lembah antara dua bukit. Lalu minta api dinyalakan sampai besi mencair. Maka jadilah tembok logam yang licin tidak bisa dipanjat.<br />
Ada tiga hal yang berbeda antara Tembok Cina dan Tembok Zulkarnain. Pertama, tembok Cina terbuat dari batu-batu besar yang disusun, bukan dari besi. Kedua, tembok itu dibangun bertahap selama ratusan tahun oleh raja-raja Dinasti Han, Ming, dst. Sambung-menyambung. Ketiga, dalam Al Kahfi ayat 86, ketika bertemu dengan suatu kaum di Barat, Allah berfirman,</p>
<p>“Wahai Zulkarnain, terserah padamu apakah akan engkau siksa kaum itu atau engkau berikan kebaikan pada mereka.” Artinya, Zulkarnain mendapat wahyu langsung dari Tuhan, sedangkan raja-raja Cina itu tidak. Maka jelaslah bahwa tembok Cina bukan yang dimaksud dalam surat Al Kahfi. Jadi di manakan tembok Zulkarnain?</p>
<p><strong>BEBERAPA PENELITIAN TEMBOK YA’JUJ</strong></p>
<p>Abdullah Yusuf Ali dalam tafsir The Holy Qur’an menulis bahwa di distrik Hissar, Uzbekistan, 240 km di sebelah tenggara Bukhara, ada celah sempit di antara gunung-gunung batu. Letaknya di jalur utama antara Turkestan ke India dengan ordinat 38oN dan 67oE. Tempat itu kini bernama buzghol-khana dalam bahasa Turki, tetapi dulu nama Arabnya adalah bab al hadid. Orang Persia menyebutnya dar-i-ahani. Orang Cina menamakannya tie-men-kuan. Semuanya bermakna pintu gerbang besi.</p>
<p>Hiouen Tsiang, seorang pengembara Cina pernah melewati pintu berlapis besi itu dalam perjalanannya ke India di abad ke-7. Tidak jauh dari sana ada danau yang dinamakan Iskandar Kul. Di tahun 842 Khalifah Bani Abbasiyah, al-Watsiq, mengutus sebuah tim ekspedisi ke gerbang besi tadi. Mereka masih mendapati gerbang di antara gunung selebar 137 m dengan kolom besar di kiri kanan terbuat dari balok-balok besi yang dicor dengan cairan tembaga, tempat bergantung daun pintu raksasa. Persis seperti bunyi surat Al Kahfi. Pada Perang Dunia II, konon Winston Churchill, pemimpin Inggris, mengenali gerbang besi itu.</p>
<p><a href="http://artikelmenarik.files.wordpress.com/2010/04/gunung-tembok-besi-02.jpg"></a></p>
<p><strong>Letak Perkiraan Tembok Besi Berada</strong></p>
<p>Apa pun tentang keberadaan dinding penutup tersebut, ia memang terbukti ada sampai sekarang di Azerbaijan dan Armenia. Tepatnya ada di perunungan yang sangat tinggi dan sangat keras. Ia berdiri tegak seolah-olah diapit oleh dua buah tembok yang sangat tinggi. Tempat itu tercantum pada peta-peta Islam mahupun Rusia, terletak di republik Georgia.<br />
Al-Syarif al-Idrisi menegaskan hal itu melalui riwayat penelitian yang dilakukan Sallam, staf peneliti pada masa Khalifah al-Watsiq Billah (Abbasiah). Konon, Al-Watsiq pernah bermimpi tembok penghalang yang dibangun Iskandar Dzul Qarnain untuk memenjarakan Ya’juj-Ma’juj terbuka.</p>
<div id="attachment_801" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/Gunung-Tembok-Bes.jpg"><img class="size-medium wp-image-801" title="Gunung-Tembok-Bes" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/11/Gunung-Tembok-Bes-300x168.jpg" alt="" width="300" height="168" /></a><p class="wp-caption-text">Perkiraan Letak Tembok Ghaib</p></div>
<p>Mimpi itu mendorong Khalifah untuk mengetahui perihal tembok itu saat itu, juga lokasi pastinya. Al-Watsiq menginstruksikan kepada Sallam untuk mencari tahu tentang tembok itu. Saat itu sallam ditemani 50 orang. Penelitian tersebut memakan biaya besar. Tersebut dalam Nuzhat al-Musytaq, buku geografi, karya al-Idrisi, Al-Watsiq mengeluarkan biaya 5000 dinar untuk penelitian ini.</p>
<p>Rombongan Sallam berangkat ke Armenia. Di situ ia menemui Ishaq bin Ismail, penguasa Armenia. Dari Armenia ia berangkat lagi ke arah utara ke daerah-daerah Rusia. Ia membawa surat dari Ishaq ke penguasa Sarir, lalu ke Raja Lan, lalu ke penguasa Faylan (nama-nama daerah ini tidak dikenal sekarang). Penguasa Faylan mengutus lima penunjuk jalan untuk membantu Sallam sampai ke pegunungan Ya’juj-Ma’juj.</p>
<p>27 hari Sallam mengarungi puing-puing daerah Basjarat. Ia kemudian tiba di sebuah daerah luas bertanah hitam berbau tidak enak. Selama 10 hari, Sallam melewati daerah yang menyesakkan itu. Ia kemudian tiba di wilayah berantakan, tak berpenghuni. Penunjuk jalan mengatakan kepada Sallam bahwa daerah itu adalah daerah yang dihancurkan oleh Ya’juj-Ma’juj tempo dulu. Selama 6 hari, berjalan menuju daerah benteng. Daerah itu berpenghuni dan berada di balik gunung tempat Ya’juj-Ma’juj berada.<br />
Sallam kemudian pergi menuju pegunungan Ya’juj-Ma’juj. Di situ ia melihat pegunungan yang terpisah lembah. Luas lembah sekitar 150 meter. Lembah ini ditutup tembok berpintu besi sekitar 50 meter.</p>
<p>Dalam Nuzhat al-Musytaq, gambaran Sallam tentang tembok dan pintu besi itu disebutkan dengan sangat detail (Anda yang ingin tahu bentuk detailnya, silakan baca: Muzhat al-Musytaq fi Ikhtiraq al-Afaq, karya al-Syarif al-Idrisi, hal. 934 -938).</p>
<p>Al-Idrisi juga menceritakan bahwa menurut cerita Sallam penduduk di sekitar pegunungan biasanya memukul kunci pintu besi 3 kali dalam sehari. Setelah itu mereka menempelkan telinganya ke pintu untuk mendengarkan reaksi dari dalam pintu. Ternyata, mereka mendengar gema teriakan dari dalam. Hal itu menunjukkan bahwa di dalam pintu betul-betul ada makhluk jenis manusia yang konon Ya’juj-Ma’juj itu.</p>
<p>Ya’juj-Ma’juj sendiri, menurut penuturan al-Syarif al-Idrisi dalam Nuzhat al-Musytaq, adalah dua suku keturunan Sam bin Nuh. Mereka sering mengganggu, menyerbu, membunuh, suku-suku lain. Mereka pembuat onar, dan sering menghancurkan suatu daerah. Masyarakat mengadukan kelakuan suku Ya’juj dan Ma’juj kepada Iskandar Dzul Qarnain, Raja Macedonia. Iskandar kemudian menggiring (mengusir) mereka ke sebuah pegunungan, lalu menutupnya dengan tembok dan pintu besi.</p>
<p>Menjelang Kiamat nanti, pintu itu akan jebol. Mereka keluar dan membuat onar dunia, sampai turunnya Nabi Isa al-Masih.</p>
<p>Dalam Nuzhat al-Musytaq, al-Syarif al-Idrisi juga menuturkan bahwa Sallam pernah bertanya kepada penduduk sekitar pegunungan, apakah ada yang pernah melihat Ya’juj-Ma’juj. Mereka mengaku pernah melihat gerombolan orang di atas tembok penutup. Lalu angin badai bertiup melemparkan mereka. Penduduk di situ melihat tubuh mereka sangat kecil. Setelah itu, Sallam pulang melalui Taraz (Kazakhtan), kemudian Samarkand (Uzbekistan), lalu kota Ray (Iran), dan kembali ke istana al-Watsiq di Surra Man Ra’a, Iraq. Ia kemudian menceritakan dengan detail hasil penelitiannya kepada Khalifah.<br />
Kalau menurut penuturan Ibnu Bathuthah dalam kitab Rahlat Ibn Bathuthah pegunungan Ya’juj-Ma’juj berada sekitar perjalanan 6 hari dari Cina. Penuturan ini tidak bertentangan dengan al-Syarif al-Idrisi. Soalnya di sebelah Barat Laut Cina adalah daerah-daerah Rusia.</p>
<p>Referensi:</p>
<p>Az-Zuhaily, Tafsir Al-Munir.</p>
<p>Dr. Thaha Ad-Dasuqy, ‘Aqidatuna Wa Shilatuha Bil Kaun Wal Insan Wal Hayat, Darul Huda, Kairo, 1995.</p>
<p>Syekh Sya’ban ‘Abdulhadi Abu Rabah, Islamiyat, Haqaiq Fi Dzilli Tauhid Al-Ara Al-Islamiyah, Muassasah Al-’Arabiyah Al-Haditsiyah, Kairo, 1991.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/mengulas-misteri-tembok-yajuj-majuj/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Ya&#8217;juj Dan Ma&#8217;juj (2)</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/mengenal-yajuj-dan-majuj-2/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/mengenal-yajuj-dan-majuj-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2010 10:15:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[gog]]></category>
		<category><![CDATA[ma'juj]]></category>
		<category><![CDATA[magog]]></category>
		<category><![CDATA[ya'juj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=796</guid>
		<description><![CDATA[“Sebenar benar perkataan adalah kitabullah(alquran) dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam..”(HR.Muslim) Mereka adalah bangsa perusak yang Allah keluarkan di akhir zaman. Mereka..alhamdulillah yg dulu terkurung oleh benteng/tembok yang dibuat oleh Dzulqarnain seorang raja yang shalih, bukan Iskandar Dzulqarnain Al Maqduny/Alexander The Great from Macedonia (356-323 SM) http://asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&#38;id_online=591 Mereka (Ya’juj n Ma’juj) adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Sebenar benar perkataan adalah kitabullah(alquran) dan sebaik-baik petunjuk  adalah petunjuk Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam..”(HR.Muslim)</p>
<p>Mereka adalah bangsa perusak yang Allah keluarkan di akhir zaman.  Mereka..alhamdulillah yg dulu terkurung oleh benteng/tembok yang dibuat  oleh Dzulqarnain seorang raja yang shalih, bukan Iskandar Dzulqarnain Al  Maqduny/Alexander The Great from Macedonia (356-323 SM) <a rel="nofollow" href="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vYXN5c3lhcmlhaC5jb20vc3lhcmlhaC5waHA%2FbWVudT1kZXRpbCZpZF9vbmxpbmU9NTkx&amp;amp;b=0" target="_blank">http://asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&amp;id_online=591</a></p>
<p>Mereka (Ya’juj n Ma’juj) adalah keturunan <strong>TURK (1)dari Yafits bin  Nuh</strong> yang juga menurunkan raja-raja hebat dalam sejarah dari  keturunannya, mereka adalah anak-anak paman mereka. Saudara mereka dari bangsa  Mongol dan Turk dibiarkan Allah subhanahu wa ta’ala di luar dinding sedangkan  Ya’juj dan Ma’juj di dalam dinding(Hari Kiamat Sudah Dekat, hal 121).</p>
<div>
<div><img src="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vdXBsb2FkLndpa2ltZWRpYS5vcmcvd2lraXBlZGlhL2NvbW1vbnMvdGh1bWIvMC8wYS9NYXAtVHVya2ljTGFuZ3VhZ2VzLnBuZy84MDBweC1NYXAtVHVya2ljTGFuZ3VhZ2VzLnBuZw%3D%3D&amp;amp;b=0" alt="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vdXBsb2FkLndpa2ltZWRpYS5vcmcvd2lraXBlZGlhL2NvbW1vbnMvdGh1bWIvMC8wYS9NYXAtVHVya2ljTGFuZ3VhZ2VzLnBuZy84MDBweC1NYXAtVHVya2ljTGFuZ3VhZ2VzLnBuZw%3D%3D&amp;amp;b=0" width="480" height="211" /></div>
<div>Wilayah saat sekarang yang berbahasa Turki dan merupakan rumpun utama  Bangsa Turk</div>
</div>
<div>
<div>Asal mula Bangsa Turk dari wilayah di Asia Tengah di Barat Cina dan disebut  Xiongnu (Xi?ngnú)</div>
</div>
<div><img src="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vdXBsb2FkLndpa2ltZWRpYS5vcmcvd2lraXBlZGlhL2NvbW1vbnMvOS85YS9Hb2t0dXJrdXQuanBn&amp;amp;b=0" alt="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vdXBsb2FkLndpa2ltZWRpYS5vcmcvd2lraXBlZGlhL2NvbW1vbnMvOS85YS9Hb2t0dXJrdXQuanBn&amp;amp;b=0" width="402" height="316" /><br />
Adapun tanda kiamat kubra/besar (dapat dipastikan setelah tanda  ini keluar maka kiamat), di antaranya disebutkan dalam hadits Hudzaifah bin  Usaid Al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu:</p>
<p>Rasulullah  melihat kami ketika kami tengah berbincang-bincang. Beliau berkata: “Apa yang  kalian perbincangkan?” Kami menjawab: “Kami sedang berbincang-bincang tentang  hari kiamat.” Beliau berkata: “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian  lihat sebelumnya sepuluh tanda.” Beliau menyebutkan: “Dukhan (asap), Dajjal,  Daabbah, terbitnya matahari dari barat, turunnya ‘Isa ‘alaihissalam, Ya’juj dan  Ma’juj, dan tiga khusuf (dibenamkan ke dalam bumi) di timur, di barat, dan di  jazirah Arab, yang terakhir adalah api yang keluar dari Yaman mengusir  (menggiring) mereka ke tempat berkumpulnya mereka.” (HR. Muslim no. 2901)</p></div>
<div>-</div>
<div><strong>Jadi tidak mungkin KIAMAT 2012, paling kurang butuh 7 th untuk  turunnya Al Masih Isa bin Maryam, 1 tahun 2 bulan 22 hari untuk munculnya Al  Masih Dajjal dan 7-9 tahun untuk munculnya Imam Mahdi Muhammad bin  Abdullah.</strong></div>
<div>
<p>Al Qur’an dua kali menyebutkan kata “Ya’juj dan Ma’juj”. Pertama, di  <strong>surat Al Kahfi ayat 94-100</strong>, yang berbunyi:<br />
“Mereka berkata:  Hai Dzulqarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu orang-orang yang membuat  kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran  kepadamu, supaya membuat dinding antara kami dan mereka? “Dzulqarnain berkata:  ‘Apa yang telah dikuasakan oleh Rabbku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik,  maka bantulah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan  dinding antara kalian dan mereka, berilah aku potongan-potongan besi.’ Hingga  apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah  Dzulqarnain: ‘Tiuplah (api itu).’ Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah  seperti) api, diapun berkata: ‘Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar  kutuangkan ke atas besi panas itu.’ Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka  tidak bisa (pula) melubanginya. Dzulqarnain berkata: ‘Ini (dinding) adalah  rahmat dari Rabbku, maka apabila telah datang janji Rabbku Dia akan  menjadikannya hancur luluh; dan janji Rabbku itu adalah benar.’ Kami biarkan  mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain, kemudian ditiup  lagi sangkakala, lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya.”</p>
</div>
<div><img src="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vaTQ2NC5waG90b2J1Y2tldC5jb20vYWxidW1zL3JyOC9tYmFoam9nby9adWxrYXJuYWVuLVRlbWJvayUyMGJlc2kvR3VudW5nLVRlbWJvay1CZXNpLTAyLmpwZw%3D%3D&amp;amp;b=0" alt="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vaTQ2NC5waG90b2J1Y2tldC5jb20vYWxidW1zL3JyOC9tYmFoam9nby9adWxrYXJuYWVuLVRlbWJvayUyMGJlc2kvR3VudW5nLVRlbWJvay1CZXNpLTAyLmpwZw%3D%3D&amp;amp;b=0" width="478" height="316" /></div>
<div>
<div>Darial George/ Darial Pass merupakan salah satu tempat yang dicurigai  tempat Ya’juj dan Ma’juj keluar di samping beberapa pendapat lain (namun  semuanya hanya kira-kira)</div>
</div>
<div><a rel="nofollow" href="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vd3d3Lmdlb2dyYXBoaWNndWlkZS5uZXQvZWFydGgvcGljdHVyZXMvY2F1Y2FzdXMuanBn&amp;amp;b=0" target="_blank">http://www.geographicguide.net/earth/pictures/caucasus.jpg</a><br />
<a rel="nofollow" href="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vd3d3Lm1vYm90Lm9yZy9NT0JPVC9SZXNlYXJjaC9jYXVjYXN1cy9pbWFnZXMvQ2F1Y2FzdXNfQm9yZGVyczQuanBn&amp;amp;b=0" target="_blank">http://www.mobot.org/MOBOT/Research/caucasus/images/Caucasus_Borders4.jpg</a></div>
<div>
<div><img src="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vd3d3Lmdlb2dyYXBoeS5odW50ZXIuY3VueS5lZHUvJTdFdGJ3L3djLm5vdGVzLzE1LmNsaW1hdGVzLnZlZy9jbGltYXRlL2FyYWwuc2VhLm1hcC5qcGc%3D&amp;amp;b=0" alt="http://www.geography.hunter.cuny.edu/~tbw/wc.notes/15.climates.veg/climate/aral.sea.map.jpg" width="337" height="316" /></div>
<div>Khurasan, yang meliputi Utara Iran, Utara Afghanistan, Turkmenistan,  Uzbekistan, Kazakhstan, Tajikistan. Tempat keluarnya Dajjal di akhir zaman dan  mungkin juga Ya’juj n Ma’juj(wallahu a’lam)“Dajjal  akan keluar/muncul dari muka bumi ini di bagian timur yang bernama Khurasan”.  (HR. Tirmidzi)</div>
</div>
<div>
<p><strong>#Kemunculan Ya`juj dan  Ma`juj merupakan satu dari tanda-tanda kiamat  besar#</strong><br />
Kedua,<br />
“Hingga apabila dibukakan  (dinding) Ya`juj dan Ma`juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat  yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit),  maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata):  ‘Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini,  bahkan kami adalah orang-orang yang zhalim’.” (Al-Anbiya`: 96-97)</p>
<p>Itulah dua ayat Qur’an yang menyebutkan tentang Ya’juj dan Majuj. Ayat 94  surat Al Kahfi berbicara perihal Ya’juj dan Ma’juj di masa lalu. Tentang sifat  mereka yang suka membuat kerusakan di dunia, sampai kemudian Dzulqarnain membuat  benteng yang menghalangi mereka, dan mereka tidak mampu bangkit lagi semenjak  zaman Dzulqarnain itu, juga zaman-zaman setelahnya. Sementara surat Al Anbiya  berbicara dengan jelas tentang Ya’juj dan Ma’juj di masa depan dan perihal  kebangkitannya ketika mendekati hari Kiamat. Kalimat pada ayat surat Al Anbiya  yang berbunyi, “dan mereka turun dengan cepat dari seluruh penjuru yang tinggi.”  Menunjukkan besarnya kekuatan, jumlah personel yang mereka miliki, dan kerasnya  ekspansi yang mereka lakukan.</p>
<p>Dari Zainab bintu Jahsyi radhiyallahu ‘anha bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa  sallam bangun dari tidurnya seraya berkata: “La ilaha illallah, celakalah  orang-orang Arab, karena keburukan yang telah dekat. Telah terbuka pada hari ini  dari dinding Ya`juj dan Ma`juj seperti ini.” –dan Sufyan (seorang perawi)  melingkarkan tangannya dalam bentuk angka sepuluh– Kemudian saya (Zainab)  berkata: “Ya Rasulullah, apakah kita akan binasa meskipun bersama kita ada  orang-orang shalih? Beliau menjawab: “Ya, ketika al-khabats(kemaksiatan) semakin  banyak jumlahnya.”(2)</p>
<p>Bahkan dalam hadits yang berasal dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu  (dalam Shahih Muslim) disebutkan kemunculan Ya`juj dan Ma`juj ini dalam satu  rangkaian dengan kemunculan Dajjal, Isa bin Maryam, lantas muncul Ya`juj dan  Ma`juj. Semua peristiwa tersebut adalah peristiwa-peristiwa yang akan mendahului  terjadinya hari kiamat. Nampaklah bahwa peristiwa demi peristiwa jelang hari  kiamat merupakan peristiwa yang tersusun bagai marjan dalam satu untaian tali.  Al-Imam Ahmad rahimahullahu meriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu  ‘anhuma, dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:</p>
<p>“Tanda-tanda hari kiamat (bagaikan) marjan yang disusun dalam untaian tali.  Bila tali itu putus, maka terikutlah sebagian pada sebagian (lainnya).”(3)</p>
<p>-<br />
Ya`juj dan Ma`juj merupakan anak keturunan Nabi Adam ‘alaihissalam  (manusia). Dalil yang menunjukkan mereka dari anak cucu Adam adalah hadits yang  diriwayatkan Al-Imam Al-Bukhari rahimahullahu dari Abu Sa’id Al-Khudri  radhiyallahu ‘anhu dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau  bersabda:</p>
<p>Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Wahai Adam.” Adam menjawab: “Aku sambut  panggilan-Mu dan dengan bahagia aku penuhi perintah-Mu, segala kebaikan berada  di tangan-Mu. Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Keluarkanlah utusan  (penghuni) neraka.” Adam bertanya, “Apa utusan (penghuni) neraka itu?” Allah  Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dari setiap 1.000 orang ada 999 orang.” Maka,  ketika itu anak-anak kecil rambutnya beruban, yang hamil melahirkan  kandungannya, dan kamu lihat manusia mabuk padahal mereka tidak mabuk, akan  tetapi karena adzab Allah Subhanahu wa Ta’ala yang teramat keras. Para shahabat  bertanya, “Siapa satu yang selamat dari kita itu, wahai Rasulullah?” Beliau  jawab, “Bergembiralah, karena kamu hanya seorang sedang dari kalangan Ya`juj dan  Ma`juj seribu orang.” (Shahih Al-Bukhari, Kitab Al-Anbiya` Bab Qishshah Ya`juj  wa Ma`juj)</p>
<p>Ada hadits marfu’(disandarkan pada nabi) yang menyebutkan bahwa Ya`juj dan  Ma`juj adalah keturunan Nuh, sedangkan Nuh –tidak dipungkiri lagi– adalah  keturunan Adam dan Hawa.</p>
<p>Berdasar hadits ini pula, Asy-Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullahu  menyatakan bahwa Ya`juj dan Ma`juj adalah keturunan manusia. Kata beliau,  “Hadits ini jelas sekali menyatakan bahwa Ya`juj dan Ma`juj adalah keturunan  Adam.”</p>
<p>Demikian pula Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullahu dalam  Tafsiru Surati Al-Kahfi menyebutkan bahwa dengan hadits ini kita mengetahui  kesalahan mereka yang berpendapat Ya`juj dan Ma`juj bukan berujud seperti  manusia. Sebagian mereka sangat pendek dan sebagian lagi sangat tinggi tubuhnya.  Sebagian telinganya terpentang dan yang lain berlipat. Semuanya merupakan  dongeng Israiliyat. Tidak boleh kita membenarkan (begitu saja), bahkan harus  dikatakan bahwa <strong>sesungguhnya mereka termasuk bani Adam (manusia), hanya  saja mereka kemungkinan berbeda seperti perbedaan (di antara) manusia karena  keadaan lingkungannya.</strong></p>
<p>Kemungkinan yang paling besar dari Ya’juj n Ma’juj adalah seperti keturunan  Turk yang lain -wallahu a’lam- yaitu seperti hadits nabi beriku:</p>
<p>Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah  bersabda:<br />
<em>“Tidak akan terjadi hari Kiamat  hingga kaum muslimin memerangi bangsa Turk, yaitu kaum dimana wajah-wajah mereka  seperti tameng yang dilapisi kulit, mereka memakai (pakaian) yang terbuat dari  bulu dan berjalan (dengan sandal) yang terbuat dari bulu.”(4)<br />
Wajah seperti  tameng yang dipakaikan padanya kulit adalah pengibaratan karena muka yang  membundar lebar dan menonjolnya pipi bagian atas.(5)</em></p>
</div>
<div>
<div><img src="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vdXBsb2FkLndpa2ltZWRpYS5vcmcvd2lraXBlZGlhL2NvbW1vbnMvdGh1bWIvMS8xYi9ZdWFuRW1wZXJvckFsYnVtS2h1YmlsYWlQb3J0cmFpdC5qcGcvNDc3cHgtWXVhbkVtcGVyb3JBbGJ1bUtodWJpbGFpUG9ydHJhaXQuanBn&amp;amp;b=0" alt="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vdXBsb2FkLndpa2ltZWRpYS5vcmcvd2lraXBlZGlhL2NvbW1vbnMvdGh1bWIvMS8xYi9ZdWFuRW1wZXJvckFsYnVtS2h1YmlsYWlQb3J0cmFpdC5qcGcvNDc3cHgtWXVhbkVtcGVyb3JBbGJ1bUtodWJpbGFpUG9ydHJhaXQuanBn&amp;amp;b=0" width="251" height="316" /></div>
<div>Potret Kublai Khan dan wajahnya ciri khas  orang-orang Mongol dan Turk</div>
<div><img src="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vZm9ydW1zLmNpdmZhbmF0aWNzLmNvbS91cGxvYWRzLzIwNDgwL0F0dGlsYUh1bi5qcGc%3D&amp;amp;b=0" alt="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vZm9ydW1zLmNpdmZhbmF0aWNzLmNvbS91cGxvYWRzLzIwNDgwL0F0dGlsYUh1bi5qcGc%3D&amp;amp;b=0" width="312" height="288" /></div>
</div>
<div>
<div><img src="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vMy5icC5ibG9nc3BvdC5jb20vXzJxNGF6VjZzNV93L1JwTzZtMnFlTHVJL0FBQUFBQUFBQUUwL1NhZ0N2a2VLMmRFL3MzMjAvYXR0aWxhX3RoZV9odW4uanBn&amp;amp;b=0" alt="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vMy5icC5ibG9nc3BvdC5jb20vXzJxNGF6VjZzNV93L1JwTzZtMnFlTHVJL0FBQUFBQUFBQUUwL1NhZ0N2a2VLMmRFL3MzMjAvYXR0aWxhX3RoZV9odW4uanBn&amp;amp;b=0" width="141" height="171" /></div>
<div>Pipi atas yang tinggi dan lebar ciri khas  orang-orang Mongol dan Turk</div>
<div>-</div>
</div>
<div>
<div><img src="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vY2hpbmdnaXNraGFuZm91bmQuY29tL2ltYWdlcy9Nb25nb2wlMjBFbXBpcmUlMjBNYXAuanBn&amp;amp;b=0" alt="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vY2hpbmdnaXNraGFuZm91bmQuY29tL2ltYWdlcy9Nb25nb2wlMjBFbXBpcmUlMjBNYXAuanBn&amp;amp;b=0" width="389" height="316" /></div>
<div>Imperium Mongol di Puncak Kekuasaannya yang  menaklukkan 2/3 dunia (Asia,Eropa,Timur Tengah) pada masa cucu Jenghis Khan  yaitu Kublai Khan 1294 M</div>
<div>-</div>
</div>
<div><strong>Turki n Mongol saudara Ya’juj n Ma’juj dari pihak paman-paman  mereka, lihatlah dahsyatnya Bangsa Turk ini dalam menguasai dunia di zamannya,  apalagi nanti ekspansi Ya’juj n Ma’juj di akhir zaman.</strong></div>
<div><strong><br />
</strong></div>
<div>
<div><img src="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vdXBsb2FkLndpa2ltZWRpYS5vcmcvd2lraXBlZGlhL2NvbW1vbnMvNC80My9IdW5zX2VtcGlyZS5wbmc%3D&amp;amp;b=0" alt="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vdXBsb2FkLndpa2ltZWRpYS5vcmcvd2lraXBlZGlhL2NvbW1vbnMvNC80My9IdW5zX2VtcGlyZS5wbmc%3D&amp;amp;b=0" width="479" height="274" /></div>
<div>Puncak Kekuasaan Bangsa Hun di bawah Attila pada tahun 450 M.</div>
</div>
<div>
<p>Juga diriwayatkan dari hadits Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu bahwa  Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:</p>
<p><em>“Akan terbuka (dinding) Ya`juj dan Ma`juj  sehingga mereka keluar sebagaimana yang difirmankan Allah ‘dari setiap  ketinggian mereka bergerak dengan cepat’. Lalu mereka menguasai bumi. Dan kaum  muslimin menjauhi mereka sehingga tinggallah kaum muslimin di kampung dan  benteng-benteng mereka, lalu mereka kumpulkan hewan-hewan ternak bersama mereka.  Sehingga tatkala mereka (Ya`juj dan Ma`juj) lewat di sebuah danau(danau  Thabariyah/Tiberias di Palestina berdasarkan hadits ttg  Dajjal),</em></p>
</div>
<div>
<div><img src="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vc3RhcnJ5c2tpZXMubmV0L3dwLWNvbnRlbnQvdXBsb2Fkcy8yMDA5LzA5L2lzczAyMC5sYWtlLnRpYmVyaXVzMDFhLmpwZw%3D%3D&amp;amp;b=0" alt="http://76.73.16.122/browse.php?u=Oi8vc3RhcnJ5c2tpZXMubmV0L3dwLWNvbnRlbnQvdXBsb2Fkcy8yMDA5LzA5L2lzczAyMC5sYWtlLnRpYmVyaXVzMDFhLmpwZw%3D%3D&amp;amp;b=0" width="209" height="314" /></div>
<div>Danau Thabariyah/Tiberias di  Palestina</div>
</div>
<div><em>mereka pun meminum (air) nya hingga tidak  menyisakan sedikitpun. Maka orang yang terakhir dari mereka melewati bekasnya,  lalu salah seorang dari mereka berkata: ‘Di tempat ini tadi ada air.’ Lalu  merekapun mengalahkan penduduk bumi, lalu salah seorang dari mereka berkata:  ‘Mereka ini penduduk bumi, kita telah selesai dari mereka. Maka kita akan  mengalahkan penghuni langit.’ Sampai salah seorang dari mereka ada yang  melemparkan tombaknya1 ke langit lalu kembali dalam keadaan berlumuran darah,  lalu mereka berkata: “Kami telah membunuh penghuni langit.” Di saat mereka dalam  keadaan demikian, seketika Allah Subhanahu wa Ta’ala mengirim binatang-binatang  seperti ulat, lalu menyerang leher (tengkuk) mereka. Mereka pun mati seperti  matinya belalang, saling bertumpuk satu dengan yang lain. Sehingga kaum muslimin  pun tidak mendengar lagi tentang perbuatan mereka. Lalu mereka mengatakan:  ‘Siapakah orang yang mau mengorbankan dirinya untuk melihat apa yang mereka  lakukan?’ Salah seorang dari mereka lalu keluar dengan siap merelakan dirinya  untuk dibunuh oleh Ya`juj dan Ma`juj. Ternyata dia mendapati mereka (Ya`juj dan  Ma`juj) sudah menjadi bangkai. Diapun berseru: ‘Bergembiralah, telah binasa  musuh kalian.’Manusia pun keluar lalu melepaskan hewan ternak mereka. Maka  merekapun tidak mempunyai makanan kecuali daging-daging mereka (Ya`juj dan  Ma`juj), sehingga menjadikan mereka gemuk seperti gemuk yang paling sempurna  dari tumbuhan yang pernah ia makan.”</em> <strong>(HR. Ibnu Majah no.  4079. Dishahihkan Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih Ibnu  Majah)</strong></div>
<div>-</div>
<div>Tambahan dari akhir hadits di atas setelah Ya’juj n Ma’juj mati pada Hadits  Riwayat Muslim: ”Tumbuhlah buah-buahanmu dan kembalikanlah berkahmu.” Maka pada  hari itu serombongan orang memakan buah delima dan berteduh dengan kelopaknya,  juga diberkahi air susu seekor unta yang cukup untuk serombongan orang, air susu  seekor sapi cukup untuk satu keluarga. Ketika mereka dalam keadaan demikian,  Allah mengirim angin yang harum yang tertiup dibawah ketiak mereka, lalu  mencabut setiap nyawa orang mukmin dan muslim, dan yang tersisa adalah  orang-orang jahat yang melakukan persetubuhan seperti keledai (bersetubuh di  depan umum tanpa rasa malu), maka pada masa mereka itulah terjadi kiamat(orang2  kafir saja yang tertinggal di bumi, sejelek2 makhluk adalah yang menjumpai  kiamat dalam keadaan hidup).</div>
<p>- Mereka terisolir di antara dua gunung, dan benteng yang mengisolir itu  berasal dari besi yang bercampur dengan tembaga.</p>
<p>Dalam hadits An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa Allah  Subhanahu wa Ta’ala memberitahukan kepada Isa ‘alaihissalam akan keluarnya  Ya`juj dan Ma`juj yang tidak ada seorang pun mampu memerangi mereka, dan Allah  Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Isa ‘alaihissalam menjauhkan kaum mukminin  dari jalan yang ditempuh Ya`juj dan Ma`juj seraya berfirman: “Kumpulkan  hamba-hamba-Ku ke gunung Ath-Thur.” (lihat Asyrathu As-Sa’ah, Yusuf Al-Wabil  hal. 369)</p>
<p>Berdasarkan hadits An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu dalam Shahih  Muslim, maka akan nampak bahwa kemunculan Ya`juj dan Ma`juj bersamaan masa  dengan kehadiran Al Masih Isa ‘alaihissalam setelah terbunuhnya Al Masih Dajjal  oleh Al Masih Isa alaihissalam.</p>
<p><strong>Keluarnya Ya`juj dan Ma`juj pada akhir zaman, belum terjadi.</strong> Sebab, hadits-hadits yang shahih menunjukkan bahwa Ya`juj dan Ma`juj keluar  setelah Isa ‘alaihissalam turun ke bumi. Namun tanda-tanda keluarnya telah ada  sejak jaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Disebutkan dalam Shahih  Al-Bukhari dan Shahih Muslim bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda:</p>
<p>“Telah mulai terbuka hari ini dari dinding Ya`juj dan Ma`juj sebesar (lubang)  ini.” Rasulullah membuat ingkaran dengan dua jarinya, ibu jari dan jari  telunjuk. (HR. Al-Bukhari dari Zainab bintu Jahsyin radhiyallahu ‘anha)  [Lum’atul ‘Itiqad, hal. 108-109]</p>
<p>Sumber :<br />
Hari Kiamat Sudah Dekat oleh Yusuf bin Abdillah bin Yusuf Al  Wabil, Penerbit Pustaka Ibnu Katsir</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/mengenal-yajuj-dan-majuj-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Ya&#8217;juj Dan Ma&#8217;juj (1)</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/mengenal-yajuj-dan-majuj/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/mengenal-yajuj-dan-majuj/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2010 10:03:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[gog]]></category>
		<category><![CDATA[ma'juj]]></category>
		<category><![CDATA[magog]]></category>
		<category><![CDATA[ya'juj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=790</guid>
		<description><![CDATA[Kemunculan sebuah bangsa yang akan menciptakan kekacauan serta kerusakan di muka bumi telah ditakdirkan Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagai salah satu penanda kiamat besar. Siapakah dan bagaimanakah mereka? Di dalam beberapa hadits tentang tanda-tanda hari kiamat kubra, disebutkan ada sepuluh tanda hari kiamat. Di antaranya adalah keluarnya Ya`juj dan Ma`juj. Berita tentang keluarnya Ya`juj dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemunculan sebuah bangsa yang akan menciptakan kekacauan serta kerusakan di muka bumi telah ditakdirkan Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagai salah satu penanda kiamat besar. Siapakah dan bagaimanakah mereka?</p>
<p>Di dalam beberapa hadits tentang tanda-tanda hari kiamat kubra, disebutkan ada sepuluh tanda hari kiamat. Di antaranya adalah keluarnya Ya`juj dan Ma`juj.<br />
Berita tentang keluarnya Ya`juj dan Ma`juj bukan hanya mutawatir, bahkan disebutkan dalam <strong>Al-Qur’an surat Al-Anbiya’ ayat 96-97:</strong></p>
<p>Hingga apabila dibukakan (dinding) Ya&#8217;juj dan Ma&#8217;juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah datangnya janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata): “Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang dzalim.”</p>
<p>Ibnu Katsir rahimahullahu menerangkan: mereka adalah dari keturunan Adam ‘alaihissalam dari keturunan Nabi Nuh ‘alaihissalam, dari anak keturunan Yafits yakni nenek moyang bangsa Turki yang terisolir oleh benteng tinggi yang dibangun oleh Dzulqarnain.<br />
Sedangkan makna “min kulli hadabin yansilun” diterangkan oleh Ibnu Katsir rahimahullahu: yakni turun dari tempat-tempat yang tinggi dengan cepat dengan membuat kerusakan.</p>
<p>Demikian pula disebutkan dalam <strong>surat Al-Kahfi ayat 94:</strong></p>
<p><em>“Wahai Dzulqarnain, sesungguhnya Ya`juj wa Ma`juj merusak di muka bumi, kami akan siapkan imbalan yang besar agar kiranya engkau membuatkan benteng antara kami dengan mereka.”</em></p>
<p>Adapun kalimat yang menunjukkan bahwa runtuhnya benteng Dzulqarnain dan keluarnya Ya`juj wa Ma`juj sebagai tanda dekatnya hari kiamat adalah ucapan Allah Subhanahu wa Ta’ala pada ayat ke-98:<br />
<em>“Ini adalah rahmat dari Rabbku, maka apabila sudah datang janji Rabb-ku Dia akan menjadikannya hancur luluh…..”</em></p>
<p>Ibnu Katsir rahimahullahu menyatakan: “Ini adalah dalil yang menunjukkan bahwa mereka tidak akan bisa melubanginya sedikitpun…”<br />
Sedangkan makna “Jika datang janji Rabbku” adalah: Jika telah dekat hari kiamat, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan runtuhkan benteng tersebut. Demikian dikatakan oleh Ibnu Katsir rahimahullahu.</p>
<p><strong>Ya`juj wa Ma`juj dari keturunan Adam ‘alaihissalam</strong></p>
<p>Ya’juj dan Ma’juj adalah dari jenis manusia keturunan Adam ‘alaihissalam. Tidak seperti yang digambarkan oleh sebagian orang bahwa mereka bukanlah dari keturunan manusia. Hanya saja mereka adalah orang-orang yang merusak serta memiliki sifat dan perangai yang Allah Subhanahu wa Ta’ala takdirkan kepada mereka tidak seperti manusia pada umumnya.<br />
Dalil yang menunjukkan bahwa mereka dari jenis manusia keturunan Adam ‘alaihissalam adalah apa yang diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dalam Kitabul Anbiya’ bab Qishah Ya’juj dan Ma’juj, dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:</p>
<p>Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman kepada Adam: “<em>Wahai Adam.” Maka Adam menjawab: “Labbaika wa sa’daika wal khairu fi yadaika (Aku sambut panggilan-Mu dengan senang hati dan kebaikan semuanya di tangan-Mu).” Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Keluarkan utusan (penghuni) neraka.” Maka Adam bertanya: “Apa itu utusan (penghuni) neraka?” Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Mereka dari setiap seribu orang, sembilan ratus sembilan puluh sembilan orang!” Maka ketika itu anak kecil menjadi beruban, setiap yang hamil melahirkan apa yang dikandungnya, dan kamu lihat orang-orang seakan-akan mabuk padahal mereka tidak mabuk, tetapi karena adzab Allah Subhanahu wa Ta’ala yang sangat keras. Kemudian para shahabat bertanya: “Siapa satu yang selamat dari kita itu, wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bergembiralah, sesungguhnya penghuni neraka itu dari kalian satu dan dari Ya’juj dan Ma’juj seribu….” </em><strong>(HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari, juz 6 hal. 382)</strong></p>
<p>Dari hadits di atas kita dapatkan beberapa faedah:<br />
Pertama: Ya’juj dan Ma’juj adalah calon penghuni neraka.<br />
Kedua: jumlah Ya’juj dan Ma’juj sangat besar.<br />
Ketiga: bahwa Ya’juj dan Ma’juj dari jenis manusia keturunan Adam.</p>
<p><strong>Sifat-sifat Ya`juj dan Ma`juj</strong></p>
<p>Walaupun mereka dari jenis manusia keturunan Adam, namun mereka memiliki sifat khas yang berbeda dari manusia biasa. Ciri utama mereka adalah perusak dan jumlah mereka yang sangat besar sehingga ketika mereka turun dari gunung seakan-akan air bah yang mengalir, tidak pandai berbicara dan tidak fasih, bermata kecil (sipit), berhidung kecil, lebar mukanya, merah warna kulitnya seakan-akan wajahnya seperti perisai dan sifat-sifat lain.</p>
<p>Disebutkan dalam riwayat Al-Imam Ahmad rahimahullahu, dari Ibnu Harmalah, dari bibinya, dia berkata:<br />
<em>Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhutbah dalam keadaan jarinya terbalut karena tersengat kalajengking. Beliau bersabda: “Kalian mengatakan tidak ada musuh. Padahal sesungguhnya kalian akan terus memerangi musuh sampai datangnya Ya’juj dan Ma’juj, lebar mukanya, kecil (sipit) matanya, dan ada warna putih di rambut atas. Mereka mengalir dari tempat-tempat yang tinggi, seakan-akan wajah-wajah mereka seperti perisai.”<strong> </strong></em><strong>(HR. Ahmad)</strong></p>
<p><strong>Ya`juj dan Ma`juj Sudah Ada Sekarang</strong></p>
<p>Ya`juj dan Ma`juj sudah ada dan terus dalam keadaan turun-temurun (beranak pinak), tidak meninggal satu orang dari mereka, kecuali lahir seribu orang lebih. Sebagaimana disebutkan dalam riwayat Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma yang diriwayatkan Al-Hakim rahimahullahu dalam Mustadrak-nya.<br />
Namun alhamdulillah Allah Subhanahu wa Ta’ala telah bentengi mereka dari kita, yaitu dengan sebab menakdirkan munculnya Dzulqarnain yang dengan kemampuannya membuat benteng yang terbuat dari besi dan tembaga.</p>
<p>Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:<br />
<em>“Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi). Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan keduanya, suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata: ‘Hai Dzulqarnain, sesungguhnya Ya`juj dan Ma`juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan suatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?’ Dzulqarnain berkata: ‘Apa yang telah dikuasakan oleh Rabbku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka, berilah aku potongan-potongan besi.’ Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulqarnain: ‘Tiuplah (api itu).’ Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: ‘Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atas besi panas itu.’ Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melubanginya. Dzulqarnain berkata: ‘Ini (dinding) adalah rahmat dari Rabbku, maka apabila sudah datang janji Rabb-ku Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Rabbku itu adalah benar’.”</em> (Al-Kahfi: 92-98)</p>
<p><strong>Kesombongan Ya`juj dan Ma`juj</strong></p>
<p>Ya`juj dan Ma`juj ketika keluar tidaklah melewati sesuatu kecuali dirusaknya. Tidaklah melewati danau kecuali meminumnya hingga habis. Tidaklah mendapati manusia kecuali dibunuhnya sampai ketika mereka merasa menang membantai seluruh penduduk bumi, mereka menantang penduduk langit. Inilah kesombongan yang luar biasa dari Ya`juj wa Ma`juj.</p>
<p><em>“Kemudian mereka berjalan dan berakhir di gunung Khumar, yaitu salah satu gunung di Baitul Maqdis. Kemudian mereka berkata: “Kita telah membantai penduduk bumi, mari kita membantai penduduk langit.” Maka mereka melemparkan panah-panah dan tombak-tombak mereka ke langit. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala kembalikan panah dan tombak-tombak mereka dalam keadaan berlumuran darah.”</em> <strong>(HR. Muslim dalam kitab Al-Fitan wa Asyrathus Sa’ah)</strong></p>
<p>Yakni mereka mengira bahwa darah tersebut bukti kemenangan mereka melawan penduduk langit. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala binasakan seluruhnya pada saat puncak kesombongan mereka dalam waktu yang hampir bersamaan.</p>
<p>Binasanya Ya&#8217;juj dan Ma&#8217;juj dengan doa Nabi Isa ‘alaihissalam<br />
Diriwayatkan dari An-Nawwas Ibni Sam’an radhiyallahu ‘anhu dalam hadits yang panjang. Di antaranya sebagai berikut:<br />
<em>Ketika Allah Subhanahu wa Ta’ala mewahyukan kepada Isa ‘alaihissalam: Sesungguhnya aku mengeluarkan hamba-hamba-Ku yang tidak ada kemampuan bagi seorang pun untuk memeranginya. Maka biarkanlah mereka hamba-hamba-Ku menuju Thuur. Lalu Allah Subhanahu wa Ta’ala keluarkan Ya’juj dan Ma’juj dan mereka mengalir dari tiap-tiap tempat yang tinggi. Kemudian mereka melewati danau Thabariyah1/ Tiberias, dan meminum seluruh air yang ada padanya. Hingga ketika barisan paling belakang mereka sampai di danau tersebut mereka berkata: “Sungguh dahulu di sini masih ada airnya.” Ketika itu terkepunglah Nabiyullah Isa ‘alaihissalam dan para sahabatnya. Hingga kepala sapi ketika itu lebih berharga untuk mereka daripada seratus dinar kalian sekarang ini. Maka Isa dan para sahabatnya berharap (berdoa) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala pun mengirim sejenis ulat yang menyerang leher mereka. Maka pagi harinya mereka seluruhnya binasa menjadi bangkai-bangkai dalam waktu yang hampir bersamaan. Kemudian turunlah (dari gunung Thuur) Nabiyullah Isa dan para sahabatnya, maka tidak didapati satu jengkal pun tempat kecuali dipenuhi oleh bangkai dan bau busuk mereka. Maka Nabi Isa ‘alaihissalam pun berharap (berdoa) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala mengirimkan burung-burung yang lehernya seperti unta, membawa bangkai-bangkai mereka dan kemudian dilemparkan di tempat yang Allah Subhanahu wa Ta’ala kehendaki2. Kemudian Allah kirimkan hujan yang tidak menyisakan satu pun rumah maupun kemah, lalu membasahi bumi hingga menjadi licin. Kemudian dikatakan kepada bumi itu: ‘Tumbuhkanlah buah-buahanmu dan kembalilah berkahmu&#8230;”</em> (HR. Muslim)</p>
<p>W<strong>ajib Beriman dengan berita Ya`juj wa Ma`juj</strong></p>
<p>Berita tentang Ya`juj wa Ma`juj adalah berita dari Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya, sehingga seorang muslim yang beriman wajib menerimanya. Bukankah ciri-ciri orang yang bertakwa adalah beriman kepada hal ghaib yang dikabarkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya? Dan termasuk hal yang ghaib adalah apa yang akan terjadi pada akhir zaman, termasuk berita akan keluarnya Ya`juj wa Ma`juj?<br />
Namun sebagian kaum muslimin, khususnya kaum Mu’tazilah dan para rasionalis atau orang-orang yang terpengaruh oleh mereka, menolak berita-berita hadits yang -menurut anggapan mereka- tidak masuk akal. Mereka menganggap hadits-hadits tersebut hanya akan membuat orang lari dari Islam.<br />
Ketika mereka mendengarkan hadits-hadits tentang diangkatnya Nabi Isa ‘alaihissalam dalam keadaan hidup, akan turunnya beliau pada akhir zaman, berita tentang Dajjal -yang sudah ada wujudnya dalam keadaan terbelenggu- atau tentang Ya`juj wa Ma`juj yang masih beranak-pinak dan terus menerus berupaya untuk keluar dari benteng yang dibuat oleh Dzulqarnain, dan lain-lainnya. Mereka benar-benar gelisah, panas dadanya seraya berkata: “Untuk apa hadits-hadits seperti ini disampaikan. Hadits-hadits ini akan menjadikan manusia semakin jauh dari Islam.” Mereka melontarkan olok-olok, celaan, dan berbagai macam ucapan penolakan terhadap hadits-hadits tersebut. Keadaan mereka ini persis seperti yang dikatakan oleh para ulama tentang ahlul bid’ah:<br />
Ahmad bin Sinan Al-Qaththan rahimahullahu berkata: ”Tidak ada di dunia ini seorang mubtadi’ (ahli bid’ah) pun kecuali akan membenci ahlil hadits. Jika seseorang mengada-adakan kebid’ahan niscaya akan dicabut kelezatan hadits dari hatinya.” (Aqidatussalaf wa Ashhabul Hadits hal. 300)<br />
Abu Nashr bin Sallam Al-Faqih rahimahullahu berkata: “Tidak ada sesuatu yang lebih berat dan lebih dibenci bagi orang-orang mulhid (sesat) daripada mendengarkan hadits dengan riwayat dan sanadnya.” (Aqidatus Salaf Ashhabil Hadits hal. 302)</p>
<p>Penulis : Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed</p>
<p>1 Danau Tiberias/Galilea, terletak di wilayah pendudukan Yahudi, tepatnya di barat daya Dataran Tinggi Golan. Merupakan sumber air tawar bagi warga Yahudi-Israel.<br />
2 Dalam riwayat lain, dilemparkan ke laut. (HR. Al-Hakim dalam Mustadrak-nya, dan Al-Imam Ahmad dalam Musnad-nya)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2010/11/mengenal-yajuj-dan-majuj/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hubungan Bentuk Buah dengan Tubuh</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2010/04/hubungan-bentuk-buah-dengan-tubuh/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2010/04/hubungan-bentuk-buah-dengan-tubuh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 09:49:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[bananas]]></category>
		<category><![CDATA[carrot]]></category>
		<category><![CDATA[cheese]]></category>
		<category><![CDATA[grapes]]></category>
		<category><![CDATA[mushroam]]></category>
		<category><![CDATA[tomato]]></category>
		<category><![CDATA[walnut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=623</guid>
		<description><![CDATA[1. MUSHROOM – EAR Potong Jamur menjadi dua bagian yag sama..dan anak berbentuk seperti telinga. Dan tahukah anda, bahwa menambahkan jamur ke dalam masakan anda dapat membantu menungkatkan pendenaran. Ini disebabkan karena jamur merupakan salah satu makanan diet yang mengandung vitamin D. Vitamin ini penting untuk kekuatan tulang, bahkan untuk bagian yg kecil, seperti tulang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. MUSHROOM – EAR</strong></p>
<p>Potong Jamur menjadi dua bagian yag sama..dan anak berbentuk seperti telinga. Dan tahukah anda, bahwa menambahkan jamur ke dalam masakan anda dapat membantu menungkatkan pendenaran. Ini disebabkan karena jamur merupakan salah satu makanan diet yang mengandung vitamin D. Vitamin ini penting untuk kekuatan tulang, bahkan untuk bagian yg kecil, seperti tulang telinga yang &#8220;menyalurkan&#8221; suara ke otak .</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/mushroomear.jpg" alt="" width="269" height="168" /></p>
<p><strong>2. BANANA &#8211; SMILE (LIPS) </strong></p>
<p>Segarkan harimu dan tersenyumlah dengan makan pisang. Buah ini mengandung protein yang disebut tryptophan yang setelah dicerna, maka protein ini akan dikonversi secara kimia menjadi serotonin. zat ini adalah zat yang penting di dalam otak dalam mengatur suasana hati dan merupakan obat anti depresi yang manjur dengan meningkatkan produksi serotonin. Mood yang baik berarti Hari yang Sempurna.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/2bananasmilelips.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-624" title="2bananasmilelips" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/2bananasmilelips.jpg" alt="" width="269" height="128" /></a></p>
<p><strong>3.BROCCOLI – CANCER</strong></p>
<p>Dilihat secara lebih detail, maka brololi akan berbentuk seperti ratusan sel kanker. Pada ilmuwan menyadari bahwa brokoli mempunyai peran penting dalam mencegah penyakit ini. Tahun 2009, US National Cancer Ins. menemukan bahwa makan brokoli secara teratur tiap 1 minggu dapat mencegah canker sebesar 45%. Di Inggris, kanker prostat membunuh 1 orang tiap 1 jam .</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/3broccolicancer.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-625" title="3broccolicancer" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/3broccolicancer.jpg" alt="" width="269" height="136" /></a></p>
<p><strong>4. GINGER – STOMACH </strong></p>
<p>Jahe yang banyak ditemukan di Indonesia dan berbentuk seperti lambung. Yang sangat menarik adalah kemampuannya dalam membantu pencernaan. Di China, jahe telah digunakan lebih dari 2000 tahun sebagai obat untuk menenangkan perut dan mual &#8211; mual, sedangkan fungsi lainnya bisa untuk mencegak mabuk. Namun, manfaat yang lebih jauh, ditemukan oleh tim Universiti of Minesota, dimana suntikan senyawa dengan kandungan jahe dapat memperkecil resiko tumor usus.</p>
<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/4gingerstomach.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-626" title="4gingerstomach" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/4gingerstomach-300x150.jpg" alt="" width="300" height="150" /></a></p>
<p><strong>5. CHEESE – BONES</strong></p>
<p>Keju, seperti Emmenthal, bukan hanya bagus untuk tulang anda, bahkan mereka mempunyai struktur yang sama seperti tulang anda. berlubang &#8211; lubang. Keju mempunyai kandungan kalsium yang sangat tinggi, yang merupakan bahan yang penting untuk kekuatan tulang dan mencegah osteoporosis. ditambah dengan mineral lain , fosfat, akan menghasilkan kekuatan didalam tulang dan menambah kekuatan otot anda. Mempunyai kalsium yang cukup di masa kecil, sangat krusial untuk kekuatan tulang. Study oleh University of New York di Kolombia menunjukkan remaja yang mengkonsumsi kalsiom 800-1200mg per hari berhasil menambah kepadatan tulang hingga 6%.</p>
<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/5cheesebones.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-627" title="5cheesebones" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/5cheesebones-300x135.jpg" alt="" width="300" height="135" /></a></p>
<p><strong>6. GRAPES – LUNGS</strong></p>
<p>Paru &#8211; patu kita terdiri dari cabang &#8211; cabang yang semakin mengecil can  berakhir pada gelembung &#8211; gelembung kecil yang disebut alveoli. struktur  yang menyerupai anggur ini memungkinkan oksigen mengalir radi paru &#8211;  paru ke dalam saluran darah. Salah satu alasan kenapa bayi yang lahir  prematur adalah belum terbentukna alveoli pada umur 24 minggu kehamilan.<br />
Diet dengan buah segar seperti anggur, dapat menurunkan resiko kanker  paru &#8211; paru dan emphysema. Anggur mengandung zat kimia yang disebut  proantosianidin yang dapat menurunkan efek asma akibal alergi.</p>
<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/6grapeslungs.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-628" title="6grapeslungs" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/6grapeslungs-300x150.jpg" alt="" width="300" height="150" /></a><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>7. TOMATO – HEART </strong></p>
<p>Tamat biasanya berwarna merah dan mempunyai 4 bagian, sama seperti jantung kita. Tomat mengandung lycopene yang sangat besar dan merupakan zat kimia dari tumbuhan yang mampu mengurangi resiko serangan jantung dan beberapa kanker. Pusat Kesehatan Wanita &#8211; program riset Amerika &#8211; menemukan bahwa wanita dengan level lycopene yang tinggi dalam darah mempunyai resiko serangan jantung 30% lebih kecil daripada yang memiliki sedikit lycopene. Selain itu, lycopene juga melawan kolesterol jahat.</p>
<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/7tomatoheart.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-629" title="7tomatoheart" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/7tomatoheart-300x164.jpg" alt="" width="300" height="164" /></a></p>
<p><strong>8. WALNUT – BRAIN </strong></p>
<p>lipatan &#8211; lipatan pada walnut/kenari mempunyai bentuk yang sangat mirip dengan otak manusia merupakan petunjuk bagi fungsi kacang walnut itu sendiri. Walnut merupakan satu &#8211; satunya kacang yang mengandung asam lemak omega 3. Zat ini mampu mengurangi resiko demensia. para peneliti menemukan bahwa walnut dapat menghambat penuaan otak pada tikus dan mencegah penyakiy Alzheimer.</p>
<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/8walnutbrain.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-630" title="8walnutbrain" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/8walnutbrain-300x144.jpg" alt="" width="300" height="144" /></a><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>9. CARROT – EYES</strong></p>
<p>Potongen wortel mempunyai bentuk yang mirip dengan mata, terutama retina. ini adalah petunjuk yang jelas tentang fungsi wortel pada mata. Wortel mendapat warna orange dari zat bernama betacarotene, yang mengurangi resiko katarak. Kombinasi beberapa unsur kimia dengan wortel mempunyai fungsi unik yang bermanfaat bagi mata anda.</p>
<p><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/9carroteyes.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-631" title="9carroteyes" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/04/9carroteyes-300x132.jpg" alt="" width="300" height="132" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2010/04/hubungan-bentuk-buah-dengan-tubuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keajaiban Air</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2010/02/keajaiban-air/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2010/02/keajaiban-air/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 06:20:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Air]]></category>
		<category><![CDATA[keajaiban air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=545</guid>
		<description><![CDATA[Dr. Masaru Emoto yang mempublikasikan karyanya yang cukup terkenal : The True Power of Water. Menurut Emoto, air bisa &#8220;mendengar&#8221; kata2, &#8220;membaca&#8221; tulisan, dan &#8220;mengerti&#8221; pesan dan serta merekam pesan spt pita magnetik atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dlm pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Dr. Masaru Emoto</strong> yang mempublikasikan karyanya yang cukup  terkenal : <strong>The True Power of Water</strong>.</p>
<p>Menurut Emoto, air bisa &#8220;mendengar&#8221; kata2, &#8220;membaca&#8221; tulisan, dan  &#8220;mengerti&#8221; pesan dan serta merekam pesan spt pita magnetik atau compact  disk.<br />
Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dlm pesan tercetak di  air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yg lain.<br />
Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan<br />
bisa menyembuhkan si sakit.<br />
Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekedar  sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan,<br />
menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada<br />
di tubuh si sakit.<br />
Penemuan oleh Dr. Masaru Emoto sungguh sangat menakjubkan. Beliau  membuktikan bahwa susunan molekul molekul air boleh merubah mengikuti  apa yang di ucapkan keatas air tersebut.sumber air diambil dari laut,  sungai, empang, perigi dan sebagainya. Ada berbagai bentuk dan rupa yang  cantuk bercahaya seolah-olah seperti berlian dan ada juga dengan bentuk  yang jelek, mengerikan &#8220;serupa dengan jin bertelinga besar, bertanduk  dst.&#8221;<br />
Suatu ketika bila ditunjukkan &#8220;rupa air yang cantik dan bercahaya&#8221;  molekul molekul tersusun secara apik, seperti berlian bersegi segi,  bersinar, berwarna warni melebihi 12 warna.</p>
<p>Ketika dibacakan doa untuk kesembuhan didepan sebotol air maka terekam  kristal :</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-546" title="air1" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air1.jpg" alt="" width="138" height="201" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima  cabang daun muncul berkilauan.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-547" title="air2" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air2.jpg" alt="" width="160" height="112" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Ketika diputarkan musik symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-548" title="air4" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air4.jpg" alt="" width="132" height="130" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal akan hancur</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air5.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-549" title="air5" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air5.jpg" alt="" width="160" height="92" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Kristal air ini merekam lagu ‘Imagine’ dari John Lennon. Spt lagunya,  kristal ini unik dan indah. Setiap elemen tumbuh dg harmonis.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air6.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-550" title="air6" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air6.jpg" alt="" width="160" height="121" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Saat diucapkan ‘war’, kpd kristal air (sebelah kiri), maka bentuk  kristal ‘peace’ (kanan) tertabrak oleh benda mirip pswt (WTC pd 9 Sept).  Gb direkam sblm kejadian.</p>
<p style="text-align: left;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air7.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-552" title="air7" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air7.jpg" alt="" width="200" height="86" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Selanjutnya ditunjukkan kata ”malaikat” : terbentuk rantai dg kristal  hexagonal yg indah (gambar kiri) dan ketika ditunjukan kata &#8220;setan&#8221;,  kristal berbentuk buruk dg bola api ditengah (gambar kanan).</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air11.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-554" title="air11" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air11.jpg" alt="" width="154" height="160" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Kristal air yang direkam dari mata air yg masih jernih di Jepang.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air12.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-555" title="air12" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air12.jpg" alt="" width="160" height="138" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Ketika dibacakan surah Al-Fatihah, Solawat dan Ayat Kursi.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air13.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-556" title="air13" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air13.jpg" alt="" width="160" height="112" /></a><img title="handloX tidak memiliki  reputasi" src="http://www.kaskus.us/images/reputation/reputation_balance.gif" border="0" alt="handloX tidak memiliki reputasi" /></p>
<p style="text-align: left;">Banyak hadit dan ayat Al-Quran, yang menceritakan fenomena ini. Air juga  makluk Allah yang bernyawa dan dengan ijin Allah ia mampu menyembuhkan  atau memudaratkan seseorang karena dalam islam ada kaedah kaedah  tertentu yang mengunakan air untuk berikhtiar mengobati penyakit. Salah  satunya dengan jampi seperti yang pernah di amalkan Rosulullah, dan di  ikuti ulama ulama islam lainnya.</p>
<p style="text-align: left;"><a href="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air14.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-557" title="air14" src="http://cahaya-iman.web.id/wp-content/uploads/2010/02/air14.jpg" alt="" width="242" height="320" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2010/02/keajaiban-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Dahsyat Kekuatan Air Akhirnya Terungkap!</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2009/10/rahasia-dahsyat-kekuatan-air-akhirnya-terungkap/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2009/10/rahasia-dahsyat-kekuatan-air-akhirnya-terungkap/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 03:45:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Air]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=486</guid>
		<description><![CDATA[Selama berabad-abad lamanya manusia selalu tergantung pada air. Air bisa sangat bermanfaat bagi manusia untuk menjaga kesehatan dan pengobatan namun air bisa juga mengakibatkan bencana yang tak terperikan. Banjir dahsyat di berbagai daerah atau peristiwa tsunami di Aceh, jelas sekali menggambarkan kekuatan alam yang mampu meluluhlantakan kota dan penduduknya hanya dengan sekali libas. Karena dahsyatnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Franklin Gothic Medium;">Selama berabad-abad lamanya manusia selalu tergantung pada air. Air bisa sangat bermanfaat bagi manusia untuk menjaga kesehatan dan pengobatan namun air bisa juga mengakibatkan bencana yang tak terperikan. Banjir dahsyat di berbagai daerah atau peristiwa tsunami di Aceh, jelas sekali menggambarkan kekuatan alam yang mampu meluluhlantakan kota dan penduduknya hanya dengan sekali libas.</span></p>
<p>Karena dahsyatnya kekuatan air, manusia pun selayaknya memiliki ahlak terhadap air. Banyaknya pencemaran air di Indonesia yang meliputi sungai, laut, dan air tanah jelas sekali memperlihatkan betapa rendahnya ahlak manusia Indonesia terhadap air. Tidaklah mengherankan jika air pulalah yang mengakibatkan banyak bencana di Indonesia. Bencana-bencana tersebut tentulah bukan takdir Tuhan semata, melainkan takdir tersebut terjadi akibat perbuatan manusia itu sendiri :</p>
<p>Yang demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya. (Q.S Al Anfaal (8) : 35)</p>
<p>Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikitpun akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri. (Q.S Yunus (10) : 44)</p>
<p>Dengan demikian ada sebuah pertanyaan : benarkah air mampu merespon positif atau bahkan &#8216;balas dendam&#8217; kepada manusia?</p>
<p>Pertanyaan diatas terjawab juga akhirnya di abad modern ini. Melalui penelitian tentang air yang dilakukan ilmuwan Jepang Dr.Masaru Emoto akhirnya dapat kita ketahui bahwa air pun ternyata HIDUP dan dapat memberikan respon yang positif ataupun negatif terhadap manusia. Penelitian ini patut diacungi jempol karena telah membuktikan ayat dalam Al Quran : &#8220;Dan kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup&#8230;&#8221; (Q.S Al Anbiya (21) :30).</p>
<p>Dr.Masaru Emoto berhasil mendapatkan foto kristal air pertama di dunia bersama sahabatnya Kazuya Ishibashi (seorang ilmuwan yang ahli dalam mikroskop). Foto kristal air ini didapat dengan cara membekukan air pada suhu -25 derajat celcius dan difoto dengan alat foto berkecepatan tinggi. Hasilnya adalah air ternyata mampu merespon terhadap kata-kata, gambar serta musik baik secara positif ataupun negatif.</p>
<p>Jika kita mengatakan pada air kata-kata &#8220;cinta dan terima kasih&#8221; maka hasil foto kristal airnya sungguh dahsyat yakni membentuk kristal air heksagonal yang indah. Sebaliknya, jika kita mengatakan pada air kalimat &#8220;kamu bodoh&#8221; maka tidak akan membentuk kristal bahkan gambarnya jelek sekali. Simak perbedaan fotonya berikut ini :</p>
<p>Kristal air yang terbentuk jika kita mengatakan &#8220;kamu bodoh&#8221; :</p>
<p><img src="http://indospiritual.com/gambar/kamubodoh.JPG" border="0" alt="" /></p>
<p>Kristal air yang terbentuk jika kita mengatakan &#8220;cinta dan terima kasih&#8221; :</p>
<p><img src="http://indospiritual.com/gambar/lovethanks.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p>Itulah sebabnya sekarang ini kita harus berahlak terhadap air karena dengan ahlak yang baik pada air berarti kita mengkonsumsi air yang akan berdampak baik pada tubuh kita, sebab air yang mampu membentuk heksagonal merupakan air yang mampu melunturkan racun-racun pada tubuh kita. Percobaan terhadap air tidak hanya dilakukan dengan kata-kata namun juga melalui musik. Ternyata musik klasik mampu merubah air membentuk kristal yang sangat indah sedangkan musik heavy metal justru membentuk air yang tidak baik.</p>
<p>Hal yang berkaitan dengan manfaat air sebagai penyembuhan spiritual juga mengagumkan. Foto berikut ini telah memperlihatkan kebesaran Allah, dimana air yang telah diberikan doa ternyata mampu membentuk kristal heksagonal yang sangat indah.</p>
<p>Gambar air SEBELUM diberi doa :</p>
<p><img src="http://indospiritual.com/gambar/beforedoa.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p>Gambar kristal air SESUDAH diberi doa :</p>
<p><img src="http://indospiritual.com/gambar/afterdoa.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p>Dengan penelitian ini, jelaslah sudah bahwa pengobatan alternatif melalui air yang telah diberi doa ternyata bisa memberikan kesembuhan kepada penyakit yang berat sekalipun. Jika dulu banyak orang beranggapan penyembuhan penyakit melalui air yang diberi doa adalah musrik maka oleh ilmu pengetahuan telah dibuktikan bahwa doa yang dibacakan pada air mampu merubah air tersebut menjadi air penyembuh. Jadi semua ini sejalan dengan ilmu pengetahuan.</p>
<p>Penelitian Dr.Masimoto inipun tidak hanya mencakup air melainkan juga makanan lainnya yang ternyata mampu memberikan reaksi positif dan negatif. Inilah rahasianya mengapa kita dianjurkan oleh agama untuk berdoa sebelum makan/minum. Doa yang baik ternyata akan mampu merubah air/makanan menjadi sesuatu yang baik bagi tubuh.</p>
<p>Penelitian ini sungguh menyadarkan kita bahwa ucapan, pikiran dan perbuatan yang tidak baik ternyata mampu mengalirkan energi negatif yang merubah segala sesuatunya menjadi tidak baik. Peristiwa tsunami di Aceh adalah bukti bahwa alam (air) telah merespon segala ketakutan, kemarahan, kesedihan rakyat aceh selama berpuluh-puluh tahun. Akibatnya adalah air merespon secara negatif dan berbalik menghantam mereka sendiri.</p>
<p>Untuk itu marilah kita berhati-hati! apalagi tubuh kita sendiri ternyata terdiri dari 70% air. Jika kita memiliki pikiran negatif maka air dalam tubuh kita juga akan membentuk pola yang negatif. Akibatnya malah bisa menimbulkan penyakit atau masalah lainnya. Tidaklah mengherankan jika stress ternyata memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap timbulnya penyakit.</p>
<p>Dengan penemuan yang brilian ini, kini saatnya bagi kita semua memiliki pikiran yang positif! Pikiran positif akan memancarkan gelombang energi dalam diri kita sendiri sehingga kesehatan akan semakin baik karena air dalam tubuh kita akan membentuk pola energi yang baik juga. Demikian gelombang energi positif ini akan mempengaruhi lingkungan sekitar kita hingga berdampak positif bagi kita. Hasilnya adalah kesuksesan hanya akan terjadi jika kita berpikiran positif! : rejeki tambah lancar, keluarga harmonis dll.</p>
<p>Dengan membiasakan diri berpikir positif, maka sesungguhnya kita akan mampu menghambat energi negatif yang akan menghantam kita, entah berupa penyakit, stress, sihir dll. Hal ini telah dibuktikan pula oleh Masimoto yaitu air yang telah diberi doa/kalimat positif ternyata masih tetap membentuk kristal meski kemudian diperdengarkan kata-kata negatif. Jadi tunggu apa lagi !?? berpikirlah positif mulai sekarang!!</p>
<p>Sumber : Buku &#8220;The True Power of Water&#8221; (Dr. Masaru Emoto)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2009/10/rahasia-dahsyat-kekuatan-air-akhirnya-terungkap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keajaiban Al Qur’an dan Ilmu Pengetahuan</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2009/10/keajaiban-al-qur%e2%80%99an-dan-ilmu-pengetahuan/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2009/10/keajaiban-al-qur%e2%80%99an-dan-ilmu-pengetahuan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 10:37:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan dalam Al Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Keajaiban Al Qur'an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=481</guid>
		<description><![CDATA[Benar kiranya jika Al Qur’an disebut sebagai mukjizat. Bagaimana tidak, ternyata ayat-ayat Al Qur’an yang diturunkan di abad ke 7 masehi di mana ilmu pengetahuan belum berkembang (saat itu orang mengira bumi itu rata dan matahari mengelilingi bumi), sesuai dengan ilmu pengetahuan modern yang baru-baru ini ditemukan oleh manusia. Sebagai contoh ayat di bawah: “Dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Benar kiranya jika Al Qur’an disebut sebagai mukjizat. Bagaimana <img class="alignright" src="http://img188.imageshack.us/img188/7587/solari.jpg" alt="" width="158" height="159" />tidak, ternyata ayat-ayat Al Qur’an yang diturunkan di abad ke 7 masehi di mana ilmu pengetahuan belum berkembang (saat itu orang mengira bumi itu rata dan matahari mengelilingi bumi), sesuai dengan ilmu pengetahuan modern yang baru-baru ini ditemukan oleh manusia.</p>
<p>Sebagai contoh ayat di bawah:</p>
<p>“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” [Al Anbiyaa:30]</p>
<p>Saat itu orang tidak ada yang tahu bahwa langit dan bumi itu awalnya satu. Ternyata ilmu pengetahuan modern seperti teori Big Bang menyatakan bahwa alam semesta (bumi dan langit) itu dulunya satu. Kemudian akhirnya pecah menjadi sekarang ini.</p>
<p>Kemudian ternyata benar segala yang bernyawa, termasuk tumbuhan bersel satu pasti mengandung air dan juga membutuhkan air. Keberadaan air adalah satu indikasi adanya kehidupan di suatu planet. Tanpa air, mustahil ada kehidupan. Inilah satu kebenaran ayat Al Qur’an.</p>
<p>Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Qur’an, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu.</p>
<p>“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (Al Qur’an, 21:33)</p>
<p>Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu:</p>
<p>“Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (Al Qur’an, 36:38)</p>
<p><strong>Langit yang mengembang (Expanding Universe)</strong></p>
<p>Dalam Al Qur’an, yang diturunkan 14 abad silam di saat ilmu astronomi masih terbelakang, mengembangnya alam semesta digambarkan sebagaimana berikut ini:</p>
<p><strong>“Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.” (Al Qur’an, 51:47)</strong></p>
<p>Menurut Al Qur’an langit diluaskan/mengembang. Dan inilah kesimpulan yang dicapai ilmu pengetahuan masa kini.</p>
<p>Sejak terjadinya peristiwa Big Bang, alam semesta telah mengembang secara terus-menerus dengan kecepatan maha dahsyat. Para ilmuwan menyamakan peristiwa mengembangnya alam semesta dengan permukaan balon yang sedang ditiup.</p>
<p>Hingga awal abad ke-20, satu-satunya pandangan yang umumnya diyakini di dunia ilmu pengetahuan adalah bahwa alam semesta bersifat tetap dan telah ada sejak dahulu kala tanpa permulaan. Namun, penelitian, pengamatan, dan perhitungan yang dilakukan dengan teknologi modern, mengungkapkan bahwa alam semesta sesungguhnya memiliki permulaan, dan ia terus-menerus “mengembang”.</p>
<p>Pada awal abad ke-20, fisikawan Rusia, Alexander Friedmann, dan ahli kosmologi Belgia, George Lemaitre, secara teoritis menghitung dan menemukan bahwa alam semesta senantiasa bergerak dan mengembang.</p>
<p>Fakta ini dibuktikan juga dengan menggunakan data pengamatan pada tahun 1929. Ketika mengamati langit dengan teleskop, Edwin Hubble, seorang astronom Amerika, menemukan bahwa bintang-bintang dan galaksi terus bergerak saling menjauhi.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://img117.imageshack.us/img117/9796/gunungbergerak2.jpg" alt="" width="311" height="277" /></p>
<p><strong>Gunung yang Bergerak</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>“Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan.” [QS 27:88]</strong></p>
<p>14 abad lampau seluruh manusia menyangka gunung itu diam tidak bergerak. Namun dalam Al Qur’an disebutkan gunung itu bergerak.</p>
<p>Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi.</p>
<p>Para ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh Wegener dalam sebuah tulisan yang terbit tahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan.</p>
<p>Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.</p>
<p>Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak pada permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di Bumi.</p>
<p>Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut:</p>
<p>Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar. (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 30)</p>
<p>Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: dalam ayat tersebut Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. (Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah “continental drift” atau “gerakan mengapung dari benua” untuk gerakan ini. (National Geographic Society, Powers of Nature, Washington D.C., 1978, s.12-13)</p>
<p>Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Al Qur’an bahwa fakta ilmiah ini, yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan, telah dinyatakan dalam Al Qur’an.</p>
<p>“Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan dan Kami turunkan hujan dari langit lalu Kami beri minum kamu dengan air itu dan sekali kali bukanlah kamu yang menyimpannya.” (Al Qur’an, 15:22)</p>
<p><strong>Ramalan Kemenangan Romawi atas Persia</strong></p>
<p><strong>“Alif, Lam, Mim. Telah dikalahkan bangsa Romawi, di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang, dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang).” (Al Qur’an, 30:1-4)</strong></p>
<p>Ayat-ayat ini diturunkan kira-kira pada tahun 620 Masehi, hampir tujuh tahun setelah kekalahan hebat Bizantium Kristen di tangan bangsa Persia, ketika Bizantium kehilangan Yerusalem. Kemudian diriwayatkan dalam ayat ini bahwa Bizantium dalam waktu dekat menang. Padahal, Bizantium waktu itu telah menderita kekalahan sedemikian hebat hingga nampaknya mustahil baginya untuk mempertahankan keberadaannya sekalipun, apalagi merebut kemenangan kembali. Tidak hanya bangsa Persia, tapi juga bangsa Avar, Slavia, dan Lombard menjadi ancaman serius bagi Kekaisaran Bizantium. Bangsa Avar telah datang hingga mencapai dinding batas Konstantinopel. Kaisar Bizantium, Heraklius, telah memerintahkan agar emas dan perak yang ada di dalam gereja dilebur dan dijadikan uang untuk membiayai pasukan perang. Banyak gubernur memberontak melawan Kaisar Heraklius dan dan Kekaisaran tersebut berada pada titik keruntuhan. Mesopotamia, Cilicia, Syria, Palestina, Mesir dan Armenia, yang semula dikuasai oleh Bizantium, diserbu oleh bangsa Persia. (Warren Treadgold, A History of the Byzantine State and Society, Stanford University Press, 1997, s. 287-299.)</p>
<p><strong>Diselamatkannya Jasad Fir’aun</strong></p>
<p><strong>“Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu” [QS 10:92]</strong></p>
<p><a title="ramses.jpg" href="http://www.media-islam.or.id/wordpress/wp-content/uploads/2007/11/ramses.jpg"></a><img class="alignright" src="http://img134.imageshack.us/img134/4198/ramsesu.jpg" alt="" width="200" height="139" />Maurice Bucaille dulunya adalah peneliti mumi Fir’aun di Mesir. Pada mumi Ramses II Dia menemukan keganjilan, yaitu kandungan garam yang sangat tinggi pada tubuhnya.  Dia baru kemudian menemukan jawabannya di Al-Quran, ternyata Ramses II ini adalah Firaun yang dulu ditenggelamkan oleh Allah swt ketika sedang mengejar Nabi Musa as.</p>
<p>Injil &amp; Taurat hanya menyebutkan bahwa Ramses II tenggelam; tetapi hanya Al-Quran yang kemudian menyatakan bahwa mayatnya diselamatkan oleh Allah swt, sehingga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.</p>
<p>Perhatikan bahwa Nabi Muhammad saw hidup 3000 tahun setelah kejadian tersebut, dan tidak ada cara informasi tersebut (selamatnya mayat Ramses II) dapat ditemukan beliau (karena di Injil &amp; Taurat pun tidak disebut). Makam Fir’aun, Piramid, yang tertimbun tanah baru ditemukan oleh arkeolog Giovanni Battista Belzoni tahun 1817. Namun Al-Quran bisa menyebutkannya karena memang firman Allah swt (bukan buatan Nabi Muhammad saw).</p>
<p><strong>Segala Sesuatu diciptakan Berpasang-pasangan</strong></p>
<p>Al Qur’an yang berulang-ulang menyebut adanya pasangan dalam alam tumbuh-tumbuhan, juga menyebut adanya pasangan dalam rangka yang lebih umum, dan dengan batas-batas yang tidak ditentukan.</p>
<p><strong>“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa-apa yang mereka tidak ketahui.” [Yaa Siin 36:36]</strong></p>
<p>Kita dapat mengadakan hipotesa sebanyak-banyaknya mengenai arti hal-hal yang manusia tidak mengetahui pada zaman Nabi Muhammad. Hal-hal yang manusia tidak mengetahui itu termasuk di dalamnya susunan atau fungsi yang berpasangan baik dalam benda yang paling kecil atau benda yang paling besar, baik dalam benda mati atau dalam benda hidup. Yang penting adalah untuk mengingat pemikiran yang dijelaskan dalam ayat itu secara rambang dan untuk mengetahui bahwa kita tidak menemukan pertentangan dengan Sains masa ini.</p>
<p>Meskipun gagasan tentang “pasangan” umumnya bermakna laki-laki dan perempuan, atau jantan dan betina, ungkapan “maupun dari apa yang tidak mereka ketahui” dalam ayat di atas memiliki cakupan yang lebih luas. Kini, cakupan makna lain dari ayat tersebut telah terungkap. Ilmuwan Inggris, Paul Dirac, yang menyatakan bahwa materi diciptakan secara berpasangan, dianugerahi Hadiah Nobel di bidang fisika pada tahun 1933. Penemuan ini, yang disebut “parité”, menyatakan bahwa materi berpasangan dengan lawan jenisnya: anti-materi. Anti-materi memiliki sifat-sifat yang berlawanan dengan materi. Misalnya, berbeda dengan materi, elektron anti-materi bermuatan positif, dan protonnya bermuatan negatif. Fakta ini dinyatakan dalam sebuah sumber ilmiah sebagaimana berikut:</p>
<p>“…setiap partikel memiliki anti-partikel dengan muatan yang berlawanan … dan hubungan ketidakpastian mengatakan kepada kita bahwa penciptaan berpasangan dan pemusnahan berpasangan terjadi di dalam vakum di setiap saat, di setiap tempat.”</p>
<p>Semua ini menunjukkan bahwa unsur besi tidak terbentuk di Bumi, melainkan dibawa oleh meteor-meteor melalui letupan bintang-bintang di luar angkasa, dan kemudian “dikirim ke bumi”, persis sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Jelas bahwa fakta ini tak mungkin diketahui secara ilmiah pada abad ke-7, di saat Al Qur’an diturunkan.</p>
<p>Tulisan di atas hanyalah sebagian kecil dari keajaiban Al Qur’an yang ada dan ternyata sesuai dengan ilmu pengetahuan modern. Bagi yang ingin tahu lebih banyak silahkan baca buku referensi di bawah.</p>
<p>Jelas Al Qur’an itu benar dan tak ada keraguan di dalamnya.</p>
<p><strong>”Kitab Al Quran ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” [Al Baqarah:2]</strong></p>
<p>Jika agama lain bisa punya lebih dari 4 versi kitab suci yang berbeda satu dengan lainnya, maka Al Qur’an hanya ada satu dan tak ada pertentangan di dalamnya:</p>
<p><strong>”Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.” [An Nisaa’:82]</strong></p>
<p>Al Qur’an adalah satu-satunya kitab suci yang bisa dihafal jutaan manusia (Hafidz/penghafal Al Qur’an) sehingga keaslian/kesuciannya selalu terjaga.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2009/10/keajaiban-al-qur%e2%80%99an-dan-ilmu-pengetahuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Misteri Gemeretak Suara Ruas Jari</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2009/04/misteri-gemeretak-suara-ruas-jari/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2009/04/misteri-gemeretak-suara-ruas-jari/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 04:20:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[jari]]></category>
		<category><![CDATA[ruas jari]]></category>
		<category><![CDATA[tangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=372</guid>
		<description><![CDATA[Ujung-ujung tulang yang membentuk sendi dilapisi selaput sendi atau membran sinovial yang menghasilkan minyak sinovial. Cairan ini berfungsi layaknya pelumas sehingga gesekan ujung-ujung tulang, daging, dan otot tidak menimbulkan rasa sakit. Minyak sinovial juga mengandung berbagai jenis nutrisi dan campuran gas oksigen, nitrogen, dan karbon dioksida. Saat Anda mematah-matahkan tangan, ruangan berisi cairan di sekitar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://i680.photobucket.com/albums/vv167/sribu1malam/tulang.jpg" alt="" width="300" height="202" />Ujung-ujung tulang yang membentuk sendi dilapisi selaput sendi atau membran sinovial yang menghasilkan minyak sinovial. Cairan ini berfungsi layaknya pelumas sehingga gesekan ujung-ujung tulang, daging, dan otot tidak menimbulkan rasa sakit. Minyak sinovial juga mengandung berbagai jenis nutrisi dan campuran gas oksigen, nitrogen, dan karbon dioksida.</p>
<p>Saat Anda mematah-matahkan tangan, ruangan berisi cairan di sekitar sendi akan meregang. Karena regangan itulah, gas di dalam cairan akan dilepaskan. Letusan gas-gas itulah yang menghasilkan bunyi di persendian. Menurut para ilmuwan, cairan sendi harus menyerap gas kembali beberapa saat sebelum Anda dapat membuat bunyi yang sama.</p>
<p>Tendon dan ligamen juga penyebab timbulnya suara. Jaringan lunak di persendian ini mirip dengan karet yang mengikat otot dengan ujung-ujung tulang agar tidak lepas. Begitu pula dengan ligamen yang menghubungkan tulang dengan tulang lainnya.</p>
<p>Saat persendian digerakkan, kadang-kadang tendon dan ligamen lepas dari tempatnya, namun segera kembali. Misalnya, saat lutut Anda berbunyi karena berdiri dari posisi duduk.</p>
<p>Pada penderita arthritis, suara gemeretak sangat mudah terjadi dan rasanya sangat nyeri. Tulang belulang kehilangan jaringan tulang rawan sehingga ujung-ujung tulangnya kasar. Cairan sinovial bertambah banyak sehingga sendi terasa kaku dan sakit.</p>
<p>Para ilmuwan telah mempelajari apakah kebiasaan mematah-matahkan sendi dapat memicu arthritis atau merusak organ tubuh. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan tersebut dapat dilakukan kapan saja tanpa berisiko apa pun. Meskipun demikian, penelitian lainnya menunjukkan bahwa aktivitas yang berlebihan akan merusak jaringan lembut di sekitar sendi sehingga tangan bengkak dan sulit digerakkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2009/04/misteri-gemeretak-suara-ruas-jari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makanan Sebagai Obat di Era Peradaban Islam</title>
		<link>http://cahaya-iman.web.id/2009/04/makanan-sebagai-obat-di-era-peradaban-islam/</link>
		<comments>http://cahaya-iman.web.id/2009/04/makanan-sebagai-obat-di-era-peradaban-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 08:11:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[ibnu sina]]></category>
		<category><![CDATA[makanan sebahai obat]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan peradaban islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahaya-iman.web.id/?p=353</guid>
		<description><![CDATA[Setiap penyakit ada obatnya,&#8221; begitu bunyi salah satu hadis Rasulullah SAW. Para dokter dan ilmuwan Muslim di era keemasan telah berupaya mencari dan menemukan beragam bentuk pengobatan. Yang menarik, dokter-dokter Muslim di zaman kejayaan peradaban Islam mampu menjadikan makanan sebagai obat. Menurut Prof Nil Sari dalam tulisannya bertajuk Food as Medicine in Islamic Civilization, dokter [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap penyakit ada obatnya,&#8221; begitu bunyi salah satu hadis Rasulullah SAW. Para dokter dan ilmuwan Muslim di era keemasan telah berupaya mencari dan menemukan beragam bentuk pengobatan. Yang menarik, dokter-dokter Muslim di zaman kejayaan peradaban Islam mampu menjadikan makanan sebagai obat.</p>
<p>Menurut Prof Nil Sari dalam tulisannya bertajuk Food as Medicine in Islamic Civilization, dokter Muslim seperti <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ibnu_Sina" target="_blank"><strong>Ibnu Sina</strong></a> <img src="http://swaramuslim.com/images/emoticons/link.gif" alt="" /> (980-1037 M) dan Ibnu al-Baitar telah berhasil menjadikan makanan sebagai obat.<br />
Avicena – begitu masyarakat Barat biasa menyubutnya &#8212; pada abad ke-11 M sudah menulis manuskrip tentang diet dan makanan sebagai obat. Sang dokter memasukan resep makanan yang berkhasiat sebagai obat itu dalam ilmu kedokteran.</p>
<p>&#8220;Dalam salah satu risalahnya, Ibnu isna menetapkan enam aturan hidup sehat, salh satunya menyatakan bahwa makanan berfungsi obat , melalui diet seimbang,&#8221; ungkap Prof Nil Sari, keepala Departemen Sejarah dan Etika Pengobatan dari Universitas Istanbul, Turki.</p>
<p>Para dokter Muslim di era keemasan telah menerapkan diet kepada para pasiennya. Makanan telah menjadi bagian terpenting dalam pengobatan, bukan hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. &#8220;Mengatur pola makan merupakan hal yang sangat penting dalam ilmu pengobatan,&#8221; papar Prof Nil Sari.</p>
<p>Ilmuwan dan dokter Muslim al-Razi juga menekankan pentingnya penyembuhan penyakit melalui pola makan. &#8220;Jika kamu dapat menyembuhkan seseorang dengan diet (mengatur pola makan), maka jangan menyarankan pengobatan,&#8221; ujar Prof Nil Sari mengutip pernyataan al-Razi.</p>
<p>Pemikiran dan gagasan dari para dokter Muslim terdahulu mengenai fungsi makanan sebagai obat telah diterapkan masyarakat Muslim di era kekuasaan Kekhalifahan Usmani Turki. Menurut Prof Nil Sari, prinsip kesehatan dan nutrisi seimbang dalam pengobatan Turki Usmani didasarkan pada teori &#8220;unsur&#8221; dan &#8220;humours&#8221;.<br />
<img src="http://i42.tinypic.com/dc6brt.jpg" alt="" width="275" /> <img src="http://i41.tinypic.com/xlmd21.jpg" alt="" width="275" /></p>
<p>Prof Nil Sari mengungkapkan, tubuh manusia memiliki empat unsuratau sifat, yakni; panas, dingin, basah, dan kering. Selain itu, dalam tubuh manusia juga terdapati empat zat cair atau humours, yakni darah, dahak/lendir, cairan empedu kuning dan cairan empedu hitam.</p>
<p>Berdasarkan teori unsur dan humoural yang ada dalam tubuh manusia, makanan diklasifikan dalam empat jenis. Menurut Prof Nil Sari, makanan dan minuman dapat mempengaruhi keseimbangan humoural. &#8220;Makanan dan minuman secara alami membangkitkan darah. Karena penyakit juga terdiri dari panas, dingin, kering dan basah, penyakit bisa dirawat dengan makanan atau pengobatan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Makanan dan minuman yang berpengaruh dalam keseimbangan humoral juga diklasifikasikan berdasarkan teori elemen seperti panas, dingin, kering, serta basah. Menurut Prof Nil Sari, penyakit pun terdiri dari empat jenis, yakni panas, dingin, kering dan basah. &#8221;Setiap penyakit ditangani dengan makanan dan obat yang memiliki kualitas yang berlawanan,&#8221; paparnya.</p>
<p>Menurut Prof Nil Sari, makanan dingin bisa membentuk dahak, conrohnya, ketimun, labu, serta selada. Makanan dingin menyebabkan kelemahan. Makanan panas, lanjut dia, secara alami membentuk cairan empedu kuning. Makanan panas adalah makanan yang mengandung rempah-rempah dan bumbu, seperti jahe, lada, ketumbar kering, kayu manis, bawang serta bawang putih.</p>
<p>&#8221;Sedangkan makanan kering akan membentuk empedu hitam, itu karena sifatnya melankolis,&#8221; paparnya. Makanan jenis ini, kata dia, bisa membuat seseorang yang kehilangan nafsu makan dan sembelit. Makanan yang termasuk jenis itu antara lain; padi, kacang-kacangan dan daging kering.</p>
<p>Jenis makanan lainnya adalah makanan basah. Makanan jenis ini memiliki ciri tak terlalu berasa asin, manis, asam atau pahit. Makanan ini dapat mengurangi efek. Mie dan bayam yang dimasak dengan nasi dan daging merupakan contoh makanan basah.</p>
<p>Menurut Prof Nil Sari, makanan juga diklasifikasikan berdasarkan pencernaan, yakni makanan lembut dan makanan Makanan lembut bisa membantu membantu mengusir residu dalam makanan. Mengkonsumsi makanan lembut berfungsi untuk memanaskan darah serta memproduksi cairan empedu kuning.</p>
<p>Makanan seperti ini, lebih banyak terkandung dalam sayuran (terutama lobak dan sawi), kaldu daging, kuning telur, hati, daging domba dan kacang dan sup buncis, burung merpati muda, burung pipit, acarn bawang, bawang putih, acar lobak dengan cuka, acar gula bit dengan sawi.</p>
<p>Prof Nil Sari menambahkan, makanan seperti roti gandum murni, buah yang masak di pohon, serta buah ara matang bisa memberikan kekuatan penuh. Prof Nil juga memaparkan sayuran dan buahan merupakan makanan yang menyembuhkan. Contohnya, buah ara, anggur yang masak penuh dan biji merupakan makanan yang menyembuhkan dalam masalah ilmiah dan bisa dimakan dengan hemat. dessy susilawati<br />
<img src="http://i42.tinypic.com/29396ja.jpg" alt="" vspace="5" /><br />
<strong>Hidangan Ikan dan Burung Sebagai Obat</strong></p>
<p class="capt" style="float: right; width: 200px;"><img src="http://i42.tinypic.com/insn7l.jpg" alt="" hspace="1" vspace="1" width="200" /><br />
Manuscript Medical Shop</p>
<p>Pada abad 17 M, seorang penulis asal Turki, Evliya Celebi mengungkapkan ada beberapa jenis daging burung dan ikan yang biasa diberikan kepada pasien di Rumah sakit Fatih Sultan Mehmet Han Mental dan di rumah sakit Bayezid di Edirne. Daging burung dan ikan itu disajikan sebagai obat.</p>
<p>&#8220;Makanan lezat dari daging burung disediakan kepada pasien setiap dua kali sehari,&#8221; papar Prof Nil sari mengutip pernyataan Evliya Celebi. Beragam jenis daging burung berkhasiat obat yang biasa dihidangkan untuk para pasien itu antara lain; ayam hutan, burung bulbul, burung pipit dan burung dara.</p>
<p>Daging burung itu dimasak dan dihidangkan untuk penderita cacat dan merawat orang sakit. Menurut Prof Nil Sari, daging atau lemak bisa diterapkan untuk obat luka luar dan dalam.Selain itu, daging burung juga bisa digunakan untuk merawat penyakit otot dan sistem kegelisahan serta meningkatkan kejantanan. Masing-masing spesies burung memiliki efek yang berbeda-beda .</p>
<p>Contohnya, daging bebek bisa mengobati suara serak, menghilangkan gas dalam perut, meningkatkan kejantanan, dan menggemukkan dan memperkuat badan, ini juga baik untuk membebaskan perasaan sakit berasal dari lemak. Lemak bebek membersihkan dan mempercantik kulit.</p>
<p>Burung atau unggas kadang dimasak dengan rempah-rempah dan tumbuhan obat. Kaldunya dapat dibuat dari ayam muda, ayam betina atau ayam jantan nutrisi keduanya dalam substansi dan sebuah pengobatan, saat otak, testicles dan kotoran badan sedang diobati. Ayam jantan paling baik ayam yang belum bisa kukuruyuk dan ayam betina paling baik itu yang belum menghasilkan telur.</p>
<p>Tak hanya itu, jenis ikan, seperti goby, turbot, belut, gurame, bass laut, tombak, mullet merah, ikan laut plaice, ikan biru, ikan air tawar, picarel, mullet abu-abu, ikan lidah, two-banded air tawar, bonito, ikan mackerel dan trout, dan juga ikan lumba-lumba bisa digunakan sebagai obat.</p>
<p>Jenis ikan yang paling baik untuk pengobatan adalah mullet merah, goby dan ikan kalajengking. &#8220;Ini semua tertuang dalam buku medis dalam era Peradaban Islam. Yakni tentang ikan merupakan makanan yang paling baik, di mana mereka menangkap, bagaimana memasak mereka, dan dengan makanan apa ikan harus dimakan atau tidak,&#8221; jelas Nil Sari.</p>
<p>Nil Sari menambahkan sejak ikan memiliki sifat dingin secara alami maka memiliki sifat tenang dengan humours panas dan dengan demikian memiliki efek bermanfaat dalam kasus penyakit alami panas. &#8220;Contoh, ikan baik untuk batuk kering, penyakit kuning, kelemahan, disentri dan fissurations. Telur ikan memperbaiki kejantanan dan baik untuk batuk dan disentri,&#8221; ujar Prof Nil Sari.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahaya-iman.web.id/2009/04/makanan-sebagai-obat-di-era-peradaban-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

